30C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

JS: Tak Tinggal di Mitra, CPNS Tak Ikut Prajab

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) super serius memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain rutin mensterilkan ruang-ruang publik dan kawasan pemukiman penduduk, penjagaan di wilayah perbatasan dengan menerapkan protokol kesehatan intens dilakukan. Bahkan menyusul para ASN, Bupati James Sumendap mewajibkan 139 CPNS tinggal di Mitra.

Sumendap mengatakan, sekira 70 persen CPNS merupakan warga luar Mitra. Untuk itu, Bupati Mitra dua periode ini menegaskan, CPNS harus tinggal dan berdiam di daerah tersebut, sebagaimana ASN.

Meski demikian, diberikan kelonggaran waktu selama 2 minggu bagi CPNS menyiapkan segala sesuatu sebelum menetap di wilayah Mitra.

“Saya memberikan waktu selama dua minggu untuk menyiapkan segala keperluan. Selanjutnya, tidak ada lagi yang bolak-balik di Mitra,” tegasnya saat melantik pejabat esalon 2, baru-baru ini.

Apabila setelah tengat waktu yang diberikan masih ada CPNS kedapatan bolak-balik masuk Mitra, dirinya memastikan akan memberikan tindakan tegas, sampai tidak diikut sertakan dalam giat Prajabatan. “Kalau kedapatan tentunya CPNS bersangkutan saya pastikan tidak akan mengikuti prajab,” tegasnya.

Diketahui, selain mengancam memberikan sanksi tegas bagi CPNS yang melanggar aturan, Bupati juga sudah menginstruksikan Kepala BKPSDM Mitra, untuk memecat dua pegawai Dinas Perhubungan yang diduga sudah tidak bertugas lagi yang disinyalir tak masuk kantor sejak medio Desember tahun lalu.

“Kepala BKPSDM agar segera membuat surat pemecatan bagi kedua ASN yang sudah tidak bekerja lagi,” tandasnya.(ctr-05/gel)

Artikel Terbaru