31.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Warga Miskin Juga Penyandang Disabilitas Terima Ini dari Pemdes Poopo Utara

MANADOPOST.ID — Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak warga miskin terancam keberlangsungan hidupnya. Terlebih mereka warga miskin yang juga menyandang Disabilitas.

Untuk itu, pemerintah mulai dari tingkat desa terus memberikan sejumlah bantuan guna upaya pemulihan ekonomi mereka. Hal itu yang kemudian juga dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Poopo Utara, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan menganggarkan Dana Desa (Dandes) untuk dua program kegiatan guna membantu perekonomian masyarakat desa.

Pertama, Pemdes Poopo Utara menyalurkan Bantua Langsung Tunai (BLT) tahun 2021 untuk bulan pertama kepada 29 keluarga penerima manfaat (KPM).

Terpantau pada salah satu KPM, ada yang masuk kategori miskin dan penyandang disabilitas. Dengan bertati dan menggunakan alat bantu berjalan, penerima BLT yang diketahui bernama Karel Rondonuwu itu pun menerima uang sebesar Rp.300 ribu guna menopang perekonomiannya satu bulan kedepan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Jadi penetapan 29 KPM ini memang melalui diskusi dan musyawarah desa yang alot. Sehingga KPM ini memang benar-benar keluarga yang terdampak, miskin dan layak menerima, salah satunya keluarga bapak Karel Rondonuwu yang selain tergolong miskin, beliau adalah penyandang disabilitas karena sempat mengalami musibah belasan tahun lalu,” ungkap Hukum Tua Desa Poopo Utara Carl Lumintang, Sabtu (22/5).

Penempelan stiker di rumah KPM sebagai tanda penerima BLT.

Dalam kesempatan itu juga, Lumintang berharap BLT yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Lebih baik lagi kalau bantuan uang ini bisa diputar kembali sebagai modal. Misalnya dengan membeli bibit dan mengusahakan lahan-lahan tidur di desa supaya bisa lebih produktif lagi. Tanam tanaman yang bisa menghasilkan untuk keluarga dan kalau bisa dijual. Yang penting BLT ini bermanfaat bagi keberlangsungan hidup keluarga,” harap Lumintang.

Posyandu dan pemberian makanan tambahan Balita dan susu yang akan secara rutin disalurkan.

Setelah penyaluran BLT, Pemdes Poopo Utara mengunjungi rumah ke-29 KPM untuk menempelkan stiker sebagai syarat dan tandan KPM BLT. Usai BLT, Pemdes Poopo Utara melanjutkan program ke dua dengan Posyandu dan pemberian makanan tambahan Balita dan susu yang akan secara rutin disalurkan pemdes setiap bulannya kepada masyarakat.Sementara itu, Camat Ranoyapo Joiske Wakas dalam sambutannya mengatakan, para penerima ini adalah mereka yang belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. “Sehingga mereka ini sudah selayaknya mereka menjadi penerima BLT. Untuk itu apresiasi bagi pemdes Poopo Utara yang sudah sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat dengan dua program nyata saat ini,” tukas Wakas.

Terpisah, mewakili Kapolsek Ranoyapo Kanit Binmas Aipda Herdy Manese mengharpkan dengan bantuan BLT ini bisa membantu menekan gangguan kamtibmas. “Dengan masyarakat menerima BLT, maka diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapan kami juga dengan masyarakat dapat membantu menciptakan keadaan yang aman dan tentram serta sebisa mungkin hindari gangguan kamtibmas,” pungkasnya. (Rangga) 

 

MANADOPOST.ID — Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak warga miskin terancam keberlangsungan hidupnya. Terlebih mereka warga miskin yang juga menyandang Disabilitas.

Untuk itu, pemerintah mulai dari tingkat desa terus memberikan sejumlah bantuan guna upaya pemulihan ekonomi mereka. Hal itu yang kemudian juga dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Poopo Utara, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan menganggarkan Dana Desa (Dandes) untuk dua program kegiatan guna membantu perekonomian masyarakat desa.

Pertama, Pemdes Poopo Utara menyalurkan Bantua Langsung Tunai (BLT) tahun 2021 untuk bulan pertama kepada 29 keluarga penerima manfaat (KPM).

Terpantau pada salah satu KPM, ada yang masuk kategori miskin dan penyandang disabilitas. Dengan bertati dan menggunakan alat bantu berjalan, penerima BLT yang diketahui bernama Karel Rondonuwu itu pun menerima uang sebesar Rp.300 ribu guna menopang perekonomiannya satu bulan kedepan.

“Jadi penetapan 29 KPM ini memang melalui diskusi dan musyawarah desa yang alot. Sehingga KPM ini memang benar-benar keluarga yang terdampak, miskin dan layak menerima, salah satunya keluarga bapak Karel Rondonuwu yang selain tergolong miskin, beliau adalah penyandang disabilitas karena sempat mengalami musibah belasan tahun lalu,” ungkap Hukum Tua Desa Poopo Utara Carl Lumintang, Sabtu (22/5).

Penempelan stiker di rumah KPM sebagai tanda penerima BLT.

Dalam kesempatan itu juga, Lumintang berharap BLT yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Lebih baik lagi kalau bantuan uang ini bisa diputar kembali sebagai modal. Misalnya dengan membeli bibit dan mengusahakan lahan-lahan tidur di desa supaya bisa lebih produktif lagi. Tanam tanaman yang bisa menghasilkan untuk keluarga dan kalau bisa dijual. Yang penting BLT ini bermanfaat bagi keberlangsungan hidup keluarga,” harap Lumintang.

Posyandu dan pemberian makanan tambahan Balita dan susu yang akan secara rutin disalurkan.

Setelah penyaluran BLT, Pemdes Poopo Utara mengunjungi rumah ke-29 KPM untuk menempelkan stiker sebagai syarat dan tandan KPM BLT. Usai BLT, Pemdes Poopo Utara melanjutkan program ke dua dengan Posyandu dan pemberian makanan tambahan Balita dan susu yang akan secara rutin disalurkan pemdes setiap bulannya kepada masyarakat.Sementara itu, Camat Ranoyapo Joiske Wakas dalam sambutannya mengatakan, para penerima ini adalah mereka yang belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. “Sehingga mereka ini sudah selayaknya mereka menjadi penerima BLT. Untuk itu apresiasi bagi pemdes Poopo Utara yang sudah sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat dengan dua program nyata saat ini,” tukas Wakas.

Terpisah, mewakili Kapolsek Ranoyapo Kanit Binmas Aipda Herdy Manese mengharpkan dengan bantuan BLT ini bisa membantu menekan gangguan kamtibmas. “Dengan masyarakat menerima BLT, maka diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapan kami juga dengan masyarakat dapat membantu menciptakan keadaan yang aman dan tentram serta sebisa mungkin hindari gangguan kamtibmas,” pungkasnya. (Rangga) 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/