alexametrics
30.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Keker WNA Nakal, Pengawasan Ditingkatkan, Begini Strategi Pemkab Minut dan KemenkuHAM Sulut

MANADOPOST.ID—Para Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Tanah Tonsea, diawasi ketat.

“Pemkab Minut tidak akan menghambat orang asing apabila memiliki tujuan baik, tapi harus waspada jangan sampai ada masalah dengan kedatangan mereka,” ungkap Bupati Joune Ganda dalam Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Minut dengan tema ‘Penguatan dan Sinergitas Pengawasan Keimigrasian di Masa Tatanan Normal Baru 2021’ di Sutanraja Hotel, Jumat (21/).

Baginya, koordinasi dan evaluasi antar pihak terkait menjadi upaya pengawasan orang asing. “Kita memiliki DSP Likupang. Ini membuka peluang turis mancanegara datang. Ada penanaman modal dan pekerja asing di Minut baik sektor perikanan dan pertambangan,” kata dia.

Dia berharap dapat memberikan solusi yang terbaik apalagi di masa pandemi ini. “Di satu sisi kita membuka orang asing tapi juga harus mewaspadai orang asing agar apa yang kita tidak inginkan itu tidak terjadi. Kita berharap dalam rapat ini juga ada tukar informasi,” ungkapnya.

Wakil Ketua PDI Perjuangan Sulut itu memberikan dukungan penuh kepada Kemenkum-HAM khususnya Imigrasi untuk mengambil langkah tegas. “Kita tidak mau menghambat orang asing apabila mereka memiliki tujuan baik. Tapi kita harus waspada, jangan sampai kita ada masalah dengan kedatangan mereka,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum-HAM Sulut Lumaksono menjelaskan, Imigrasi merupakan aparat untuk pengawasan orang asing.

“Tapi dalam pengawasan orang asing ini bukan hanya tugas Imigrasi saja. Sehingga butuh aparat penegak hukum lainnya untuk kita bersama-sama mengawasi orang asing,” tuturnya.

Khusus di Minut, ada harapan investor datang selain kunjungan turis. “Kita harus mewaspadai kedatangan orang asing, saya harapkan kita saling dapat memberikan informasi agar kita memberikan tindakan bagi yang dapat merugikan Indonesia, khususnya Minahasa Utara,” pintanya. (jen)

MANADOPOST.ID—Para Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Tanah Tonsea, diawasi ketat.

“Pemkab Minut tidak akan menghambat orang asing apabila memiliki tujuan baik, tapi harus waspada jangan sampai ada masalah dengan kedatangan mereka,” ungkap Bupati Joune Ganda dalam Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Minut dengan tema ‘Penguatan dan Sinergitas Pengawasan Keimigrasian di Masa Tatanan Normal Baru 2021’ di Sutanraja Hotel, Jumat (21/).

Baginya, koordinasi dan evaluasi antar pihak terkait menjadi upaya pengawasan orang asing. “Kita memiliki DSP Likupang. Ini membuka peluang turis mancanegara datang. Ada penanaman modal dan pekerja asing di Minut baik sektor perikanan dan pertambangan,” kata dia.

Dia berharap dapat memberikan solusi yang terbaik apalagi di masa pandemi ini. “Di satu sisi kita membuka orang asing tapi juga harus mewaspadai orang asing agar apa yang kita tidak inginkan itu tidak terjadi. Kita berharap dalam rapat ini juga ada tukar informasi,” ungkapnya.

Wakil Ketua PDI Perjuangan Sulut itu memberikan dukungan penuh kepada Kemenkum-HAM khususnya Imigrasi untuk mengambil langkah tegas. “Kita tidak mau menghambat orang asing apabila mereka memiliki tujuan baik. Tapi kita harus waspada, jangan sampai kita ada masalah dengan kedatangan mereka,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum-HAM Sulut Lumaksono menjelaskan, Imigrasi merupakan aparat untuk pengawasan orang asing.

“Tapi dalam pengawasan orang asing ini bukan hanya tugas Imigrasi saja. Sehingga butuh aparat penegak hukum lainnya untuk kita bersama-sama mengawasi orang asing,” tuturnya.

Khusus di Minut, ada harapan investor datang selain kunjungan turis. “Kita harus mewaspadai kedatangan orang asing, saya harapkan kita saling dapat memberikan informasi agar kita memberikan tindakan bagi yang dapat merugikan Indonesia, khususnya Minahasa Utara,” pintanya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/