27.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

PNS Minut Gigit Jari! Gaji 13 Masih Loading, Begini Penjelasan Kaban Keuangan

MANADOPOST.ID—Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) masih harus bersabar. Gaji 13 yang ramai diberitakan bakal cair besok, rupanya belum akan benar-benar terealisasi.

Kepala Badan Keuangan Minut Petrus Macarau saat dikonfirmasi menyebut, pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) dari pusat. “Belum (cair, red). Masih menunggu juknis,” ungkapnya.

Lanjut dia, biasanya juknis sudah turun kurang dari seminggu sebelum pencairan. Namun, hingga kini tak kunjung diterima. “Biasanya sudah dishare di WhatsApp grup. Tapi sampai sekarang belum. Pemprov saja belum. Kami masih menunggu,” beber dia.

Meski begitu, soal anggaran, dia memastikan sudah siap. “Jadi prinsipnya tinggal menunggu juknis saja. Baru nanti setelah ada pemerintahan, kita proses,” tukasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pencairan gaji 13 PNS hingga pensiunan akan disalurkan 3 Juni. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto. “Kementerian atau lembaga dapat mengajukan permintaan pembayaran gaji-13 ke KPPN mulai tanggal 2 Juni dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) melakukan pencairan mulai tanggal 3 Juni,” kata dia.

Dia menambahkan, KPPN di seluruh Indonesia sudah melakukan koordinasi dengan satuan kerja (satker) mitra kerja Kemenkeu untuk mengajukan permintaan pembayaran gaji ke-13. Setelah itu, permintaan tersebut akan diproses.

Kemenkeu telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 dengan total senilai Rp16,3 triliun lebih. “Perkiraan kebutuhan anggaran untuk pembayaran gaji ke-13 adalah sebesar Rp7,6 triliun untuk Aparatur Negara dan sebesar Rp8,7 triliun untuk pensiunan,” ungkap Hadi.

Menurut dia, komponen pembayaran gaji ke-13 adalah sama dengan pembayaran tunjangan hari raya atau THR, yaitu gaji pokok ditambah tunjangan melekat. Perlu diketahui, nominal gaji ke-13 juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan tahun 2021 yang bersumber dari APBN. (jen)

MANADOPOST.ID—Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) masih harus bersabar. Gaji 13 yang ramai diberitakan bakal cair besok, rupanya belum akan benar-benar terealisasi.

Kepala Badan Keuangan Minut Petrus Macarau saat dikonfirmasi menyebut, pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) dari pusat. “Belum (cair, red). Masih menunggu juknis,” ungkapnya.

Lanjut dia, biasanya juknis sudah turun kurang dari seminggu sebelum pencairan. Namun, hingga kini tak kunjung diterima. “Biasanya sudah dishare di WhatsApp grup. Tapi sampai sekarang belum. Pemprov saja belum. Kami masih menunggu,” beber dia.

Meski begitu, soal anggaran, dia memastikan sudah siap. “Jadi prinsipnya tinggal menunggu juknis saja. Baru nanti setelah ada pemerintahan, kita proses,” tukasnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pencairan gaji 13 PNS hingga pensiunan akan disalurkan 3 Juni. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto. “Kementerian atau lembaga dapat mengajukan permintaan pembayaran gaji-13 ke KPPN mulai tanggal 2 Juni dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) melakukan pencairan mulai tanggal 3 Juni,” kata dia.

Dia menambahkan, KPPN di seluruh Indonesia sudah melakukan koordinasi dengan satuan kerja (satker) mitra kerja Kemenkeu untuk mengajukan permintaan pembayaran gaji ke-13. Setelah itu, permintaan tersebut akan diproses.

Kemenkeu telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 dengan total senilai Rp16,3 triliun lebih. “Perkiraan kebutuhan anggaran untuk pembayaran gaji ke-13 adalah sebesar Rp7,6 triliun untuk Aparatur Negara dan sebesar Rp8,7 triliun untuk pensiunan,” ungkap Hadi.

Menurut dia, komponen pembayaran gaji ke-13 adalah sama dengan pembayaran tunjangan hari raya atau THR, yaitu gaji pokok ditambah tunjangan melekat. Perlu diketahui, nominal gaji ke-13 juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan tahun 2021 yang bersumber dari APBN. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/