28.4 C
Manado
Sabtu, 24 Juli 2021

Sidang TGR Buru Rp73 Miliar Kerugian Negara di Minut, Pekan Depan, Sasar Dana Covid-19

 

MANADOPOST.ID—Perburuan puluhan miliar Tuntutan Ganti Rugi (TGR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) memasuki babak baru. Kemarin, sidang TGR digelar di kantor Inspektorat Minut.

Satu per satu para pihak yang tersandung TGR duduk di hadapan majelis hakim yang dipimpin Sekkab Jemmy Kuhu, didampingi para Asisten Setkab, Kepala Inspektorat dan Kepala Badan Keuangan.

Kepala Inspektorat Umbase Mayuntu mengungkapkan, sidang dilakukan kepada para pihak yang telah diwajibkan membayar TGR selang tahun anggaran 2019 dan 2020.

“Ada 34 yang hadir tadi. Beberapa sudah melunasi tetapi belum membuat surat tanda pertanggungjawaban, makanya tetap mengikuti,” tuturnya.

Lanjut dia, total TGR di tahun 2019 mencapai Rp3,5 miliar. Sedangkan di 2020, senilai Rp70 miliar. “Namun untuk 2020, Rp61 M kan sudah ranah hukum jadi kami akan konsultasikan dengan bupati dulu akan seperti apa. Minggu depan kita akan lanjutkan sidangnya,” jelas dia.

Menurut Umbase, pelaksaan menyasar dua tahun anggaran karena sebelumnya tidak dilaksanakan. Katanya, setelah pelaksanaan sidang, para wajib bayar TGR akan dibawa ke ranah hukum bila tak melunasi hingga batas waktu yang ditetapkan.

“Maksimalkan kita berikan waktu selama 24 bulan. Tapi melihat dari nominal juga. Kalau hanya kisaran di bawah ratusan juta tentu tidak selama itu,” ungkap dia.

Sebelumnya, demi mengembalikan potensi kerugian negara, Bupati Joune Ganda tak mengizinkan para pihak ketiga yang punya TGR untuk kembali bekerjasama dengan Pemkab Minut.

“Wajib ada surat bebas TGR dulu baru bisa ikut lelang pengadaan barang dan jasa. Termasuk yang penunjukkan langsung,” tegas JG.

Tak hanya pihak ketiga, para PNS juga tidak akan menerima TKD bila masih tersandung TGR. “Promosi jabatan dan kenaikan pangkatnya akan kita pertimbangkan,” tegasnya. (jen)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru