alexametrics
25.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Traktor Dinas Pertanian Pemkab Minut Belum Bisa Maksimal, Ini Penyebabnya

MANADOPOST.ID—Alat bantu pertanian di Minahasa Utara (Minut) belum bisa dioperasikan maksimal. Pasalnya, beberapa di antaranya masih rusak.

Kepala Dinas Pertanian Minut Wangke Karundeng menjelaskan, penataan kembali traktor roda empat milik Pemkab Minut sementara dilakukan. “Beberapa waktu lalu kita sudah kumpulkan untuk diapel. Setelah itu kita mengaudit semua alat bantu pertanian yang ada di Minut,” tuturnya.

Lanjut dia, traktor yang rusak akan diperbaiki. Namun akan menyasar keseluruhan ketika APBD sudah benar-benar jalan. Terutama yang menjadi pagu anggaran pihaknya. Dan akan diatur kembali pengelolaannya.

“Agar bisa efektif menunjang program kerja bupati dan wakil bupati khususnya di bidang pertanian. Kita genjot agar bisa produktif,” tutur dia.

Sebelumnya, JG mengatakan, dirinya bersama KWL berupaya agar bisa kondusif saat dipakai untuk untuk pertanian.

Diketahui, dari 32 unit traktor yang dimiliki Pemkab Minut, sembilan unit dalam keadaan rusak. Lima rusak berat dan empat rusak ringan. 23 unit yang layak jalan dan bisa dioperasikan normal.

“Traktor tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung operasional pertanian yang akan kita lakukan. Sehingga menjadi suatu kewajiban bagi kita untuk menjaga dan merawat traktor ini,” ungkap JG. (jen)

MANADOPOST.ID—Alat bantu pertanian di Minahasa Utara (Minut) belum bisa dioperasikan maksimal. Pasalnya, beberapa di antaranya masih rusak.

Kepala Dinas Pertanian Minut Wangke Karundeng menjelaskan, penataan kembali traktor roda empat milik Pemkab Minut sementara dilakukan. “Beberapa waktu lalu kita sudah kumpulkan untuk diapel. Setelah itu kita mengaudit semua alat bantu pertanian yang ada di Minut,” tuturnya.

Lanjut dia, traktor yang rusak akan diperbaiki. Namun akan menyasar keseluruhan ketika APBD sudah benar-benar jalan. Terutama yang menjadi pagu anggaran pihaknya. Dan akan diatur kembali pengelolaannya.

“Agar bisa efektif menunjang program kerja bupati dan wakil bupati khususnya di bidang pertanian. Kita genjot agar bisa produktif,” tutur dia.

Sebelumnya, JG mengatakan, dirinya bersama KWL berupaya agar bisa kondusif saat dipakai untuk untuk pertanian.

Diketahui, dari 32 unit traktor yang dimiliki Pemkab Minut, sembilan unit dalam keadaan rusak. Lima rusak berat dan empat rusak ringan. 23 unit yang layak jalan dan bisa dioperasikan normal.

“Traktor tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung operasional pertanian yang akan kita lakukan. Sehingga menjadi suatu kewajiban bagi kita untuk menjaga dan merawat traktor ini,” ungkap JG. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/