25.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

JG-KWL Susuri Keindahan Laut Tanah Tonsea, Begini Aktivitas Bupati dan Wabup Minut saat Libur Panjang

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan Kenaikan Yesus Kristus rupanya tak digunakan untuk bersantai ria oleh Bupati Joune Ganda (JG) dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung (KWL).

Dua top eksekutif Tanah Tonsea tersebut memanfaatkan waktu luang untuk memantau perairan Minahasa Utara (Minut). JG-KWL bersama rombongan mengitari wilayah kepulauan, antara lain Pulau Bangka, Pantai Talise, Kinabuhutan, yang mayoritas berpenduduk agama Islam.

Diungkapkan JG, hal itu dilakukan guna memaksimalkan potensi pariwisata yang sedang digaungkan. Bagi dia, potensi pariwisata laut yang ada di Minut sangat kaya. “Laut yang biru nan bersih disertai keindahan pasir putih di pesisir pantai ini harusnya mampu menjadi magnet bagi para wisatawan yang datang,” ungkapnya.

Ditegaskannya, pandemi Covid-19 tak boleh jadi halangan untuk mencari solusi agar sektor pariwisata bisa bangkit dan makin berkembang sehingga bisa meningkatkan potensi PAD di Minut.

- Advertisement -

“Jujur, saya telah mengunjungi berbagai kawasan wisata laut di dalam dan luar negeri. Saya tegaskan kawasan laut di Minut itu seksi dan menakjubkan untuk di kunjungi,” katanya.

JG menegaskan akan terus memotivasi dan memfasilitas serta mencari terobosan demi membangkitkan Pariwisata di Minut bahkan Sulut. “Kita tidak boleh kalah atau pesimis dengan situasi pandemi ini. Kita harus putar otak dan bekerja keras agar pariwisata di Minut bisa bangkit dan semakin tumbuh,” tandasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan Kenaikan Yesus Kristus rupanya tak digunakan untuk bersantai ria oleh Bupati Joune Ganda (JG) dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung (KWL).

Dua top eksekutif Tanah Tonsea tersebut memanfaatkan waktu luang untuk memantau perairan Minahasa Utara (Minut). JG-KWL bersama rombongan mengitari wilayah kepulauan, antara lain Pulau Bangka, Pantai Talise, Kinabuhutan, yang mayoritas berpenduduk agama Islam.

Diungkapkan JG, hal itu dilakukan guna memaksimalkan potensi pariwisata yang sedang digaungkan. Bagi dia, potensi pariwisata laut yang ada di Minut sangat kaya. “Laut yang biru nan bersih disertai keindahan pasir putih di pesisir pantai ini harusnya mampu menjadi magnet bagi para wisatawan yang datang,” ungkapnya.

Ditegaskannya, pandemi Covid-19 tak boleh jadi halangan untuk mencari solusi agar sektor pariwisata bisa bangkit dan makin berkembang sehingga bisa meningkatkan potensi PAD di Minut.

“Jujur, saya telah mengunjungi berbagai kawasan wisata laut di dalam dan luar negeri. Saya tegaskan kawasan laut di Minut itu seksi dan menakjubkan untuk di kunjungi,” katanya.

JG menegaskan akan terus memotivasi dan memfasilitas serta mencari terobosan demi membangkitkan Pariwisata di Minut bahkan Sulut. “Kita tidak boleh kalah atau pesimis dengan situasi pandemi ini. Kita harus putar otak dan bekerja keras agar pariwisata di Minut bisa bangkit dan semakin tumbuh,” tandasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/