33 C
Manado
Minggu, 16 Mei 2021
spot_img

Alamak, Iuran BPJS Ratusan Karyawan PDAM Minut Diduga Raib

MANADOPOST.ID—Ratusan karyawan PDAM Minahasa Utara (Minut) dibuat resah. Pasalnya, iuran BPJS Ketenagakerjaan yang setiap bulannya dipotong dari gaji mereka diduga digelapkan oknum tak bertanggung jawab.

Alhasil, mereka pun tak memiliki jaminan saat ada kecelakaan kerja. “Belum lama ini, kami mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk mempertanyakan setoran potongan BPJS yang setiap bulan dipotong dari gaji kami. Namun yang kami dapati ternyata menurut mereka, sudah tiga tahun lamanya pihak PDAM Minut tidak menyetorkan iuran ke BPJS. Padahal pemotongan kepada seluruh karyawan terus dilakukan,” beber salah satu pegawai PDAM Minut yang enggan namanya dikorankan.

Dirut PDAM Minut Deybert Rooroh saat dikonfirmasi membantah ada penggelapan uang untuk setoran iuran BPJS karyawan. Kata dia, pihaknya menjamin seluruh karyawan dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Iuran BPJS Kesehatan dari 118 karyawan itu semua dicover penuh PDAM dan tidak ditanggung karyawan. PDAM rutin membayar setiap bulannya,” ungkap Doodoh.

Sementara untuk BPJS ketenagakerjaan, PDAM melalukan pembayaran secara bertahap menyesuiakan dengan kemampuan kas perusahaan. Dia merinci, sistem pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dilakukan dengan  memotong 3 persen dari gaji karyawan. Sedangkan sisanya ditanggung PDAM.

“Jadi tanggungan perusahaan lebih besar. Potongan dari gaji karyawan 3 persen dibukukan untuk disimpan di KAS secara tertib administrasi. Bukannya disalahgunakan,” pungkasnya. (jen)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru