alexametrics
27.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Grace Karundeng Pulang Rumah, Begini Kata Keluarga soal Penyebab Kematian 

MANADOPOST.ID—Jenazah Almarhum (Alm) Grace Karundeng, mahasiswi asal Sulawesi Utara (Sulut) yang meninggal secara misterius di seputaran apartemen tempat tinggalnya di Richmond Hill, Ontario, Toronto, Kanada, Jumat (7/1/2022), waktu setempat, akhirnya tiba di rumah duka, Jumat (28/1/2022), sekira pukul 10.30 Wita.

Rumah duka Keluarga Karundeng-Sanchez yang terletak di Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara (Minut), banjir air mata. Tangisan terdengar kencang dari luar rumah. Kesedihan mendalam keluarga ikut dirasa para kerabat.

Satu per satu pelayat mulai datang. Terlihat lima ibu-ibu berkerudung juga ikut menyampaikan dukacita. Mereka memeluk Ibunda Grace, Tessie Sanchez. Air mata kembali mengalir.

Grace sendiri tampak cantik dari dalam peti putih. Wajahnya sekilas nampak menyimpan senyum manis. Sebagian foto-fotonya semasa hidup dipajang di samping peti jenazah.

Ibunda Grace, Tessie Sanchez menutup rapat informasi kepergian sang putri. Saat dimintai keterangan, ia enggan banyak memberikan komentar.

“Biarlah kami keluarga yang memendamnya (penyebab kematian, red). Kami sudah mulai bisa menerima kenyataan ini. Kami tidak ingin makin berduka,” tuturnya.

Informasi didapat, Grace akan dimakamkan, Selasa (1/2), pekan depan. (jen)

MANADOPOST.ID—Jenazah Almarhum (Alm) Grace Karundeng, mahasiswi asal Sulawesi Utara (Sulut) yang meninggal secara misterius di seputaran apartemen tempat tinggalnya di Richmond Hill, Ontario, Toronto, Kanada, Jumat (7/1/2022), waktu setempat, akhirnya tiba di rumah duka, Jumat (28/1/2022), sekira pukul 10.30 Wita.

Rumah duka Keluarga Karundeng-Sanchez yang terletak di Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara (Minut), banjir air mata. Tangisan terdengar kencang dari luar rumah. Kesedihan mendalam keluarga ikut dirasa para kerabat.

Satu per satu pelayat mulai datang. Terlihat lima ibu-ibu berkerudung juga ikut menyampaikan dukacita. Mereka memeluk Ibunda Grace, Tessie Sanchez. Air mata kembali mengalir.

Grace sendiri tampak cantik dari dalam peti putih. Wajahnya sekilas nampak menyimpan senyum manis. Sebagian foto-fotonya semasa hidup dipajang di samping peti jenazah.

Ibunda Grace, Tessie Sanchez menutup rapat informasi kepergian sang putri. Saat dimintai keterangan, ia enggan banyak memberikan komentar.

“Biarlah kami keluarga yang memendamnya (penyebab kematian, red). Kami sudah mulai bisa menerima kenyataan ini. Kami tidak ingin makin berduka,” tuturnya.

Informasi didapat, Grace akan dimakamkan, Selasa (1/2), pekan depan. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/