29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Jika Batas Wilayah Desa/Kelurahan Polemik, Bupati Bisa Ambil Tindakan

MANADOPOST.ID — Bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial, Pemkab Minsel mulai melakukan pemetaan batas wilayah. Hal itu ditandai dengan menggelar sosialisasi teknis pelaksanaan kesepakatan teknis batas desa dan kelurahan di Kabupaten Minsel di Aula Waleta, Rabu (28/4).

Sejumlah perwakilan hukum tua dan perangkat desa turut hadir untuk menerima arahan penentuan batas wilayah menggunakan aplikasi Avenza Maps yang memanfaatkan citra satelit. Disampaikan Kabag Pemerintahan Setdakab Minsel Tusrianto Rumengan, setelah melewati proses pemetaan dengan aplikasi tersebut, pihak kecamatan kemudian menentukan waktu pertemuan dua desa atau kelurahan untuk menyepakati secara langsung melalui dokumen untuk batas wilayah. “Setelah melakukan pelacakan batas menggunakan aplikasi tersebut antara hukum tua atau lurah, hasilnya dikirimkan ke Badan Informasi Geospasial untuk diolah. Kemudian di Bulan Septermber, mereka turun lagi untuk memberikan hasil pelacakan sementara. Dari hasil itu nanti akan dilihat mana desa sudah sepakat atau yang masih bersengketa,” katanya saat ditemui usai kegiatan.

Desa yang belum sepakat atau bersengketa dalam penentuan batas wilayah, tambah Rumengan akan diproses sesuai permendagri tentang penetapan batas desa. “Jadi kalau dia bersengketa dalam satu kecamatan, diserahkan ke camat untuk diselesaikan. Kalau enam bulan tidak bisa menyelesaikan, diserahkan kepada bupati melalui tim. Enam bulan lagi tim tidak bisa menyelesaikan sengketa, maka bupati akan segera ambil keputusan melalui perbup. Kalau semua lancar dari awal, maka langsung dibuatkan berita acara dan pemasangan pilar dan penyusunan perbup batas desa,” pungkasnya.(rgm)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru