24.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Peringatan ke 73 Hari HAM Sedunia: 13 UPT Didapuk Terima Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM

MANADOPOST.ID—Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-73 jadi berkah bagi sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Sulawesi Utara (Sulut).

Setidaknya ada 13 UPT yang menerima penghargaan pelayanan publik berbasis HAM. Tak cuma UPT, KemenkumHAM juga didapuk menerima penghargaan serupa bersama 22 kanwil lainnya. Puncak peringatan Hari HAM ke-73 sendiri digelar secara virtual serentak di seluruh jajaran KemenkumHAM RI, Jumat (10/12). MenkumHAM RI Yassona Laoly memimpin hajatan tahunan tersebut. Sementara penyerahan penghargaan di Sulut diwakili  Plt Kakanwil KemenkumHAM Sulut Johny P Simamora.

Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia (YankumHAM) KemenkumHAM Sulut Ronald Lumbuun mengatakan, rangkaian peringatan Hari HAM di tahun ini, sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu dengan pelaksanaan berbagai seminar.

Sementara terkait kegiatan tersebut, dia mengungkapan pelaksanaannya dilakukan guna memacu semangat jajaran KemenkuHAM Sulut untuk melakukan pelayanan prima dalam penanganan pengaduan pelanggaran HAM.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Juga agar UPT-UPT lainnya ikut memacu semangat agar meraih pemghargaan yang sama,” terangnya.

Dibandingkan tahun lalu, capaian tahun ini ternilai jauh lebih baik. Pada 2020 lalu, jajaran KemenkumHAM Sulut hanya menerima penghargaan serupa untuk satu UPT, yakni Kanim Tahuna.

“Nah di tahun ini, ada 13 yang dinilai memenuhi semua kriteria. Bahkan Kanim Bitung menjadi salah satu perwakilan yang menerima langsung penghargaan tersebut,” ungkapnya.

Diketahui, peringatan Hari HAM tahun ini mengusung tema “Equality: Reducing Inequalities, Advancing Human Rights” atau “Kesetaraan: Mengurangi Ketidaksetaraan, Memajukan HAM“.

“Tentunya harapan kami di momen peringatan Hari HAM ini, setiap warga Sulut itu bisa menetapkan P5 HAM. Yaitu penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan. Sebagaimana UU 39/1999,” pungkasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-73 jadi berkah bagi sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Sulawesi Utara (Sulut).

Setidaknya ada 13 UPT yang menerima penghargaan pelayanan publik berbasis HAM. Tak cuma UPT, KemenkumHAM juga didapuk menerima penghargaan serupa bersama 22 kanwil lainnya. Puncak peringatan Hari HAM ke-73 sendiri digelar secara virtual serentak di seluruh jajaran KemenkumHAM RI, Jumat (10/12). MenkumHAM RI Yassona Laoly memimpin hajatan tahunan tersebut. Sementara penyerahan penghargaan di Sulut diwakili  Plt Kakanwil KemenkumHAM Sulut Johny P Simamora.

Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia (YankumHAM) KemenkumHAM Sulut Ronald Lumbuun mengatakan, rangkaian peringatan Hari HAM di tahun ini, sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu dengan pelaksanaan berbagai seminar.

Sementara terkait kegiatan tersebut, dia mengungkapan pelaksanaannya dilakukan guna memacu semangat jajaran KemenkuHAM Sulut untuk melakukan pelayanan prima dalam penanganan pengaduan pelanggaran HAM.

“Juga agar UPT-UPT lainnya ikut memacu semangat agar meraih pemghargaan yang sama,” terangnya.

Dibandingkan tahun lalu, capaian tahun ini ternilai jauh lebih baik. Pada 2020 lalu, jajaran KemenkumHAM Sulut hanya menerima penghargaan serupa untuk satu UPT, yakni Kanim Tahuna.

“Nah di tahun ini, ada 13 yang dinilai memenuhi semua kriteria. Bahkan Kanim Bitung menjadi salah satu perwakilan yang menerima langsung penghargaan tersebut,” ungkapnya.

Diketahui, peringatan Hari HAM tahun ini mengusung tema “Equality: Reducing Inequalities, Advancing Human Rights” atau “Kesetaraan: Mengurangi Ketidaksetaraan, Memajukan HAM“.

“Tentunya harapan kami di momen peringatan Hari HAM ini, setiap warga Sulut itu bisa menetapkan P5 HAM. Yaitu penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan. Sebagaimana UU 39/1999,” pungkasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/