26.4 C
Manado
Rabu, 10 Agustus 2022

16 PNS ‘Angkat Koper’ dari Minahasa Tenggara, Sumendap Kritisi Pemprov dan Pemkot Manado

MANADOPOST.ID—Ada 16 PNS Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) bermohon mutasi dari Minahasa Tenggara. Pekan lalu, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap melepas mereka untuk bertugas di Pemprov Sulut dan sejumlah kabupaten/kota.

“Saya sangat menyayangkan permohonan pemindahan 16 PNS ini. Karena kalian sudah membuat sumpah dan janji mengabdi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Saya berharap kalian bisa bertugas di tempat yang baru dengan baik,” tukas Sumendap.

JS, sapaan akrabnya menambahkan, saat ini banyak PNS pindah dengan berbagai alasan. Diapun mengritisi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya.

“Jika kebutuhan PNS sudah over kapasitas jangan mengeluarkan surat lolos. Saya mengetahui Kota Manado dan Pemprov Sulawesi Utara PNS-nya sudah over kapasitas. Saya berharap bapak gubernur memeriksa itu. Karena ada ketidakberesan di Badan Kepegawaian Provinsi dan kabupaten lainnya,” sebutnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, sudah mendapat rekomendasi, dengan terpaksa Sumendap menandatangani permohonan pindah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mitra Rine Komansilan saat dikonfirmasi mengatakan PNS yang mengurus surat pindah berjumlah 16 pegawai. “Yang baru disetujui 7 pegawai. Sedangkan 9 pegawai dalam proses,” ungkapnya.(tr-02/gel)

MANADOPOST.ID—Ada 16 PNS Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) bermohon mutasi dari Minahasa Tenggara. Pekan lalu, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap melepas mereka untuk bertugas di Pemprov Sulut dan sejumlah kabupaten/kota.

“Saya sangat menyayangkan permohonan pemindahan 16 PNS ini. Karena kalian sudah membuat sumpah dan janji mengabdi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Saya berharap kalian bisa bertugas di tempat yang baru dengan baik,” tukas Sumendap.

JS, sapaan akrabnya menambahkan, saat ini banyak PNS pindah dengan berbagai alasan. Diapun mengritisi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya.

“Jika kebutuhan PNS sudah over kapasitas jangan mengeluarkan surat lolos. Saya mengetahui Kota Manado dan Pemprov Sulawesi Utara PNS-nya sudah over kapasitas. Saya berharap bapak gubernur memeriksa itu. Karena ada ketidakberesan di Badan Kepegawaian Provinsi dan kabupaten lainnya,” sebutnya.

Lanjutnya, sudah mendapat rekomendasi, dengan terpaksa Sumendap menandatangani permohonan pindah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mitra Rine Komansilan saat dikonfirmasi mengatakan PNS yang mengurus surat pindah berjumlah 16 pegawai. “Yang baru disetujui 7 pegawai. Sedangkan 9 pegawai dalam proses,” ungkapnya.(tr-02/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/