27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Bupati JS Larang Acara `Dugem` di Mitra

MANADOPOST.ID—Satgas Covid-19 Minahasa Tenggara (Mitra) telah membagikan surat edaran kepada para hukum tua. Isinya, baik kegiatan suka maupun duka yang melibatkan banyak orang, setelah selesai dilaksanakan, warga langsung pulang ke rumah masing-masing.

Ketua Satgas Covid-19 Mitra Jani Rolos mengatakan, ini dilakukan untuk memberikan perlindungan serta menjamin kesehatan masyarakat. Dalam upaya memutuskan mata rantai penularan Covid-19, masyarakat wajib melaksanakan protokol kesehatan.

“Jadi jika ada acara, tidak dilanjutkan dengan acara bebas atau lagu-lagu. Dilarang melaksanakan acara dansa, disco atau yang lainnya,” ujar Rolos, Sabtu (3/10)

Lanjutnya, apabila ada masyarakat yang kedapatan melanggar pemberitahuan ini, maka pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Nanti pihak kepolisian yang akan membubarkan. Sekaligus akan diberikan sanksi sesuai dengan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Diketahui imbauan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Mitra. Sejumlah warga sangat mendukung program tersebut.

“Karena biasanya setelah acara syukuran dilanjutkan dengan aktivitas duduk-duduk, bergembira. Sampai-sampai social distancing dilupakan,” sebut sejumlah warga Ratahan.(ctr-05/gel)

MANADOPOST.ID—Satgas Covid-19 Minahasa Tenggara (Mitra) telah membagikan surat edaran kepada para hukum tua. Isinya, baik kegiatan suka maupun duka yang melibatkan banyak orang, setelah selesai dilaksanakan, warga langsung pulang ke rumah masing-masing.

Ketua Satgas Covid-19 Mitra Jani Rolos mengatakan, ini dilakukan untuk memberikan perlindungan serta menjamin kesehatan masyarakat. Dalam upaya memutuskan mata rantai penularan Covid-19, masyarakat wajib melaksanakan protokol kesehatan.

“Jadi jika ada acara, tidak dilanjutkan dengan acara bebas atau lagu-lagu. Dilarang melaksanakan acara dansa, disco atau yang lainnya,” ujar Rolos, Sabtu (3/10)

Lanjutnya, apabila ada masyarakat yang kedapatan melanggar pemberitahuan ini, maka pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Nanti pihak kepolisian yang akan membubarkan. Sekaligus akan diberikan sanksi sesuai dengan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Diketahui imbauan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Mitra. Sejumlah warga sangat mendukung program tersebut.

“Karena biasanya setelah acara syukuran dilanjutkan dengan aktivitas duduk-duduk, bergembira. Sampai-sampai social distancing dilupakan,” sebut sejumlah warga Ratahan.(ctr-05/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/