26.4 C
Manado
Rabu, 10 Agustus 2022

Dua Tahun, Pasar Rakyat Tak Dipaving

MANADOPOST.ID—Masyarakat Minsel, khususnya yang tinggal di daerah Pasar Rakyat Poopo, mempertanyakan janji Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Pasalnya, dua pasar rakyat yang sempat diresmikan langsung oleh Bupati CEP, dijanjikan di depan masyarakat untuk bakal dibangun peningkatan dengan dipavingnisasi.

“Waktu itu Ibu Bupati CEP meresmikan Pasar Rakyat Poopo ini Juli 2018 lalu, di depan masyarakat menjanjikan jalan pasar ini bakal dipaving tahun depannya. Tapi sampai saat ini, sudah tahun 2020 tidak ada realisasi,” kata Jack Towal warga Desa Poopo yang juga pedagang di pasar tersebut saat ditemui, Senin (26/10) kemarin.

Senada disampaikan Katto Talumepa yang juga pedagang di pasar tersebut. “Waktu itu bahkan ibu bupati langsung memanggil kepala dinas PU dan di depan masyarakat menyuruh membuat paving. Tapi sampai saat ini tidak ada action, padahal kalau sudah dipaving akan sangat bagus dan nyaman bagi pedagang juga pembeli datang ke pasar,” tukasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Diketahui, pada Juli 2018 itu Bupati Minsel CEP menjanjikan dua pasar di Minsel yaitu di Pasar Rakyat Raanan dan Pasar Rakyat Poopo. Ardiles Manayang salah satu tokoh masyarakat di Poopo Raya mengatakan, sebagai pemimpin, seorang bupati harus mampu untuk merealisasikan janjinya kepada masyarakat.

“Karena ini disampaikan bupati secara langsung dan gamblang kepada warga masyarakat yang hadir waktu itu. Jadi kalau tidak ditepati, masyarakat bertanya-tanya apakah ini hanya sekedar angin lalu atau bakal direalisasikan.

Karena sangat disayangkan, padahal pasarnya sudah sangat bagus terus di sekitarnya pasar ini sangat buruk, apalagi kalau hujan pasti becek,” tukasnya.(ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Masyarakat Minsel, khususnya yang tinggal di daerah Pasar Rakyat Poopo, mempertanyakan janji Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Pasalnya, dua pasar rakyat yang sempat diresmikan langsung oleh Bupati CEP, dijanjikan di depan masyarakat untuk bakal dibangun peningkatan dengan dipavingnisasi.

“Waktu itu Ibu Bupati CEP meresmikan Pasar Rakyat Poopo ini Juli 2018 lalu, di depan masyarakat menjanjikan jalan pasar ini bakal dipaving tahun depannya. Tapi sampai saat ini, sudah tahun 2020 tidak ada realisasi,” kata Jack Towal warga Desa Poopo yang juga pedagang di pasar tersebut saat ditemui, Senin (26/10) kemarin.

Senada disampaikan Katto Talumepa yang juga pedagang di pasar tersebut. “Waktu itu bahkan ibu bupati langsung memanggil kepala dinas PU dan di depan masyarakat menyuruh membuat paving. Tapi sampai saat ini tidak ada action, padahal kalau sudah dipaving akan sangat bagus dan nyaman bagi pedagang juga pembeli datang ke pasar,” tukasnya.

Diketahui, pada Juli 2018 itu Bupati Minsel CEP menjanjikan dua pasar di Minsel yaitu di Pasar Rakyat Raanan dan Pasar Rakyat Poopo. Ardiles Manayang salah satu tokoh masyarakat di Poopo Raya mengatakan, sebagai pemimpin, seorang bupati harus mampu untuk merealisasikan janjinya kepada masyarakat.

“Karena ini disampaikan bupati secara langsung dan gamblang kepada warga masyarakat yang hadir waktu itu. Jadi kalau tidak ditepati, masyarakat bertanya-tanya apakah ini hanya sekedar angin lalu atau bakal direalisasikan.

Karena sangat disayangkan, padahal pasarnya sudah sangat bagus terus di sekitarnya pasar ini sangat buruk, apalagi kalau hujan pasti becek,” tukasnya.(ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/