27.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Ini Banyaknya Jumlah Vaksin yang Masuk Minsel, Ternyata Ada Puluhan Vial yang Rusak

MANADOPOST.ID — Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Minsel terus gencar menindaklanjutinya. Hal itu terbukti dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Minsel, sebanyak 31.920 dosis vaksin berbagai jenis telah masuk ke Minsel.

“Berdasarkan data terakhir tanggal 17 Juni lalu, sudah ada 31.920 dosis vaksin masuk ke Minsel. Untuk detail penggunaan vaksin, single dosis sudah diberikan sebanyak 2.358 vial, multi dosis sudah diberikan sebanyak 1.348 vial,” beber Kadis Kesehatan Minsel dr.Erwin Schouten, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6).

Dia menambahkan, dari total 31.920 dosis vaksin yang sudah ada, ada puluhan vial yang diketahui rusak. “Ada yang rusak, sampai saat ini terlapor dari tim vaksinasi baik di Puskesmas dan Rumah Sakit sudah 42 vial vaksin yang rusak. Sementara yang belum digunakan ada sebanyak 10.824 dosis,” beber Schouten.

Sementara untuk sasaran vaksinasi, sampai saat ini terdata sudah 25.496 orang yang divaksin. “Terdiri dari Nakes 2.367 orang. Kemudian pelayan publik, lansia, guru, dan masyarakat umum sebanyak 23.129 orang. Sampai saat ini data tersebut masih terus bertambah karena vaksinasi masih terus masih banyak desa-desa yang saat ini menggelar vaksinasi melalui puskesmas setempat,” pungkas Schouten.(rgm) 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

MANADOPOST.ID — Sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Minsel terus gencar menindaklanjutinya. Hal itu terbukti dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Minsel, sebanyak 31.920 dosis vaksin berbagai jenis telah masuk ke Minsel.

“Berdasarkan data terakhir tanggal 17 Juni lalu, sudah ada 31.920 dosis vaksin masuk ke Minsel. Untuk detail penggunaan vaksin, single dosis sudah diberikan sebanyak 2.358 vial, multi dosis sudah diberikan sebanyak 1.348 vial,” beber Kadis Kesehatan Minsel dr.Erwin Schouten, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6).

Dia menambahkan, dari total 31.920 dosis vaksin yang sudah ada, ada puluhan vial yang diketahui rusak. “Ada yang rusak, sampai saat ini terlapor dari tim vaksinasi baik di Puskesmas dan Rumah Sakit sudah 42 vial vaksin yang rusak. Sementara yang belum digunakan ada sebanyak 10.824 dosis,” beber Schouten.

Sementara untuk sasaran vaksinasi, sampai saat ini terdata sudah 25.496 orang yang divaksin. “Terdiri dari Nakes 2.367 orang. Kemudian pelayan publik, lansia, guru, dan masyarakat umum sebanyak 23.129 orang. Sampai saat ini data tersebut masih terus bertambah karena vaksinasi masih terus masih banyak desa-desa yang saat ini menggelar vaksinasi melalui puskesmas setempat,” pungkas Schouten.(rgm) 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/