alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

3200 Dosis Sinovac Mendarat di Minut

MANADOPOST.ID—Vaksin Covid-19 Sinovac ‘mendarat’ di Tanah Tonsea. Pelaksanaan vaksinasi bergilir di Minahasa Utara (Minut) pun diagendakan paling lambat, 1 Februari mendatang. Sebelumnya pendistribusian vaksin sempat beberapa kali tertunda.

Vaksin didisitribusikan Satgas Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), kemarin pagi. Petugas kepolisian melakukan pengamanan secara ketat. Kepala Dinas Kesehatan Minut dr Alain Beyah mengatakan, total ada 3.200 dosis yang diterima pihaknya.

Jumlah ini dibulatkan dari total 3.136 dosis yang diusulkan. “Vaksin sekarang kita simpan di gudang penyimpanan. Rencananya sebelum Februari atau paling lambat 1 Februari kita akan mulai vaksinasi. Harusnya bisa besok atau lusa, tapi ada beberapa pertimbangan tertentu,” terangnya.

Nantinya, proses vaksinasi perdana di Minut, akan dilakukan secara simbolis kepada Forkopimda. Kegiatannya digelar di RSUD Walanda Maramis, tempat vaksin saat ini disimpan. Vaksinasi nantinya secara berjenjang akan dilakukan hingga April mendatang.

“Setelah diawali secara simbolis oleh Forkopimda. Selanjutnya akan kita suntikkan kepada semua petugas kesehatan. Tapi secara bergantian. Agar bila ada efek samping, bisa diantisipasi. Pelayanan kesehatan tidak lumpuh, tetap jalan,” jelasnya.

Proses screening telah dilakukan sejak pekan lalu. Sehingga ketika vaksinasi dilakukan, pemeriksaan tinggal menyasar antibodi dan tensi darah penerima vaksin saja.

“Kalau ternyata ditemukan kendala bagi mereka yang memenuhi syarat, artinya ditunda,” ungkap dia.

Ketua DPRD Denny Lolong mengatakan siap mendukung program vaksinasi di Minut. “Kami pada tugas pengawasan dan kemudian memberikan masukan-masukan konkret untuk mendukung program pemerintah pusat ini. Kalau harus jadi yang pertama divaksin, kami siap,” tukasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Vaksin Covid-19 Sinovac ‘mendarat’ di Tanah Tonsea. Pelaksanaan vaksinasi bergilir di Minahasa Utara (Minut) pun diagendakan paling lambat, 1 Februari mendatang. Sebelumnya pendistribusian vaksin sempat beberapa kali tertunda.

Vaksin didisitribusikan Satgas Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), kemarin pagi. Petugas kepolisian melakukan pengamanan secara ketat. Kepala Dinas Kesehatan Minut dr Alain Beyah mengatakan, total ada 3.200 dosis yang diterima pihaknya.

Jumlah ini dibulatkan dari total 3.136 dosis yang diusulkan. “Vaksin sekarang kita simpan di gudang penyimpanan. Rencananya sebelum Februari atau paling lambat 1 Februari kita akan mulai vaksinasi. Harusnya bisa besok atau lusa, tapi ada beberapa pertimbangan tertentu,” terangnya.

Nantinya, proses vaksinasi perdana di Minut, akan dilakukan secara simbolis kepada Forkopimda. Kegiatannya digelar di RSUD Walanda Maramis, tempat vaksin saat ini disimpan. Vaksinasi nantinya secara berjenjang akan dilakukan hingga April mendatang.

“Setelah diawali secara simbolis oleh Forkopimda. Selanjutnya akan kita suntikkan kepada semua petugas kesehatan. Tapi secara bergantian. Agar bila ada efek samping, bisa diantisipasi. Pelayanan kesehatan tidak lumpuh, tetap jalan,” jelasnya.

Proses screening telah dilakukan sejak pekan lalu. Sehingga ketika vaksinasi dilakukan, pemeriksaan tinggal menyasar antibodi dan tensi darah penerima vaksin saja.

“Kalau ternyata ditemukan kendala bagi mereka yang memenuhi syarat, artinya ditunda,” ungkap dia.

Ketua DPRD Denny Lolong mengatakan siap mendukung program vaksinasi di Minut. “Kami pada tugas pengawasan dan kemudian memberikan masukan-masukan konkret untuk mendukung program pemerintah pusat ini. Kalau harus jadi yang pertama divaksin, kami siap,” tukasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/