25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Pergeseran Anggaran Dikebut

MANADOPOST.ID—Pergeseran APBD Pemkab Minut TA 2021 sementara berlangsung. Pembahasan kini sedang dilakukan bersama masing-masing perangkat daerah.

Bupati Joune Ganda mengungkapkan, pergeseran anggaran dilakukan untuk menunjang beragam program di 100 kerja perdana dirinya bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung. Selain itu, juga sebagai langkah refocusing anggaran Covid-19. TAPD menyesuaikan plot anggaran dengan masing-masing kepada OPD. Ditargetkan bisa tuntas akhir bulan ini.

“Kita juga mensinkronkan program pemerintah pusat, provinsi dan daerah agar ada keselarasan. Yang pasti ini semua demi kesejahteraan masyarakat Minut,” tuturnya.

Ketua Komisi I Edwin Nelwan meminta proses refocusing anggaran dipercepat. Demi memaksimalkan penyerapan anggaran di triwulan pertama. Menurut Nelwan adanya edaran Bupati Minut terkait penundaan realisasi belanja barang dan jasa, sehubungan menindaklanjuti Surat Edaran Kementrian Keuangan RI, Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Nomor SE-2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2021 Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019, Permendagri No 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2021 dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 Dan Dampaknya, agar agar dipercepat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sebagai lembaga DPRD kami tentunya mendorong pemerintah kabupaten agar refocusing sesegera mungkin dipercepat. Mengingat juga, saat Pandemi ini ekonomi sedang terpuruk,” pintanya.

Ketua fraksi Golkar menambahkan, di satu sisi juga ada edaran Mendagri Nomor 903/145/SJ tanggal 12 Januari 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 dan Kemudahan Investasi di Daerah dalam rangka Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota di seluruh Indonesia.

Surat Edaran ini difokuskan pada penggunaan APBD Tahun Anggaran 2021. Pemerintah daerah diminta melakukan percepatan pelaksanaan APBD dengan melakukan proses pelelangan kegiatan yang sudah dianggarkan pada awal tahun anggaran, agar terhindar dari penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun.

“Kami harapkan refocusing ini secepatnya dan dalam waktu dekat sehingga proses pembangunan tidak tersendat,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkab melalui edaran Bupati Minut No: 01/BMU/III/2021 pada tanggal 1 Maret, ditujukan kepada para kepala OPD  tentang penundaan realisasi barang dan jasa untuk pelaksanaan refocusing APBD tahun anggaran 2021 dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. (jen)

MANADOPOST.ID—Pergeseran APBD Pemkab Minut TA 2021 sementara berlangsung. Pembahasan kini sedang dilakukan bersama masing-masing perangkat daerah.

Bupati Joune Ganda mengungkapkan, pergeseran anggaran dilakukan untuk menunjang beragam program di 100 kerja perdana dirinya bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung. Selain itu, juga sebagai langkah refocusing anggaran Covid-19. TAPD menyesuaikan plot anggaran dengan masing-masing kepada OPD. Ditargetkan bisa tuntas akhir bulan ini.

“Kita juga mensinkronkan program pemerintah pusat, provinsi dan daerah agar ada keselarasan. Yang pasti ini semua demi kesejahteraan masyarakat Minut,” tuturnya.

Ketua Komisi I Edwin Nelwan meminta proses refocusing anggaran dipercepat. Demi memaksimalkan penyerapan anggaran di triwulan pertama. Menurut Nelwan adanya edaran Bupati Minut terkait penundaan realisasi belanja barang dan jasa, sehubungan menindaklanjuti Surat Edaran Kementrian Keuangan RI, Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Nomor SE-2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2021 Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019, Permendagri No 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2021 dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 Dan Dampaknya, agar agar dipercepat.

“Sebagai lembaga DPRD kami tentunya mendorong pemerintah kabupaten agar refocusing sesegera mungkin dipercepat. Mengingat juga, saat Pandemi ini ekonomi sedang terpuruk,” pintanya.

Ketua fraksi Golkar menambahkan, di satu sisi juga ada edaran Mendagri Nomor 903/145/SJ tanggal 12 Januari 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 dan Kemudahan Investasi di Daerah dalam rangka Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota di seluruh Indonesia.

Surat Edaran ini difokuskan pada penggunaan APBD Tahun Anggaran 2021. Pemerintah daerah diminta melakukan percepatan pelaksanaan APBD dengan melakukan proses pelelangan kegiatan yang sudah dianggarkan pada awal tahun anggaran, agar terhindar dari penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun.

“Kami harapkan refocusing ini secepatnya dan dalam waktu dekat sehingga proses pembangunan tidak tersendat,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkab melalui edaran Bupati Minut No: 01/BMU/III/2021 pada tanggal 1 Maret, ditujukan kepada para kepala OPD  tentang penundaan realisasi barang dan jasa untuk pelaksanaan refocusing APBD tahun anggaran 2021 dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/