alexametrics
27.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mental Pejabat Disoroti Bupati Minut Usai Libur Panjang, Begini Temuan JGKWL

MANADOPOST.ID—Revolusi mental sedang benar-benar diseriusi Bupati dan Wakil Bupati Joune Ganda-Kevin W Lotulung (JG-KWL) terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Hal itu nampak dalam apel perdana usai libur panjang lebaran, Senin (17/5) pagi.

Dua top eksekutif Tanah Tonsea itu, bahkan memberikan contoh dengan datang tepat waktu. Pejabat yang tidak hadir dalam apel perdana tersebut pun bakal disanksi. Penegasan itu disampaikan JG di pendopo Kantor Bupati Minut.

“Nanti BKPP nanti akan mencatat daftar pejabat yang tidak hadir akan kita berikan sanksi,” tutur JG.

Bila tidak ada aral melintang, Kamis (20/5) pekan ini, pihaknya bakal menggelar apel revolusi mental yang dihadiri Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD).

Bupati Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin W Lotulung dan jajaran mengikuti ibadah oikumene di pendopo Pemkab Minut, Senin (17/5)


“Selain akan dihadiri Pak Gubernur, juga akan diundang para kepala daerah  di Provinsi Sulawesi Utara. Tentunya ini menjadi perhatian dari kita dalam hal persiapan-persiapan kita terutama kondisi lingkungan dan persiapan kesiapan nanti pada pelaksanaan acara,” ujarnya.

Ditegaskannya, dengan diusulkan Kabupaten Minut sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental ingin memberikan implikasi. “Beberapa waktu lalu saya sudah sampaikan, pada saat apel nanti ada penyampaian penetapan, pengusulan itu, tentunya ini memberikan contoh, melihat dan menunjukkan kepada masyarakat. Begitupun dalam kehidupan di setiap tatanan kehidupan kita baik di kantor maupun kehidupan kita sehari-hari,” kata Bupati.

Dia yakin kemampuan kebersamaan seluruh aparatur Pemkab Minut akan mampu membawa mengaplikasikan Kabupaten Bumi Revolusi Mental. “Beberapa perubahan yang sudah kita lakukan memberikan hasil yang baik, apa yang kita lakukan mendapat apresiasi juga dari masyarakat. Dan apa yang kita kerjakan tentunya masyarakat yang akan menilai dan mendukung,” tutur dia.

JG turut menyinggung penempatan pejabat. Dia mengatakan, pihaknya bakal melakukan Job Fit dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan sekaligus mencegah terjadinya jual beli jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut).

Semua ASN yang mengemban jabatan wajib ikut.  “Jangan coba-coba terhadap jual beli jabatan. Saya dan Pak Wakil Bupati berkomitmen membangun mulai dari lingkungan kita dan kembali ke mental. Kita harus bekerja keras dan kerja cerdas,” tegas JG di sela-sela ibadah oikumene rutin awal pekan di Pendopo yang dipimpin Pdt Alfius Mangode MTh, Senin (17/5). (jen)

MANADOPOST.ID—Revolusi mental sedang benar-benar diseriusi Bupati dan Wakil Bupati Joune Ganda-Kevin W Lotulung (JG-KWL) terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Hal itu nampak dalam apel perdana usai libur panjang lebaran, Senin (17/5) pagi.

Dua top eksekutif Tanah Tonsea itu, bahkan memberikan contoh dengan datang tepat waktu. Pejabat yang tidak hadir dalam apel perdana tersebut pun bakal disanksi. Penegasan itu disampaikan JG di pendopo Kantor Bupati Minut.

“Nanti BKPP nanti akan mencatat daftar pejabat yang tidak hadir akan kita berikan sanksi,” tutur JG.

Bila tidak ada aral melintang, Kamis (20/5) pekan ini, pihaknya bakal menggelar apel revolusi mental yang dihadiri Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD).

Bupati Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin W Lotulung dan jajaran mengikuti ibadah oikumene di pendopo Pemkab Minut, Senin (17/5)


“Selain akan dihadiri Pak Gubernur, juga akan diundang para kepala daerah  di Provinsi Sulawesi Utara. Tentunya ini menjadi perhatian dari kita dalam hal persiapan-persiapan kita terutama kondisi lingkungan dan persiapan kesiapan nanti pada pelaksanaan acara,” ujarnya.

Ditegaskannya, dengan diusulkan Kabupaten Minut sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental ingin memberikan implikasi. “Beberapa waktu lalu saya sudah sampaikan, pada saat apel nanti ada penyampaian penetapan, pengusulan itu, tentunya ini memberikan contoh, melihat dan menunjukkan kepada masyarakat. Begitupun dalam kehidupan di setiap tatanan kehidupan kita baik di kantor maupun kehidupan kita sehari-hari,” kata Bupati.

Dia yakin kemampuan kebersamaan seluruh aparatur Pemkab Minut akan mampu membawa mengaplikasikan Kabupaten Bumi Revolusi Mental. “Beberapa perubahan yang sudah kita lakukan memberikan hasil yang baik, apa yang kita lakukan mendapat apresiasi juga dari masyarakat. Dan apa yang kita kerjakan tentunya masyarakat yang akan menilai dan mendukung,” tutur dia.

JG turut menyinggung penempatan pejabat. Dia mengatakan, pihaknya bakal melakukan Job Fit dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan sekaligus mencegah terjadinya jual beli jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut).

Semua ASN yang mengemban jabatan wajib ikut.  “Jangan coba-coba terhadap jual beli jabatan. Saya dan Pak Wakil Bupati berkomitmen membangun mulai dari lingkungan kita dan kembali ke mental. Kita harus bekerja keras dan kerja cerdas,” tegas JG di sela-sela ibadah oikumene rutin awal pekan di Pendopo yang dipimpin Pdt Alfius Mangode MTh, Senin (17/5). (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/