24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Patut Dicontoh, Sampah di Minahasa Tenggara Kini jadi Bahan Bakar, Dikelola Desa

MANADOPOST.ID—Desa Minanga Timur menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang memiliki Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dan punya mesin pengelolaan sampah menjadi bahan bakar.

Pemerintah Kabupaten Mitra melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muchtar Wantasen, membenarkan hal tersebut. “Hukum Tua Desa Minanga Timur Frans Lontaan sebelum membangun sudah jalin koordinasi dan tim kami telah turun lapangan untuk survei lokasi dan layak buat TPS. Ini langkah maju bagi desa-desa di Mitra, dalam memerangi sampah. Pekan lalu tepat di Hari Lingkungan Hidup dilakukan peresmian. Termasuk untuk mesin pengelolaan sampah menjadi bahan bakar. Tim dari DLH ikut hadir,” katanya.

Terkait mesin pengelolaan sampah jadi bahan bakar, Hukum Tua Frans Lontaan saat diwawancarai menjelaskan, bantuan mesin pengolahan sampah ini berasal dari Politeknik Negeri Manado. Diberikan untuk pemerintah desa lewat kelompok PKK Desa Minanga Timur.

“Politeknik Negeri Manado telah memberikan alat pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak untuk dikelola Pemdes Minanga Timur. Di Hari Lingkungan Hidup, kami juga membuat membuat kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM), inovasi teknologi pengelolaan limbah plastik guna peningkatan ekonomi kreatif,” tandasnya.(tr-02/gel)

MANADOPOST.ID—Desa Minanga Timur menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang memiliki Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dan punya mesin pengelolaan sampah menjadi bahan bakar.

Pemerintah Kabupaten Mitra melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muchtar Wantasen, membenarkan hal tersebut. “Hukum Tua Desa Minanga Timur Frans Lontaan sebelum membangun sudah jalin koordinasi dan tim kami telah turun lapangan untuk survei lokasi dan layak buat TPS. Ini langkah maju bagi desa-desa di Mitra, dalam memerangi sampah. Pekan lalu tepat di Hari Lingkungan Hidup dilakukan peresmian. Termasuk untuk mesin pengelolaan sampah menjadi bahan bakar. Tim dari DLH ikut hadir,” katanya.

Terkait mesin pengelolaan sampah jadi bahan bakar, Hukum Tua Frans Lontaan saat diwawancarai menjelaskan, bantuan mesin pengolahan sampah ini berasal dari Politeknik Negeri Manado. Diberikan untuk pemerintah desa lewat kelompok PKK Desa Minanga Timur.

“Politeknik Negeri Manado telah memberikan alat pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak untuk dikelola Pemdes Minanga Timur. Di Hari Lingkungan Hidup, kami juga membuat membuat kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM), inovasi teknologi pengelolaan limbah plastik guna peningkatan ekonomi kreatif,” tandasnya.(tr-02/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/