24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Camat-Kumtua se-Minut Cuci Otak, Ini Kiat Bupati JG Cs

MANADOPOST.ID—Gaung revolusi mental ala Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) tampak benar-benar dilakukan serius.  Hal itu terlihat dalam rapat koordinasi (Rakor) para hukum tua dan camat se-Minut di Pendopo Kantor Bupati, (2/6).

Otak mereka seolah dicuci. Ditatar untuk meningkatkan integritas. Bupati Minut Joune Ganda mengatakan, pencanangan aksi nyata revolusi mental telah dilaksanakan. Kini saatnya merubah hal-hal yang kurang baik menjadi lebih baik.

“Rakor dimaksudkan untuk merevolusi mental penyelenggara pemerintahan, khususnya camat dan hukum Tua. Jangan mengenai ketepatan waktu saja kita tidak bisa konsisten, bagaimana dengan pelayanan kepada masyarakat,” tutur JG.

Ke depan, pihaknya akan membuat hotline pengaduan masyarakat. Setiap penyelewengan yang terjadi bisa langsung dilaporkan dan pasti akan ditindaklanjuti.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sementara terkait program Jaksa Masuk Desa (JMD) yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut, katanya bukan untuk menakut-nakuti. Tetapi guna memberikan pendampingan dalam pengelolaan pemerintahan yang baik dan transparan.

“Tanggal 9 nanti, saya dijadwalkan ke Menko PMK untuk evaluasi Bumi Revolusi Mental. Jika kita berhasil, bisa jadi Presiden akan datang ke Minut dan ini merupakan pencapaian yang besar bagi kita semua,” tutur dia.

Olehnya, para hukum tua wajib taat dan patuh terhadap hukum. “Kenali hukum dan jauhi melanggar hukum,” imbaunya.

Soal pengelolaan dandes 2021, JG memerintahkan agar digunakan dengan baik dan benar. “Jangan anda-anda para kumtua selewengkan dana desa, karena uang itu, bukan milik kalian para hukum tua,” tegas Wakil Ketua PDI Perjuangan Sulut tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para camat dan hukum tua mengikrarkan janji dan menandatangani komitmen menolak gratifikasi dan tidak melakukan pungli. Launching JMD sendiri ditandai dengan memukul tetengkoren.

Turut hadir Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung, Sekretaris Daerah Minut Jemmy Kuhu, Kajari Minut Fanny Widyastuti, Kadis Sosial dan PMD Minut Alpert Pusungulaa, para Asisten Setda Minut, para Camat dan Hukum Tua se-Minut. (jen)

MANADOPOST.ID—Gaung revolusi mental ala Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) tampak benar-benar dilakukan serius.  Hal itu terlihat dalam rapat koordinasi (Rakor) para hukum tua dan camat se-Minut di Pendopo Kantor Bupati, (2/6).

Otak mereka seolah dicuci. Ditatar untuk meningkatkan integritas. Bupati Minut Joune Ganda mengatakan, pencanangan aksi nyata revolusi mental telah dilaksanakan. Kini saatnya merubah hal-hal yang kurang baik menjadi lebih baik.

“Rakor dimaksudkan untuk merevolusi mental penyelenggara pemerintahan, khususnya camat dan hukum Tua. Jangan mengenai ketepatan waktu saja kita tidak bisa konsisten, bagaimana dengan pelayanan kepada masyarakat,” tutur JG.

Ke depan, pihaknya akan membuat hotline pengaduan masyarakat. Setiap penyelewengan yang terjadi bisa langsung dilaporkan dan pasti akan ditindaklanjuti.

Sementara terkait program Jaksa Masuk Desa (JMD) yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut, katanya bukan untuk menakut-nakuti. Tetapi guna memberikan pendampingan dalam pengelolaan pemerintahan yang baik dan transparan.

“Tanggal 9 nanti, saya dijadwalkan ke Menko PMK untuk evaluasi Bumi Revolusi Mental. Jika kita berhasil, bisa jadi Presiden akan datang ke Minut dan ini merupakan pencapaian yang besar bagi kita semua,” tutur dia.

Olehnya, para hukum tua wajib taat dan patuh terhadap hukum. “Kenali hukum dan jauhi melanggar hukum,” imbaunya.

Soal pengelolaan dandes 2021, JG memerintahkan agar digunakan dengan baik dan benar. “Jangan anda-anda para kumtua selewengkan dana desa, karena uang itu, bukan milik kalian para hukum tua,” tegas Wakil Ketua PDI Perjuangan Sulut tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para camat dan hukum tua mengikrarkan janji dan menandatangani komitmen menolak gratifikasi dan tidak melakukan pungli. Launching JMD sendiri ditandai dengan memukul tetengkoren.

Turut hadir Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung, Sekretaris Daerah Minut Jemmy Kuhu, Kajari Minut Fanny Widyastuti, Kadis Sosial dan PMD Minut Alpert Pusungulaa, para Asisten Setda Minut, para Camat dan Hukum Tua se-Minut. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/