31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Peran UMKM di Masa Pandemi Dikerek, Ini Rahasianya

MANADOPOST.ID—Bupati Joune Ganda menjadi salah satu Speaker dalam Webinar yang diselenggarakan KKT 128 Unsrat Posko Minut II. Topik yang dibahas dalam webinar ini yaitu Strategi Pengembangan dan Peningkatan Produktifitas UMKM di Tengah Pandemi Covid-19.

Kata dia, peranan UMKM dalam berpartisipasi jumlah tenaga kerja menjadi salah satu yang sangat berdampak. Ketahanan dan fleksibilitas UMKM ditengah pandemi sekarang tidaklah mudah, beberapa hal yang harus diperhatikan bagi UMKM yaitu UMKM harus ada pendampingan untuk berkembang dari ilmu dan pasar mereka hingga bisa berkembang dengan baik, UMKM juga masih susah dalam membuat perijinan serta sertifikasi.

“Untuk dapat berkembang juga UMKM harus berinovasi produk, menghasilkan produk yang mudah diterima di masyarakat. Kemudian mencari tambahan modal untuk berkembang salah satunya melalui kredit usaha rakyat, memperluas market dan setelah marketnya lebih besar UMKM harus mendapatkan pasokan bahan baku untuk produksi,” tuturnya.

UMKM juga harus mampu untuk mengelola distribusinya untuk dapat bertahan dan di era sekarang ini UMKM harus masuk di era digitalisasi dengan memasarkan produk secara digital. Asas kekeluargaan, kebersamaan, demokrasi secara ekonomi, efisiensi, keberlanjutan, wawasan lingungan, kemandirian, kesinambungan dan kemajuan harus tetap dipertahankan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pelaku UMKM yang ada juga harus mampu berbaur dan bersinergi dengan keberadaan pemerintah terutama dinas-dinas terkait yang bisa dijadikan satu partner untuk bisa ikut bersama menjaga, mendorong membantu agar pelaku UMKM bisa diberikan bantuan dan pendampingan bila ada hal atau masalah yang akan dihadapi pengembangan UMKM.

“Saya percaya bahwa apa yang akan dilakukan oleh pelaku UMKM ini tentu akan mendapat dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi baik di Minahasa Utara, Sulawesi Utara bahkan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Bupati Joune Ganda menjadi salah satu Speaker dalam Webinar yang diselenggarakan KKT 128 Unsrat Posko Minut II. Topik yang dibahas dalam webinar ini yaitu Strategi Pengembangan dan Peningkatan Produktifitas UMKM di Tengah Pandemi Covid-19.

Kata dia, peranan UMKM dalam berpartisipasi jumlah tenaga kerja menjadi salah satu yang sangat berdampak. Ketahanan dan fleksibilitas UMKM ditengah pandemi sekarang tidaklah mudah, beberapa hal yang harus diperhatikan bagi UMKM yaitu UMKM harus ada pendampingan untuk berkembang dari ilmu dan pasar mereka hingga bisa berkembang dengan baik, UMKM juga masih susah dalam membuat perijinan serta sertifikasi.

“Untuk dapat berkembang juga UMKM harus berinovasi produk, menghasilkan produk yang mudah diterima di masyarakat. Kemudian mencari tambahan modal untuk berkembang salah satunya melalui kredit usaha rakyat, memperluas market dan setelah marketnya lebih besar UMKM harus mendapatkan pasokan bahan baku untuk produksi,” tuturnya.

UMKM juga harus mampu untuk mengelola distribusinya untuk dapat bertahan dan di era sekarang ini UMKM harus masuk di era digitalisasi dengan memasarkan produk secara digital. Asas kekeluargaan, kebersamaan, demokrasi secara ekonomi, efisiensi, keberlanjutan, wawasan lingungan, kemandirian, kesinambungan dan kemajuan harus tetap dipertahankan.

Pelaku UMKM yang ada juga harus mampu berbaur dan bersinergi dengan keberadaan pemerintah terutama dinas-dinas terkait yang bisa dijadikan satu partner untuk bisa ikut bersama menjaga, mendorong membantu agar pelaku UMKM bisa diberikan bantuan dan pendampingan bila ada hal atau masalah yang akan dihadapi pengembangan UMKM.

“Saya percaya bahwa apa yang akan dilakukan oleh pelaku UMKM ini tentu akan mendapat dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi baik di Minahasa Utara, Sulawesi Utara bahkan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/