32.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

PNS Pemkab Minut Cek Rekening, Gaji 13 Sudah Cair

 

MANADOPOST.ID—Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab Minut silahkan cek rekening. Gaji 13 tahun ini, sudah mulai dicairkan.

Kepala Badan Keuangan Minut Petrus Macarau mengungkapan, proses sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu. Tetapi karena terbatasnya waktu, baru bisa cair, Senin (7/6).

“Tadi mayoritas sudah cair. Karena kan kita juga mencairkan berdasarkan permintaan dari OPD yang bersangkutan,” ungkapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia merinci, total anggaran gaji 13 sama dengan gaji 14 atau THR yang dicairkan jelang Hari Raya Idul Fitri lalu. Alokasi sekira Rp14,6 miliar dibayarkan kepada 3.162 PNS di lingkup Pemkab Minut. Jumlah itu sama dengan besaran gaji rutin yang dibayarkan setiap bulannya.

“Karena kan memang gaji 13 dan 14 itu, sama dengan sekali gaji. Hanya berbeda sedikit karena ada komponen-komponen yang disesuaikan sebagaimana petunjuk teknis dari kementerian,” terangnya.

Menurut Macarau, dana sudah ada jauh sebelum waktu pembayaran.  “Karena DAU yang jadi sumber anggaran sudah lama ada dan memang juga ditata. Jadi memang tinggal dicairkan. Mereka yang belum terima, pasti kita proses. Sesuai permintaan yang masuk,” jamin dia.

Gaji 13 diberikan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga PNS seperti uang sekolah anak dan sebagainya. Makanya dijadwalkan cair di jeda akhir semester dan awal tahun ajaran baru persekolahan.

Sebelumnya, PNS Pemkab Minut harus gigit jari. Pasalnya, Gaji 13 yang ramai diberitakan bakal cair pekan lalu , rupanya tidak benar-benar terealisasi.

Macarau menyebut, pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) dari pusat kala itu. Lanjut dia, biasanya juknis sudah turun kurang dari seminggu sebelum pencairan. Namun, kali ini memang agak terlambat. “Biasanya sudah dishare di WhatsApp grup. Tapi sampai pertengahan pekan lalu belum. Pemprov juga begitu,” beber dia.

Meskipun sedikit terlibat, para abdi negara Tanah Tonsea bakal tetap sumringah. “Di masa Covid-19 seperti ini, gaji 13 sangat membantu. Apalagi anak-anak kan sudah mulai sekolah tatap muka lagi. Mau beli seragam dan lainnya kan butuh uang tambahan. Kalau gaji rutin saja pasti terasa,” tutur salah seorang PNS di Setkab Minut.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut pencairan gaji 13 PNS hingga pensiunan akan disalurkan 3 Juni, pekan lalu. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto. “Kementerian atau lembaga dapat mengajukan permintaan pembayaran gaji-13 ke KPPN mulai tanggal 2 Juni dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) melakukan pencairan mulai tanggal 3 Juni,” kata dia.

Dia menambahkan, KPPN di seluruh Indonesia sudah melakukan koordinasi dengan satuan kerja (satker) mitra kerja Kemenkeu untuk mengajukan permintaan pembayaran gaji ke-13. Setelah itu, permintaan tersebut akan diproses.

Kemenkeu telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 dengan total senilai Rp16,3 triliun lebih. “Perkiraan kebutuhan anggaran untuk pembayaran gaji ke-13 adalah sebesar Rp7,6 triliun untuk Aparatur Negara dan sebesar Rp8,7 triliun untuk pensiunan,” ungkap Hadi.

Menurut dia, komponen pembayaran gaji ke-13 adalah sama dengan pembayaran tunjangan hari raya atau THR, yaitu gaji pokok ditambah tunjangan melekat. Perlu diketahui, nominal gaji ke-13 juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan tahun 2021 yang bersumber dari APBN. (jen)

 

MANADOPOST.ID—Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab Minut silahkan cek rekening. Gaji 13 tahun ini, sudah mulai dicairkan.

Kepala Badan Keuangan Minut Petrus Macarau mengungkapan, proses sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu. Tetapi karena terbatasnya waktu, baru bisa cair, Senin (7/6).

“Tadi mayoritas sudah cair. Karena kan kita juga mencairkan berdasarkan permintaan dari OPD yang bersangkutan,” ungkapnya.

Dia merinci, total anggaran gaji 13 sama dengan gaji 14 atau THR yang dicairkan jelang Hari Raya Idul Fitri lalu. Alokasi sekira Rp14,6 miliar dibayarkan kepada 3.162 PNS di lingkup Pemkab Minut. Jumlah itu sama dengan besaran gaji rutin yang dibayarkan setiap bulannya.

“Karena kan memang gaji 13 dan 14 itu, sama dengan sekali gaji. Hanya berbeda sedikit karena ada komponen-komponen yang disesuaikan sebagaimana petunjuk teknis dari kementerian,” terangnya.

Menurut Macarau, dana sudah ada jauh sebelum waktu pembayaran.  “Karena DAU yang jadi sumber anggaran sudah lama ada dan memang juga ditata. Jadi memang tinggal dicairkan. Mereka yang belum terima, pasti kita proses. Sesuai permintaan yang masuk,” jamin dia.

Gaji 13 diberikan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga PNS seperti uang sekolah anak dan sebagainya. Makanya dijadwalkan cair di jeda akhir semester dan awal tahun ajaran baru persekolahan.

Sebelumnya, PNS Pemkab Minut harus gigit jari. Pasalnya, Gaji 13 yang ramai diberitakan bakal cair pekan lalu , rupanya tidak benar-benar terealisasi.

Macarau menyebut, pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) dari pusat kala itu. Lanjut dia, biasanya juknis sudah turun kurang dari seminggu sebelum pencairan. Namun, kali ini memang agak terlambat. “Biasanya sudah dishare di WhatsApp grup. Tapi sampai pertengahan pekan lalu belum. Pemprov juga begitu,” beber dia.

Meskipun sedikit terlibat, para abdi negara Tanah Tonsea bakal tetap sumringah. “Di masa Covid-19 seperti ini, gaji 13 sangat membantu. Apalagi anak-anak kan sudah mulai sekolah tatap muka lagi. Mau beli seragam dan lainnya kan butuh uang tambahan. Kalau gaji rutin saja pasti terasa,” tutur salah seorang PNS di Setkab Minut.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut pencairan gaji 13 PNS hingga pensiunan akan disalurkan 3 Juni, pekan lalu. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto. “Kementerian atau lembaga dapat mengajukan permintaan pembayaran gaji-13 ke KPPN mulai tanggal 2 Juni dan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) melakukan pencairan mulai tanggal 3 Juni,” kata dia.

Dia menambahkan, KPPN di seluruh Indonesia sudah melakukan koordinasi dengan satuan kerja (satker) mitra kerja Kemenkeu untuk mengajukan permintaan pembayaran gaji ke-13. Setelah itu, permintaan tersebut akan diproses.

Kemenkeu telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 dengan total senilai Rp16,3 triliun lebih. “Perkiraan kebutuhan anggaran untuk pembayaran gaji ke-13 adalah sebesar Rp7,6 triliun untuk Aparatur Negara dan sebesar Rp8,7 triliun untuk pensiunan,” ungkap Hadi.

Menurut dia, komponen pembayaran gaji ke-13 adalah sama dengan pembayaran tunjangan hari raya atau THR, yaitu gaji pokok ditambah tunjangan melekat. Perlu diketahui, nominal gaji ke-13 juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan tahun 2021 yang bersumber dari APBN. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/