30C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Ketua KPU Minut Berganti, Pleno Penetapan Pemenang Pilkada Molor

MANADOPOST.ID—Ada yang menarik dalam pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Minut Terpilih Joune Ganda-Kevin William Lotulung (JG-KWL) di Ballroom Sutanraja Hotel, kemarin.

Pelaksanaan kegiatan yang direncanakan dimulai pukul 16.45 WITA, terpaksa molor. Bahkan rombongan JG-KWL bersama partai pengusung lebih dulu tiba dari para komisioner. Mereka pun harus menunggu beberapa jam hingga akhirnya pleno dimulai pukul 17.45 WITA.

Rapat pun dibuka Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU Minut Dikson Lahope. Namun kemudian kembali diskors untuk memberikan kesempatan kepada undangan beragama muslim untuk sholat magrib. Dilanjutkan untuk makan malam. Rapat kembali dimulai beberapa jam setelahnya. Menariknya, usai mengetuk palu sidang pencabutan skors, Lahope kemudian membacakan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Ketua KPU Hendra Lumanauw.

Informasi didapat, KPU memang menunggu SK dari KPU RI sebelum melakukan penetapan. Diketahui, Ketua KPU definitif sebelumnya Stella Runtu diberhentikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dia bersama empat komisioner lain juga turut diberikan teguran keras karena dinilai telah melanggar kode etik.

Lumanauw tak menampik. Dia mengaku lima komisioner sudah sepakat terkait penunjukan dirinya sebagai Ketua KPU. Tetapi pihaknya harus menunggu pengesahan KPU RI melalui SK. Setelah ada itu, dia baru punya kewenangan untuk menandatangani berita acara proses penetapan. Dia pun berterima kasih atas dukungan semua pihak terhadap KPU Minut sebagai penyelenggara Pilkada. “Kami akan menyelesaikan tugas pada tahapan Pilkada kali ini dengan laporan pertanggungjawaban,” ungkapnya.

Sebelumya, sikap ksatria ditunjukkan lima komisioner KPU Minut. Masing-masing Ketua KPU Stella Runtu dan empat anggota Darul Halim, Hendra Samuel Lumanauw, Robby Manopo dan Dikson Lahope, siap menindaklanjuti keputusan DKPP. Diketahui, kelimanya dijatuhi sanksi teguran keras oleh DKPP.

Runtu selaku Ketua KPU Minut dan Halim selaku Koordinator Divisi Teknis dicopot dari jabatannya. Kelimanya dinyatakan telah melanggar kode etik sebagai penyelengara pemilu. Karena dianggap tidak cermat memproses berkas pendukung salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minut.

Runtu menegaskan pihaknya menghormati putusan DKPP dan siap menjalankannya. “Kami sudah terima dan siap menjalankan. Ini mau rapat bahas itu. Segera. Kami taat asas, taat hukum,” tegas dia.

Ditambahkan Darul, pihaknya sudah menjalankan semua tugas dan tanggungjawab sesuai aturan. Biar masyarakat secara partisipatif yang menilai. “Kami sepenuhnya mendedikasikan diri pada proses dan tahapan yang transparan dan berkualitas,” tukasnya. (jen)

Artikel Terbaru