26C
Manado
Senin, 19 April 2021

Selidiki Dugaan Pencemaran Lingkungan, DLH Periksa Sungai Tongop

MANADOPOST.ID—Keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh PT. Sasa Inti ditindaklanjuti Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Diungkapkan Kepala DLH Minsel Roi Sumangkut, pihaknya telah turun langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Dinas Lingkungan Hidup sudah turun menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan lewat limbah pabrik PT Sasa Inti di Kecamatan Tenga. Dan memang pemantauan terhadap kinerja perusahaan sebelumnya intens kami lakukan. Kita juga sudah sidak ke perusahaan dan kita sampaikan beberapa instruksi yang harus ditindaklanjuti pihak perusahaan lewat berita acara dan telah direspon perusahaan,” jelas Sumangkut saat dihubungi, Senin (22/3).

Pada tinjauan lokasi pekan lalu oleh DLH, Sumangkut menambahkan, pihaknya juga melibatkan pemerintah desa untuk bersama ke lokasi dugaan pencemaran.

“Kami ke Sungai Tongop yang menjadi lokasi laporan dugaan pencemaran bersama dengan pemerintah desa serta pihak pengadu. Dan memang ada sejumlah temuan di lokasi yang itu sudah kami sampaikan ke pihak perusahaan,” bebernya.

Pihak perusahaan, tambah Sumangkut, berjanji tidak akan melakukan pembuangan limbah ke sungai.

“Pihak perusahaan mengatakan tidak akan melakukan pembuangan limbah ke media sungai di luar ketentuan yang tertuang dalam dokumen lingkungan serta aturan yang berlaku.

Namun, jika ditemui tindakan lagi ada tindakan tersebut, kami pemerintah akan mengambil langkah pemberian sanksi sesuai dengan Permen LH nomor 2 tahun 2013 tentang pedoman penerapan sanksi administratif di bidang PPLH, mulai dari penghentian sementara sampai dengan penutupan aktifitas perusahaan,” pungkas Sumangkut.

Sementara pihak PT Sasa bernama Linda saat dihubungi Manado Post via aplikasi WhatsApp untuk konfirmasi dugaan pencemaran limbah ke sungai, tidak merespon. Pesan WhatsApp terkirim dan dibaca, namun tidak memberikan balasan.(rgm/gel)

Artikel Terbaru