29 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

Usai Dilantik, Pjs Bupati Minsel Berang

MANADOPOST.ID—Pejabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala berang. Usai pelantikan, Sabtu (26/9) lalu.

Dalam pelantikan Pjs tersebut, tidak ada perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel serta Sekretariat DPRD Minsel yang hadir. Bahkan fasilitas yang biasa digunakan bupati, seperti mobil dinas, mobil pengawalan, tak disiapkan. Onibala menilai ketidakhadiran tersebut sikap tidak kooperatif.

Onibala menegaskan, dirinya dilantik sebagai Pjs Bupati Minsel lantaran perintah Undang-Undang (UU) bukan atas keinginan pribadi. Dia juga menjelaskan SK pelantikan dirinya ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai perpanjangan tangan dari Presiden.

Sikap yang tidak tahu aturan tersebut disampaikan Onibala bakal direspon sesuai dengan aturan yang berlaku. Akan ada penertiban menurut Onibala, yang akan segera dirinya lakukan.

“Kalian sendiri sudah lihat pada saat pelantikan di Kantor Gubernur Sulut. Dan ini dapat saya katakan sebagai sikap yang tidak tahu aturan. Nah, jika mereka memang tidak tahu aturan, nanti akan saya tertibkan dengan aturan juga. Bagaimana saya menertibkan sesuai aturan, nanti kita lihat saja. Pastinya sesuai aturan dalam perundang-undangan dan sebagaimana pula penyampaian dari Penjabat Gubernur Sulut saat pelantikan,” tuturnya.

Onibala juga menyampaikan, sebagai Pjs Bupati Minsel, dirinya ditugaskan menjalankan pemerintahan. Selain menyukseskan pelaksanaan Pilkada juga menangani pendemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Jadi tugas saya sebagai Pjs Bupati sudah jelas tercantum pada UU. Selain itu juga saat dan sesudah pelantikan kami mendapat arahan dari Penjabat Gubernur. Makanya saya cukup heran dengan sikap dari Sekretariat Pemkab Minsel. Justru dari itu saya akan tertibkan dengan aturan atas sikap-sikap mereka yang tidak tau aturan di Pemkab Minsel,” tegasnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minsel Danny Kaawoan, dalam upaya konfirmasi koran ini, terkait tidak hadirnya Pemkab Minsel serta tidak tersedianya fasilitas bupati untuk Pjs Meiki Onibala, enggan menjawab. Dirinya hanya membaca pesan WhatsApp wartawan koran ini.

Tokoh pemuda Minsel Bryan Polla menyesalkan terjadinya masalah tersebut. Sebagai bentuk profesionalisme, Polla mengatakan Pemkab harusnya hadir dan menyiapkan semua keperluan tersebut.

“Ini kan amanat UU. Apakah ingin melawan UU? Tentunya saya sangat berharap Sekkab berani memberikan komentar akan hal ini. Profesionalisme itu harus dijunjung tinggi. Jangan sampai karena politik praktis atau gangguan-gangguan lain, sehingga proses pemerintahan di Minsel itu terganggu. Saya berharap semua penyelenggaraan pemerintahan di Minsel dapat terus menunjukkan profesionalisme,” tandasnya. (ewa/gel)

-

Artikel Terbaru

Gantikan Situmorang, Moningkey Resmi  Pimpin Polres Minahasa

MANADOPOST.ID--Tongkat kepemimpinan Kepolisian Resort (Polres) Minahasa kembali berpindah. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor 979/V/2020 tanggal 1 Mei 2020 tentang pemberhentian

Minahasa Masih Aman dari La Nina

MANADOPOST.ID--Cuaca ekstrim terus menerpa wilayah Kabupaten Minahasa. Menurut BMKG, diketahui cuaca ekstrim tersebut terjadi akibat fenomena alam La Nina yang membuat

Relaksasi Pajak Ditolak, Hasrat Punya `Mobil` Murah Buyar

MANADOPOST.ID—Rencana penghapusan pajak mobil baru akibat dampak Coronavirus Disease (Covid-19), buyar. Sempat disambut baik oleh masyarakat Sulut karena berkesempatan membeli mobil murah, nyatanya rencana ini ditolak Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sudah Empat Tenaga Kontrak `Dieksekusi`

MANADOPOST.ID—Pjs Wali Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi kembali menunjukkan ketegasannya dengan memberhentikan dua tenaga kontrak yang terbukti tidak netral dalam Pilkada.

Angka Kehamilan Naik

MANADOPOST.ID—Terhitung sejak Januari sampai dengan September 2020, angka kehamilan di Kabupaten Sangihe mengalami peningkatan.