25.4 C
Manado
Selasa, 28 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Bantah Pengrusakan Mangrove, PT Bhineka Mancawisata Wujudkan Kawasan Wisata Berwawasan Lingkungan

- Advertisement -

MANADOPOST.ID – Pihak PT Bhineka Mancawisata menampik isu perusakan mangrove di kawasan pantai Desa Paputungan, Likupang Barat, Minahasa Utara yang menjadi lokasi pembangunan hotel berbintang itu.

Pembangunan kawasan wisata berwawasan lingkungan justru ditata dan diberdayakan untuk menjadi salah satu daya tarik pariwisata.

Jefry Posumah dari PT Bhineka Mancawisata mengatakan, isu perusakan mangrove adalah tidak benar. Investasi hotel justru memaksimalkan daya dukung lingkungan, pantai, laut, mangrove dan terumbu karang menjadi daya tarik pariwisata

“Perusahaan kami tunduk pada aturan, kami justru menanam mangrove sebagai daya dukung pariwisata kawasan pantai. Guna mewujudkan kawasan wisata berwawasan lingkungan, perusahaan melakukan penanaman ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara seperti yang telah dilakukan pada bulan April 2021. Penanaman tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan peduli lingkungan, pemerintah dan warga setempat disaksikan sejumlah mahasiswa Universitas Sam Ratulangi dan personil Direktorat Jendral Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Balai Taman Nasional Bunaken. Penanaman ribuan mangrove sebagai bentuk komitmen perusahaan menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan melibatkan masyarakat Paputungan dalam program melestarikan lingkungan,” katanya. (*)

MANADOPOST.ID – Pihak PT Bhineka Mancawisata menampik isu perusakan mangrove di kawasan pantai Desa Paputungan, Likupang Barat, Minahasa Utara yang menjadi lokasi pembangunan hotel berbintang itu.

Pembangunan kawasan wisata berwawasan lingkungan justru ditata dan diberdayakan untuk menjadi salah satu daya tarik pariwisata.

Jefry Posumah dari PT Bhineka Mancawisata mengatakan, isu perusakan mangrove adalah tidak benar. Investasi hotel justru memaksimalkan daya dukung lingkungan, pantai, laut, mangrove dan terumbu karang menjadi daya tarik pariwisata

“Perusahaan kami tunduk pada aturan, kami justru menanam mangrove sebagai daya dukung pariwisata kawasan pantai. Guna mewujudkan kawasan wisata berwawasan lingkungan, perusahaan melakukan penanaman ribuan mangrove (bakau) di pantai lokasi hotel di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara seperti yang telah dilakukan pada bulan April 2021. Penanaman tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan peduli lingkungan, pemerintah dan warga setempat disaksikan sejumlah mahasiswa Universitas Sam Ratulangi dan personil Direktorat Jendral Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Balai Taman Nasional Bunaken. Penanaman ribuan mangrove sebagai bentuk komitmen perusahaan menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan melibatkan masyarakat Paputungan dalam program melestarikan lingkungan,” katanya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/