28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Objek Wisata Kembali Dibuka

MANADOPOST.ID—Pembatasan aktivitas masyarakat demi menekan angka penyebaran Covid-19 di Minahasa Utara (Minut), mulai dilonggarkan. Salah satunya, objek wisata yang dibuka kembali.

Hal tersebut dituangkkan lewat surat edaran yang ditandatangani Bupati Minut Joune Ganda (JG) yang berlaku sejak pekan lalu. Selain itu, jam operasional pusat keramaian lainnya, seperti rumah makan dan swalayan diperpanjang hingga pukul 22.00 wita.

Diungkapkan JG, kebijakan itu diambil setelah angka penularan Covid-19 di Sulut, khususnya Minut semakin melandai. Minut telah berada pada zona oranye penyebaran Covid-19.

“Oleh karena adanya penurunan kasus bahkan pada beberapa minggu yang lalu bahkan tidak ada kasus maka setelah melalui analisa dan kajian yang komperhensif maka kami memutuskan membuka kembali tempat wisata 50 persen dan memperpanjang operasional rumah makan sampai jam 10 malam. Hal ini untuk mendorong perekonomian masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19,” terangnya didampingi Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung.

Meski begitu, dia menambahkan semua tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Dikatakannya,  pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sulut agar dapat mempersiapkan rapid test antigen supaya bisa digunakan secara random oleh para wisatawan yang akan datang ke tempat wisata.

“Khusus untuk Pantai Paal di Desa Marinsow dan Pulisan yang sudah siap dengan homestay bantuan kementrian pusat dan harus dimanfaatkan. Kami akan mendorong agar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada di lingkup Pemkab Minut ikut pula memanfaatkan homestay yang ada di sana.

Menurutnya, pembukaan destinasi wisata ini untuk mengantisipasi akhir pekan dan dan hari minggu yang biasanya banyak masyarakat yang akan berdarmawisata.

Akhir pekan lalu, JG dan rombongan bersepeda dengan melalui track yang akan digunakan pada even Dualthon, 3 April mendatang. Start dari Swissbell-Hotel tepat pukul 06.30 Wita, rombongan bersama peserta yang diantaranya para General Manager (GM) sejumlah hotel ternama di Sulut, mampir sejenak untuk rehat disalah satu SPBU di Desa Wasian Kecamatan Likupang Timur.

Sekita pukul 09.00 Wita rombongan melanjutkan perjalanan dengan pengawalan seadanya. Kendati di beberapa tempat rombongan dicegat masyarakat dan pemerintah desa menawarkan makan dan minum, rombongan bupati harus berhenti namun tidak berlama-lama mengingat perjalanan masih jauh. Melalui Desa Marinsow yang dikenal dengan Pantai Paal, Desa Pulisan denganTanjung Pulisan, kemudian Desa Kinunang, dengan Pantai Kinunangnya.

Di Desa Kinunang, JG disambut Hukum Tua Kinunang Nicodemus dan Camat Liktim Debby Wahiu sekaligus melakukan pengecekan homestay. “Rumah ini nanti dapat digunakan para tamu peserta event nanti. Masyarakat jangan lupa mengacungkan hasil-hasil kerajinan tangan, dan bersikaplah ramah kepada siapa saja yang datang nanti,” harap JG. Sesudah itu, rombongan Bupati Minut melanjutkan perjalanan ke Pantai Kinunang, dengan jarak sekira 1 km dari desa, sembari beristirahat sambil membahas yang bakal digelar 3 April mendatang bersama Kepala Dinas Pariwisata Audy Sambul, Camat Likupang Timur dan Hukum Tua Kinunang.

Pukul 11.00 wita, rombongan bupati terpaksa harus menghentikan kegiatan bersepeda karena selain matahari bersinar panas terik, jalan ke Desa Marinsow sangat menanjak untuk dilalui, dan rombongan pun melanjutkan perjalanan dengan beberapa mobil yang sudah tersedia. Tampak Ketua TP PKK Rizya Ganda-Davega ikut mendampingi. (jen)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru