24.4 C
Manado
Senin, 8 Agustus 2022

14 Tahun Minahasa Tenggara, Ini yang Sudah Dilakukan James Sumendap

MANADOPOST.ID—Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) berusia 14 tahun, Minggu (25/4). Bupati Mitra James Sumendap (JS) menuturkan, berbagai prestasi yang dicapai selama ini adalah kerja keras semua pihak. “Ini membuktikan Minahasa Tenggara hebat. Terima kasih bagi semua pihak. Berkat doa dan kerja keras kita semua, daerah kita kian maju,” kata JS, dalam keterangan resminya.

Sejumlah prestasi yang sudah ditorehkan Minahasa Tenggara di usia 14 tahun di antaranya, 4 Mei 2021 Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mitra meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sumendap berterima kasih pada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Mitra yang terus mendukung program pemerintah.

Ini menjadi WTP keenam yang diraih Pemkab Mitra di bawah pemerintahan Bupati James Sumendap. Sebelumnya September 2020, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan penghargaan dari pemerintah pusat terkait keberhasilan Pemkab Mitra tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Penghargaan dari pemerintah pusat yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada (22/9), berdasarkan keberhasilan Pemkab Mitra atas opini WTP lima kali berturut-turut dari BPK dalam pelaporan keuangan tahun 2015-2019.

“Terima kasih kepada seluruh pejabat, pegawai serta pihak legislatif yang sudah bekerja keras mempertahankan keberhasilan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah,” ucap JS, yang dijuluki Bapak Pembangunan oleh warga Mitra ini.

Dia menuturkan, pertumbuhan ekonomi pada 2021 dibanding periode sebelumnya memang mengalami penurunan dari 6,03 menjadi -0,64. Angka pengangguran meningkat sedikit dari 13,18 menjadi 13,31. Namun, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 12,78% menjadi 12,30%.

James mengatakan dampak pandemi Covid-19 begitu besar dalam sektor ekonomi. Situasi pandemi, menurut politikus PDI Perjuangan tersebut, tentu harus dihadapi. Ditegaskan, Pemkab Mitra berkomitmen untuk terus berupaya mengatasi dampak pandemi.

“Ini situasi yang cukup berat, pemerintah terus berupaya mendorang semua lapisan untuk bekerja sama untuk keluar dari situasi sulit pandemi Covid-19. Kolaborasi, kerja keras dan tanggung jawab bersama adalah kunci,” ucapnya.

James berasal dari keluarga petani Modoinding, Minahasa Selatan (Minsel). Pria kelahiran Minahasa, 4 Januari 1969 tersebut dikarunia dua orang anak, yakni Sabrina Sarah Sumendap dan Peter Harry Daniel Sumendap.

Bagi masyarakat Mitra, James dianggap sukses membawa daerahnya agar sejajar dengan kabupaten/kota, khususnya di Sulut. Mantan Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen (Purn) Johny Lumintang menyatakan Mitra banyak mengalami kemajuan.

Hal yang sama disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menyatakan peningkatan infrastruktur di Mitra benar-benar konkret. Menurut Olly, kemajuan yang signifikan di Mitra, tentu bukti komitmen James sebagai bupati.

Terkait menurunnya angka kemiskinan, diapresiasi Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Akmal Malik. Menurut Akmal, tidak mudah bagi kabupaten/kota di Indonesia mampu menekan angka kemiskinan, apalagi di tengah kondisi pandemi.

“Sangat luar biasa jika ada kabupaten atau kota di Indonesia mampu menekan angka kemiskinan di tengah situasi pandemi Covid-19. Minahasa Tenggara sudah membuktikannya. Pemerintah pusat berharap pengelolaan birokrasi saat ini harus lebih inovatif, efisien dan produktif,” kata Akmal.(*)

 

MANADOPOST.ID—Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) berusia 14 tahun, Minggu (25/4). Bupati Mitra James Sumendap (JS) menuturkan, berbagai prestasi yang dicapai selama ini adalah kerja keras semua pihak. “Ini membuktikan Minahasa Tenggara hebat. Terima kasih bagi semua pihak. Berkat doa dan kerja keras kita semua, daerah kita kian maju,” kata JS, dalam keterangan resminya.

Sejumlah prestasi yang sudah ditorehkan Minahasa Tenggara di usia 14 tahun di antaranya, 4 Mei 2021 Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mitra meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sumendap berterima kasih pada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Mitra yang terus mendukung program pemerintah.

Ini menjadi WTP keenam yang diraih Pemkab Mitra di bawah pemerintahan Bupati James Sumendap. Sebelumnya September 2020, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan penghargaan dari pemerintah pusat terkait keberhasilan Pemkab Mitra tersebut.

Penghargaan dari pemerintah pusat yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada (22/9), berdasarkan keberhasilan Pemkab Mitra atas opini WTP lima kali berturut-turut dari BPK dalam pelaporan keuangan tahun 2015-2019.

“Terima kasih kepada seluruh pejabat, pegawai serta pihak legislatif yang sudah bekerja keras mempertahankan keberhasilan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah,” ucap JS, yang dijuluki Bapak Pembangunan oleh warga Mitra ini.

Dia menuturkan, pertumbuhan ekonomi pada 2021 dibanding periode sebelumnya memang mengalami penurunan dari 6,03 menjadi -0,64. Angka pengangguran meningkat sedikit dari 13,18 menjadi 13,31. Namun, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 12,78% menjadi 12,30%.

James mengatakan dampak pandemi Covid-19 begitu besar dalam sektor ekonomi. Situasi pandemi, menurut politikus PDI Perjuangan tersebut, tentu harus dihadapi. Ditegaskan, Pemkab Mitra berkomitmen untuk terus berupaya mengatasi dampak pandemi.

“Ini situasi yang cukup berat, pemerintah terus berupaya mendorang semua lapisan untuk bekerja sama untuk keluar dari situasi sulit pandemi Covid-19. Kolaborasi, kerja keras dan tanggung jawab bersama adalah kunci,” ucapnya.

James berasal dari keluarga petani Modoinding, Minahasa Selatan (Minsel). Pria kelahiran Minahasa, 4 Januari 1969 tersebut dikarunia dua orang anak, yakni Sabrina Sarah Sumendap dan Peter Harry Daniel Sumendap.

Bagi masyarakat Mitra, James dianggap sukses membawa daerahnya agar sejajar dengan kabupaten/kota, khususnya di Sulut. Mantan Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen (Purn) Johny Lumintang menyatakan Mitra banyak mengalami kemajuan.

Hal yang sama disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menyatakan peningkatan infrastruktur di Mitra benar-benar konkret. Menurut Olly, kemajuan yang signifikan di Mitra, tentu bukti komitmen James sebagai bupati.

Terkait menurunnya angka kemiskinan, diapresiasi Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Akmal Malik. Menurut Akmal, tidak mudah bagi kabupaten/kota di Indonesia mampu menekan angka kemiskinan, apalagi di tengah kondisi pandemi.

“Sangat luar biasa jika ada kabupaten atau kota di Indonesia mampu menekan angka kemiskinan di tengah situasi pandemi Covid-19. Minahasa Tenggara sudah membuktikannya. Pemerintah pusat berharap pengelolaan birokrasi saat ini harus lebih inovatif, efisien dan produktif,” kata Akmal.(*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/