29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Pasien Positif Covid-19 Asal Minsel Meninggal Dunia

MINSEL- Pasien positif Covid-19 asal Minsel dikabarkan meninggal dunia di RSUP Prof Kandou Malalayang. Hal itu dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Minsel Dr Erwin Schouten, Rabu (20/5).

“Iya, sekarang sudah di jalan. Ini sementara kita tunggu di lokasi penguburan di Rumoong Atas Dua,” katanya saat dihubungi via telpon.

Sesuai dengan Protokol Kesehatan, pasien positif dimakamkan dengan menggunakan Protap Covid-19.

Diketahui, pasien teregistrasi kasus nomor 80 di Sulut ini, sebelum dinyatakan positif, berstatus PDP dan dirawat di RS Bethesda Tomohon. Masuk sejak tanggal 6 Mei lalu dengan riwayat sesak nafas, batuk berlendir kurang lebih satu minggu dan panas selama tiga hari dan segera diisolasi dengan mendapat perawatan sesuai diagnosa awal.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Setelahnya, pasien dilakukan rapid test dan swab test. Hasil rapid diketahui Non-Reaktif, kemudian dilakukan Swab pertama hasilnya negatif. Tapi pada Swab test ke dua pada tanggal 12, hasilnya keluar positif.

Pasien positif tersebut berprofesi sebagai petani di daerah domisilinya dan selama 14 hari sebelumnya tidak melakukan perjalanan daerah maupun daerah luar domisili ataupun ada kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah lain.(rgm/tan)

MINSEL- Pasien positif Covid-19 asal Minsel dikabarkan meninggal dunia di RSUP Prof Kandou Malalayang. Hal itu dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Minsel Dr Erwin Schouten, Rabu (20/5).

“Iya, sekarang sudah di jalan. Ini sementara kita tunggu di lokasi penguburan di Rumoong Atas Dua,” katanya saat dihubungi via telpon.

Sesuai dengan Protokol Kesehatan, pasien positif dimakamkan dengan menggunakan Protap Covid-19.

Diketahui, pasien teregistrasi kasus nomor 80 di Sulut ini, sebelum dinyatakan positif, berstatus PDP dan dirawat di RS Bethesda Tomohon. Masuk sejak tanggal 6 Mei lalu dengan riwayat sesak nafas, batuk berlendir kurang lebih satu minggu dan panas selama tiga hari dan segera diisolasi dengan mendapat perawatan sesuai diagnosa awal.

Setelahnya, pasien dilakukan rapid test dan swab test. Hasil rapid diketahui Non-Reaktif, kemudian dilakukan Swab pertama hasilnya negatif. Tapi pada Swab test ke dua pada tanggal 12, hasilnya keluar positif.

Pasien positif tersebut berprofesi sebagai petani di daerah domisilinya dan selama 14 hari sebelumnya tidak melakukan perjalanan daerah maupun daerah luar domisili ataupun ada kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah lain.(rgm/tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/