24.4 C
Manado
Senin, 8 Agustus 2022

Bupati JS Revisi RPJMD Mitra

MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH membuka langsung kegiatan konsultasi publik rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, di Sport Hall Kantor Bupati, Selasa (17/11) kemarin.

Dalam sambutan, Sumendap mengatakan perubahan RPMJD 2018-2023 subtansinya tidak keluar dari apa yang menjadi nafas James Sumendap dan Joke Legi, yaitu visi dan misi.

“Adanya perubahan di sini berkaitan dengan penanganan Covid-19. Berdasarkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri. Karena terjadi perubahan mendasar berkaitan protokol penanganan dan penganggaran,” ujar bupati.

Sebetulnya, kata JS, sapaan akrab Bupati Mitra dua periode ini, semua di dalam tugas dan tanggung jawab menjalankan visi dan misi yang sudah sesuai rencana awal. Dimana, demi meningkatkan peran serta dan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Semua fasilitas-fasilitas yang menjadi target RPJMD 2018-2023 tidak akan menganggu. Kalaupun menganggu, itu karena refocusing berkaitan anggaran,” pungkas Sumendap.

Selain itu ada target-target yang berusaha dicapai kalau nanti postur APBD tahun 2021 itu masih sesuai rencana. Dana lokasi umum, dana lokasi khusus dan pendapatan daerah itu tidak jauh beruba dari perencanaan 2019 dan pelaksanaannya tahun 2020.

“Karena itu buat teman-teman SKPD, harus memahami benar tugas dan fungsi pokok atau tupoksi bapak-ibu sekalian. Jadi ketika kita disodorkan segalah sesuatu kita memahami,” tegasnya.

Ia menambahkan, RPJMD ini bagian dari komitmen dan peraturan daerah yang ditetapkan legislatif untuk dijalankan seorang kepala daerah. “Kenapa harus ada perubahan dan dikonsultasikan ke publik. Karena ada kejadian luar biasa yakni pandemi,” terang Sumendap.(ctr-05/gel)

MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH membuka langsung kegiatan konsultasi publik rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, di Sport Hall Kantor Bupati, Selasa (17/11) kemarin.

Dalam sambutan, Sumendap mengatakan perubahan RPMJD 2018-2023 subtansinya tidak keluar dari apa yang menjadi nafas James Sumendap dan Joke Legi, yaitu visi dan misi.

“Adanya perubahan di sini berkaitan dengan penanganan Covid-19. Berdasarkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri. Karena terjadi perubahan mendasar berkaitan protokol penanganan dan penganggaran,” ujar bupati.

Sebetulnya, kata JS, sapaan akrab Bupati Mitra dua periode ini, semua di dalam tugas dan tanggung jawab menjalankan visi dan misi yang sudah sesuai rencana awal. Dimana, demi meningkatkan peran serta dan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Semua fasilitas-fasilitas yang menjadi target RPJMD 2018-2023 tidak akan menganggu. Kalaupun menganggu, itu karena refocusing berkaitan anggaran,” pungkas Sumendap.

Selain itu ada target-target yang berusaha dicapai kalau nanti postur APBD tahun 2021 itu masih sesuai rencana. Dana lokasi umum, dana lokasi khusus dan pendapatan daerah itu tidak jauh beruba dari perencanaan 2019 dan pelaksanaannya tahun 2020.

“Karena itu buat teman-teman SKPD, harus memahami benar tugas dan fungsi pokok atau tupoksi bapak-ibu sekalian. Jadi ketika kita disodorkan segalah sesuatu kita memahami,” tegasnya.

Ia menambahkan, RPJMD ini bagian dari komitmen dan peraturan daerah yang ditetapkan legislatif untuk dijalankan seorang kepala daerah. “Kenapa harus ada perubahan dan dikonsultasikan ke publik. Karena ada kejadian luar biasa yakni pandemi,” terang Sumendap.(ctr-05/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/