33.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Pjs Bupati Minsel Warning Kepsek

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Onibala menegaskan, semua kepsek baik SD, SMP bahkan SMA serta SMK di Kabupaten Minsel harus bersikap netral. Onibala menegaskan, jika ada kepsek yang menunjukkan sikap tidak netral maka akan langsung diberikan sanksi tegas.

“Tunjukkan sikap tidak netral di masa Pilkada ini, maka saya ganti. Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) hakikatnya bersikap netral dalam kontestasi Pilkada 2020 ini,” ungkapnya, saat dikonfirmasi koran ini, Rabu (28/10) kemarin.

Onibala mengatakan, dari data dan temuan di lapangan menyebutkan beberapa oknum kepsek telah menjadi tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan gubernur.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kalian para kepsek tidak boleh sembunyi. Karena nama-nama yang jadi tim sukses sudah ada pada saya. Kita pastikan memproses ke-KASN terkait hal ini. Sudah luar biasa jika kepsek menjadi tim sukses,” ujarnya.

Onibala mengatakan, sebagai pelayan publik PNS wajib menjaga netralitas yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, dan diwajibkan menerapkan disiplin sesuai dengan PP 53/2010.

“Pada hakikatnya terhadap diri sendiri PNS wajib menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan. Dan dalam pelaksanaannya pada saat menghadapi situasi politik. Jangan melanggar semua yang telah diatur dalam regulasi ini,” katanya.(ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Onibala menegaskan, semua kepsek baik SD, SMP bahkan SMA serta SMK di Kabupaten Minsel harus bersikap netral. Onibala menegaskan, jika ada kepsek yang menunjukkan sikap tidak netral maka akan langsung diberikan sanksi tegas.

“Tunjukkan sikap tidak netral di masa Pilkada ini, maka saya ganti. Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) hakikatnya bersikap netral dalam kontestasi Pilkada 2020 ini,” ungkapnya, saat dikonfirmasi koran ini, Rabu (28/10) kemarin.

Onibala mengatakan, dari data dan temuan di lapangan menyebutkan beberapa oknum kepsek telah menjadi tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan gubernur.

“Kalian para kepsek tidak boleh sembunyi. Karena nama-nama yang jadi tim sukses sudah ada pada saya. Kita pastikan memproses ke-KASN terkait hal ini. Sudah luar biasa jika kepsek menjadi tim sukses,” ujarnya.

Onibala mengatakan, sebagai pelayan publik PNS wajib menjaga netralitas yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, dan diwajibkan menerapkan disiplin sesuai dengan PP 53/2010.

“Pada hakikatnya terhadap diri sendiri PNS wajib menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan. Dan dalam pelaksanaannya pada saat menghadapi situasi politik. Jangan melanggar semua yang telah diatur dalam regulasi ini,” katanya.(ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/