26C
Manado
Sabtu, 10 April 2021

Kapasitas Tambang Emas Toka Tindung Ditingkatkan

MANADOPOST.ID—Kontribusi Archi Indonesia (Archi), bagi perekonomian masyarakat, semakin terasa. Beragam capaian positif dicatatkan salah satu perusahaan tambang pure-play gold producer di Indonesia.

Tak terkecuali di Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan, Archi bakal meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan di Tambang Emas Toka Tidung di Desa Winuri, Likupang Timur, dan wilayah lain di Sulut, guna mendongkrak kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional dan lokal.

Wakil Direktur Utama Archi Rudy Suhendra mengungkapkan peningkatan kapasitas pabrik tersebut yakni dari 3,6 juta ton per tahun pada akhir 2020 menjadi 8,0 juta ton per tahun pada akhir 2025. “Kapasitas ini akan memungkinkan perusahaan untuk mencapai produksi sebanyak lebih dari 450 kilo ons (setara dengan lebih dari 14 ton) emas per tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan kini telah mampu memproduksi lebih dari 200 kilo ons (setara dengan 6,2 ton) emas per tahunnya selama tiga tahun terakhir dan memiliki cadangan biji emas sebanyak 3,9 juta ons per akhir Desember 2020.

Selain itu, tambahnya, Archi merupakan salah satu kontributor pendapatan negara terbesar di bidang pertambangan emas melalui pembayaran pajak dan royalti. “Untuk itu kami memiliki rencana untuk terus mengembangkan operasional perusahaan demi meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap ekonomi nasional dan lokal,” ujarnya.

Sebagai salah satu perusahaan tambang pure-play emas terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, pihaknya berhasil mendapatkan hasil penilaian yang memuaskan terhadap usaha penerapan prinsip-prinsip aspek Environmental, Social and Governance (ESG).

Penilaian dan laporan itu dilakukan oleh PT Lorax Indonesia (Lorax), yang merupakan bagian dari Lorax Environmental Services Ltd, sebuah perusahaan konsultan lingkungan independen yang berbasis di Vancouver, Canada.

Dalam menegakkan prinsip-prinsip ESG perusahaan, Archi beserta anak perusahaannya PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) telah menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Bumi Nyiur Melambai.

Program CSR itu diantaranya membantu menangani wabah Covid-19 dengan mendonasikan satu unit mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada Pemprov. Selain itu, MSM dan TTN juga telah mendonasikan paket sembako serta masker kepada lebih dari 8.000 kepala keluarga masyarakat sekitar lingkar tambang selama 2020. (jen)

Artikel Terbaru