24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Pendaftaran BPUM Minsel Gratis, DR Maindoka Tegaskan Tidak Ada Pungli

MANADOPOST.ID — Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 masih berproses di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Terkait pendaftaran di kantor Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas DR Meidy Maindoka menegaskan tidak ada kong kalikong ataupun pungutan liar (pungli) saat pendaftaran dilakukan.
“Sejak buka pertama kali di tahun 2020 lalu, saya sudah warning dan tegaskan kepada seluruh jajaran saya di kantor untuk jangan pernah ada yang namanya Pungli. Siapa yang coba-coba, saya pasti yang di depan untuk proses hukum jika ada yang kedapatan, dan syukur sampai saat ini tidak tidak ada yang saya dapati,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/5).
Maindoka juga menegaskan, sampai April kemarin sudah hampir 20 ribu data UMKM pendaftar BPUM yang sudah dikirim ke provinsi dan berjalan lancar. “Itu karena saya selalu tekankan ke jajaran untuk jangan sampai ada pungli. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang mengeluh di sosial media soal pendaftaran BPUM ada ini ada itu, saya bisa tegaskan itu fitnah. Bisa cek sendiri ke kantor, karena metode mendaftar sekarang UMKM yang lengkap persyaratannya, bisa dikumpulkan ke hukum tua, dirangkum dalam file Exel dan dibawa ke kantor untuk disalin ke komputer datanya, setelah diverifikasi langsung kami input untuk dikirim ke provinsi. Jadi tidak ada yang namanya pungli,” pungkas Maindoka. (Rangga)

 

MANADOPOST.ID — Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 masih berproses di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Terkait pendaftaran di kantor Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas DR Meidy Maindoka menegaskan tidak ada kong kalikong ataupun pungutan liar (pungli) saat pendaftaran dilakukan.
“Sejak buka pertama kali di tahun 2020 lalu, saya sudah warning dan tegaskan kepada seluruh jajaran saya di kantor untuk jangan pernah ada yang namanya Pungli. Siapa yang coba-coba, saya pasti yang di depan untuk proses hukum jika ada yang kedapatan, dan syukur sampai saat ini tidak tidak ada yang saya dapati,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/5).
Maindoka juga menegaskan, sampai April kemarin sudah hampir 20 ribu data UMKM pendaftar BPUM yang sudah dikirim ke provinsi dan berjalan lancar. “Itu karena saya selalu tekankan ke jajaran untuk jangan sampai ada pungli. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang mengeluh di sosial media soal pendaftaran BPUM ada ini ada itu, saya bisa tegaskan itu fitnah. Bisa cek sendiri ke kantor, karena metode mendaftar sekarang UMKM yang lengkap persyaratannya, bisa dikumpulkan ke hukum tua, dirangkum dalam file Exel dan dibawa ke kantor untuk disalin ke komputer datanya, setelah diverifikasi langsung kami input untuk dikirim ke provinsi. Jadi tidak ada yang namanya pungli,” pungkas Maindoka. (Rangga)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/