alexametrics
25.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Jago Merah Lahap 7 Ruangan SMPN1 Motoling, Kepolisian Dalami Penyebab Kebakaran

MANADOPOST.ID –Si Jago Merah kembali mengamuk di wilayah Kecamatan Motoling. Akibatnya, Gedung SMPN 1 Motoling yang terletak di Jaga 1, Desa Picuan Baru, ludes dilahap api.

Terdata, sekira tujuh bilik ruangan bagian sekolah hangus terbakar. Terdiri dati ruangan IT, ruangan Kepala Sekolah, ruangan Guru dan empat ruangan kelas.

Informasi dirangkum, dikatakan Hukum Tua Desa Picuan Baru Jhony Kesek, berdasarkan keterangan warganya, sekira Pukul 13.00 wita Kepala Sekolah SMPN 1 Motoling Arie Tiwa menyuruh anaknya untuk memeriksa lampu di bagian perpustakaan. “Setelah dicek ternyata aliran listrik sudah mati dan kemudian memeriksa bagian instalasi dan menemukan bahwa yang bermasalah ada di bagian MCB. Anak kepala sekolah Jim Tiwa kemudian langsung melapor ke PLN melalui aplikasi mobile dan selesai dengan status By Pass atau sambung langsung dari tiang ke KWH Meter Tanpa MCB,” ungkap Kesek, Senin (19/7).

Namun, Sekira Pukul 21.30 wita, warga mulai melihat adanya asap keluar dari salah satu gedung sekolah. “Kami mendengar info warga gedung sekolah sudah terbakar sehingga langsung memerintahkan perangkat untuk turun membantu dengan alat seadanya. Jim Tiwa juga melakukan pengecekan dan memang betul KWH meter dan sambungan kabel ke instalasi sudah terbakar. Kami kemudian langsung menghubungi pihak Polsek Motoling untuk membantu proses evakuasi,” tukas Kumtua Kesek.

Personel gabungan piket fungsi Polsek Motoling langsung turun mendatangi lokasi kejadian dan bersama warga berupaya membantu proses evakuasi. “Api cepat membesar, kami bersama warga berupaya memadamkan kobaran api namun terkendala alat seadanya. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai satu miliar rupiah,” ungkap Kapolsek Motoling Iptu Mulyadi Lontaan.

Dia juga menambahkan, dengan berbagai spekulasi yang didapati, pihaknya akan melakukan pendalaman penyebab kebakaran tersebut. “Penyebab kebakaran akan didalami karena dari masyarakat melaporkan adanya sejumlah kejanggalan,” tukas Lontaan.(rgm) 

 

MANADOPOST.ID –Si Jago Merah kembali mengamuk di wilayah Kecamatan Motoling. Akibatnya, Gedung SMPN 1 Motoling yang terletak di Jaga 1, Desa Picuan Baru, ludes dilahap api.

Terdata, sekira tujuh bilik ruangan bagian sekolah hangus terbakar. Terdiri dati ruangan IT, ruangan Kepala Sekolah, ruangan Guru dan empat ruangan kelas.

Informasi dirangkum, dikatakan Hukum Tua Desa Picuan Baru Jhony Kesek, berdasarkan keterangan warganya, sekira Pukul 13.00 wita Kepala Sekolah SMPN 1 Motoling Arie Tiwa menyuruh anaknya untuk memeriksa lampu di bagian perpustakaan. “Setelah dicek ternyata aliran listrik sudah mati dan kemudian memeriksa bagian instalasi dan menemukan bahwa yang bermasalah ada di bagian MCB. Anak kepala sekolah Jim Tiwa kemudian langsung melapor ke PLN melalui aplikasi mobile dan selesai dengan status By Pass atau sambung langsung dari tiang ke KWH Meter Tanpa MCB,” ungkap Kesek, Senin (19/7).

Namun, Sekira Pukul 21.30 wita, warga mulai melihat adanya asap keluar dari salah satu gedung sekolah. “Kami mendengar info warga gedung sekolah sudah terbakar sehingga langsung memerintahkan perangkat untuk turun membantu dengan alat seadanya. Jim Tiwa juga melakukan pengecekan dan memang betul KWH meter dan sambungan kabel ke instalasi sudah terbakar. Kami kemudian langsung menghubungi pihak Polsek Motoling untuk membantu proses evakuasi,” tukas Kumtua Kesek.

Personel gabungan piket fungsi Polsek Motoling langsung turun mendatangi lokasi kejadian dan bersama warga berupaya membantu proses evakuasi. “Api cepat membesar, kami bersama warga berupaya memadamkan kobaran api namun terkendala alat seadanya. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai satu miliar rupiah,” ungkap Kapolsek Motoling Iptu Mulyadi Lontaan.

Dia juga menambahkan, dengan berbagai spekulasi yang didapati, pihaknya akan melakukan pendalaman penyebab kebakaran tersebut. “Penyebab kebakaran akan didalami karena dari masyarakat melaporkan adanya sejumlah kejanggalan,” tukas Lontaan.(rgm) 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/