alexametrics
24.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pemkab `Suntik` Petugas Pos Covid-19 dengan Uang Transportasi

MANADOPOST.ID—Para petugas pos Covid-19 di Minahasa Tenggara (Mitra) kans mendapatkan dana transportasi. Hal ini dikatakan Katua Satgas Covid-19 Mitra Jani Rolos, Rabu (13/1) kemarin.

“Pemkab sudah menyiapkan anggarannya. Jadi setiap petugas yang berjaga di pos perbatasan mendapatkan pengganti uang transport,” ujar Rolos.

Lanjutnya, pemberian uang pengganti tersebut, akan diberikan kepada petugas Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol-PP serta sejumlah instansi lainnya seperti Polri dan TNI yang terlibat dalam penjagaan pos Covid-19.

“Untuk realisasinya akan dihitung setiap kali bertugas atau per shift jaga di setiap perbatasan. Besarannya kemungkinan seratus ribu per orang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekkab David Lalandos mengatakan, terkait penyiapan sumber dana tersebut, bersumber dari biaya tak terduga.

“Kami sudah siapkan petugas pos Covid-19 dari biaya tak terduga. Tetapi realisasinya harus sesuai mekanisme pertanggungjawaban keuangan,” katanya.

Meski begitu, anggaran biaya tak terduga ini bukan hanya difokuskan untuk biaya pos penjagaan Covid-19 di perbatasan.

“Anggaran ini juga disiapkan jika terjadi bencana alam dan lainnya. Apalagi Mitra merupakan daerah rawan bencana,” tukasnya.(ctr-05/gel)

MANADOPOST.ID—Para petugas pos Covid-19 di Minahasa Tenggara (Mitra) kans mendapatkan dana transportasi. Hal ini dikatakan Katua Satgas Covid-19 Mitra Jani Rolos, Rabu (13/1) kemarin.

“Pemkab sudah menyiapkan anggarannya. Jadi setiap petugas yang berjaga di pos perbatasan mendapatkan pengganti uang transport,” ujar Rolos.

Lanjutnya, pemberian uang pengganti tersebut, akan diberikan kepada petugas Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol-PP serta sejumlah instansi lainnya seperti Polri dan TNI yang terlibat dalam penjagaan pos Covid-19.

“Untuk realisasinya akan dihitung setiap kali bertugas atau per shift jaga di setiap perbatasan. Besarannya kemungkinan seratus ribu per orang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekkab David Lalandos mengatakan, terkait penyiapan sumber dana tersebut, bersumber dari biaya tak terduga.

“Kami sudah siapkan petugas pos Covid-19 dari biaya tak terduga. Tetapi realisasinya harus sesuai mekanisme pertanggungjawaban keuangan,” katanya.

Meski begitu, anggaran biaya tak terduga ini bukan hanya difokuskan untuk biaya pos penjagaan Covid-19 di perbatasan.

“Anggaran ini juga disiapkan jika terjadi bencana alam dan lainnya. Apalagi Mitra merupakan daerah rawan bencana,” tukasnya.(ctr-05/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/