33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

5 Kasus Selesai via Restorative Justice, Ini Capaian Kejari Minut di Hari Adhyaksa

MANADOPOST.ID—Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 jadi momentum Kejaksaaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) membeber sejumlah capaian selang awal semester I tahun 2022. Diungkapkan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Yohanes Priyadi, selama 2022 pihaknya berhasil menyelamatkan kerugian negara hingga Rp1 miliar lebih.

 

Nilai tersebut berpotensi bertambah signifikan hingga berakhirnya tahun 2022. Dibeberkan Priyadi, berbagai kasus diatensi ditangani pihaknya selang tahun ini. Di bidang pidana umum, pihaknya segera membawa kasus senjata api rakitan dari Filipina ke meja hijau. Kasus tersebut sudah tersebut ditangani Polres Minut dan sudah P21. “Ada empat tersangka. Semua kita akan bawa ke pengadilan,” tegasnya.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selain itu, di bidang pidana khusus (Pidsus) ada kasus satu kasus yang masuk tahap penyidikan. Yakni dugaan korupsi SPj fiktif di Dinas Pangan Minut. “Kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP untuk kemudian bisa menetapkan tersangka,” ungkapnya.

 

Meskipun para tersangka juga terjerat kasus yang lain, pihaknya juga tetap mengejar aset mereka. Karena perhitungan pihaknya total kerugian negara berpotensi mencapai Rp1,3 miliar. “Nanti kita kejar asetnya. Ada beberapa tanah yang berpotensi kami sita,” tutur Priyadi.

 

Ada dua kasus juga yang sedang dalam penuntutan. Pertama kasus dugaan korupsi Dana Covid-19 TA 2020. “Ini masuk sidang kedua. Ada beberapa saksi baru yang kami periksa,” jelasnya. Kasus lainnya adalah dugaan korupsi Dandes Maumbi. “Sekarang sedang disidang,” ujarnya.

 

Yang paling menarik, Kejari Minut juga berhasil melakukan restorative justice terhadap lima kasus pidana. “Tapi semua kita lakukan sesuai persyaratan. Prosesnya juga dengan berbagai pertimbangan sesuai aturan,” jamin dia.

 

Secara umum, HUT Kejaksaan RI tahun ini mengusung tema nasional “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. Hal ini disampaikan Kajari Minut Johanis Priyadi pada upacara Hari Adhyaksa yang digelar Jumat di halaman kantor Kejari Minut.

 

Pihaknya memberi atensi terhadap tujuh perintah harian Jaksa Agung untuk diejahwantakan segenap jajaran Adhyaksa Minut.

 

“Tujuh perintah harian ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Tujuh perintah ini penting untuk dipahami agar tidak salah dalam melakukan tugas,” jelasnya.

 

Menurut Priyadi, dalam kurun waktu sampai Juni 2022, dibanding dengan semester I tahun 2021 melalui kerja keras Kejaksaan di seluruh Indonesia, telah memberi citra positif dalam penanganan perkara di masing-masing bidang.

 

Bidang Pembinaan, Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak(PNBP) telah melampaui target sebesar Rp753 miliar meningkat sebesar Rp453 miliar.

 

Bidang Intelejen, melakukan pengamanan pembangunan strategis terhadap 335 kegiatan dengan pagu anggaran Rp68,9 triliun, meningkat sebanyak 291 kegiatan. Mengawal kegiatan investasi dengan nilai 28 triliun, meningkat Rp4,3 triliun. Sedangkan untuk capaian tangkap buronan, berhasil menangkap sebanyak 113 buronan, meningkat sebanyak 96 orang.

 

Bidang Tindak Pidana Umum, pelaksanaan sidang online 530.433 kali persidangan meningkat sebanyak 191.343 persidangan. Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif sebanyak 848 perkara, meningkat sebanyak 802 perkara. Membentuk Rumah Restorasi Justice sebanyak 810 rumah termasuk di Minut, Minsel, Bitung dan Talaud. Mendirikan Balai Rehabilitasi NAPZA sebanyak 48 balai.

 

Bidang Tindak Pidana Khusus, sejak Juli 2021 menangani 28 perkara TPPU, melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara sebesar Rp7,3 triliun. Serta menyidik dan melimpahkan perkara dugaan pelanggaran HAM berat di Kabupaten Piniai ke Pengadilan Negeri Makassar.

 

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, sejak Juli 2021 melakukan penyelamatan uang negara sebesar Rp547 miliar dan Pemulihan keuangan negara sebesar Rp5.6 triliun.

 

Bidang Pidana Militer, melaksanakan fungsi koordinasi sebanyak 153 kegiatan, meningkat sebanyak 146 kegiatan dari semester I 2021. Sementara untuk fungsi penanganan perkara pidana koneksitas sebanyak 4 kegiatan, meningkat sebanyak 3 kegiatan.

 

Bidang Pengawasan, sejak Juli 2021 melakukan penjatuhan hukuman disiplin terhadap 171 orang, 47 orang pegawai tata usaha dan 124 orang jaksa. Mengembangkan sistem e-Prowas untuk mempermudah proses pengelolaan atas penyelesaian setiap aduan yang masuk.

 

Bidang Pendidikan dan Pelatihan, sejak Juli 2021 sampai Juni 2022 telah melaksanakan Diklat Teknis Fungsional serta Diklat Manajemen dan Kepemimpinan dengan peserta 10.374 orang.

 

“Capaian tersebut di dalamnya Kejari Minut juga menyumbang angka dalam grafik peningkatan,” terang Priyadi.

 

Dalam rangkaian memperingati Hari Adhyaksa kali ini Kejari Minut juga telah melakukan sejumlah kegiatan.

 

“Dalam memperingati Hari Adhyaksa, Kejari Minut menggelar sejumlah kegiatan diantaranya penandatanganan MoU kerjasama dengan Pemkab Minut terkait sejumlah kegiatan penegakan hukum, lomba olahraga antar bidang dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan,” tutup Kasi Intel Juan Palempung yang mendampingi Kajari Minut. Upacara peringatan hari Adhyaksa ini diikuti oleh seluruh jajaran Kejari Minut. (jen)

 

MANADOPOST.ID—Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 jadi momentum Kejaksaaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) membeber sejumlah capaian selang awal semester I tahun 2022. Diungkapkan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Yohanes Priyadi, selama 2022 pihaknya berhasil menyelamatkan kerugian negara hingga Rp1 miliar lebih.

 

Nilai tersebut berpotensi bertambah signifikan hingga berakhirnya tahun 2022. Dibeberkan Priyadi, berbagai kasus diatensi ditangani pihaknya selang tahun ini. Di bidang pidana umum, pihaknya segera membawa kasus senjata api rakitan dari Filipina ke meja hijau. Kasus tersebut sudah tersebut ditangani Polres Minut dan sudah P21. “Ada empat tersangka. Semua kita akan bawa ke pengadilan,” tegasnya.

 

Selain itu, di bidang pidana khusus (Pidsus) ada kasus satu kasus yang masuk tahap penyidikan. Yakni dugaan korupsi SPj fiktif di Dinas Pangan Minut. “Kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP untuk kemudian bisa menetapkan tersangka,” ungkapnya.

 

Meskipun para tersangka juga terjerat kasus yang lain, pihaknya juga tetap mengejar aset mereka. Karena perhitungan pihaknya total kerugian negara berpotensi mencapai Rp1,3 miliar. “Nanti kita kejar asetnya. Ada beberapa tanah yang berpotensi kami sita,” tutur Priyadi.

 

Ada dua kasus juga yang sedang dalam penuntutan. Pertama kasus dugaan korupsi Dana Covid-19 TA 2020. “Ini masuk sidang kedua. Ada beberapa saksi baru yang kami periksa,” jelasnya. Kasus lainnya adalah dugaan korupsi Dandes Maumbi. “Sekarang sedang disidang,” ujarnya.

 

Yang paling menarik, Kejari Minut juga berhasil melakukan restorative justice terhadap lima kasus pidana. “Tapi semua kita lakukan sesuai persyaratan. Prosesnya juga dengan berbagai pertimbangan sesuai aturan,” jamin dia.

 

Secara umum, HUT Kejaksaan RI tahun ini mengusung tema nasional “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. Hal ini disampaikan Kajari Minut Johanis Priyadi pada upacara Hari Adhyaksa yang digelar Jumat di halaman kantor Kejari Minut.

 

Pihaknya memberi atensi terhadap tujuh perintah harian Jaksa Agung untuk diejahwantakan segenap jajaran Adhyaksa Minut.

 

“Tujuh perintah harian ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Tujuh perintah ini penting untuk dipahami agar tidak salah dalam melakukan tugas,” jelasnya.

 

Menurut Priyadi, dalam kurun waktu sampai Juni 2022, dibanding dengan semester I tahun 2021 melalui kerja keras Kejaksaan di seluruh Indonesia, telah memberi citra positif dalam penanganan perkara di masing-masing bidang.

 

Bidang Pembinaan, Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak(PNBP) telah melampaui target sebesar Rp753 miliar meningkat sebesar Rp453 miliar.

 

Bidang Intelejen, melakukan pengamanan pembangunan strategis terhadap 335 kegiatan dengan pagu anggaran Rp68,9 triliun, meningkat sebanyak 291 kegiatan. Mengawal kegiatan investasi dengan nilai 28 triliun, meningkat Rp4,3 triliun. Sedangkan untuk capaian tangkap buronan, berhasil menangkap sebanyak 113 buronan, meningkat sebanyak 96 orang.

 

Bidang Tindak Pidana Umum, pelaksanaan sidang online 530.433 kali persidangan meningkat sebanyak 191.343 persidangan. Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif sebanyak 848 perkara, meningkat sebanyak 802 perkara. Membentuk Rumah Restorasi Justice sebanyak 810 rumah termasuk di Minut, Minsel, Bitung dan Talaud. Mendirikan Balai Rehabilitasi NAPZA sebanyak 48 balai.

 

Bidang Tindak Pidana Khusus, sejak Juli 2021 menangani 28 perkara TPPU, melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara sebesar Rp7,3 triliun. Serta menyidik dan melimpahkan perkara dugaan pelanggaran HAM berat di Kabupaten Piniai ke Pengadilan Negeri Makassar.

 

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, sejak Juli 2021 melakukan penyelamatan uang negara sebesar Rp547 miliar dan Pemulihan keuangan negara sebesar Rp5.6 triliun.

 

Bidang Pidana Militer, melaksanakan fungsi koordinasi sebanyak 153 kegiatan, meningkat sebanyak 146 kegiatan dari semester I 2021. Sementara untuk fungsi penanganan perkara pidana koneksitas sebanyak 4 kegiatan, meningkat sebanyak 3 kegiatan.

 

Bidang Pengawasan, sejak Juli 2021 melakukan penjatuhan hukuman disiplin terhadap 171 orang, 47 orang pegawai tata usaha dan 124 orang jaksa. Mengembangkan sistem e-Prowas untuk mempermudah proses pengelolaan atas penyelesaian setiap aduan yang masuk.

 

Bidang Pendidikan dan Pelatihan, sejak Juli 2021 sampai Juni 2022 telah melaksanakan Diklat Teknis Fungsional serta Diklat Manajemen dan Kepemimpinan dengan peserta 10.374 orang.

 

“Capaian tersebut di dalamnya Kejari Minut juga menyumbang angka dalam grafik peningkatan,” terang Priyadi.

 

Dalam rangkaian memperingati Hari Adhyaksa kali ini Kejari Minut juga telah melakukan sejumlah kegiatan.

 

“Dalam memperingati Hari Adhyaksa, Kejari Minut menggelar sejumlah kegiatan diantaranya penandatanganan MoU kerjasama dengan Pemkab Minut terkait sejumlah kegiatan penegakan hukum, lomba olahraga antar bidang dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan,” tutup Kasi Intel Juan Palempung yang mendampingi Kajari Minut. Upacara peringatan hari Adhyaksa ini diikuti oleh seluruh jajaran Kejari Minut. (jen)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/