30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Pendaftaran Seleksi Kans Dibuka Lagi, Pansel Diminta Lakukan Uji Publik

MANADOPOST.ID—Proses seleksi calon pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Minahasa Utara (Minut) masuk tahap verifikasi berkas para pelamar. Sebelumnya, pendaftaran sudah ditutup, Selasa (26/10).

Dari informasi semula ada 27 pendaftar, ternyata bertambah menjadi 30 orang. Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Direksi serta Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Minut dan PUD Klabat Lucky Longdong mengatakan ada pelamar yang mengirim berkas melalui jalur lain. Di antaranya dikirim melalui PT Pos Indonesia.

Diungkapkannya, jumlah pendaftar sudah mencukupi untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun, dia mengisyaratkan peluang dibuka kembalinya pendaftaran. Pasalnya, terindikasi sejumah pelamar tidak memenuhi persyaratan. “Sementara kami Pansel wajib menyodorkan tiga nama kepada Pak Bupati Joune Ganda di masing-masing pos. Totalnya 27 orang,” ungkapnya.

Jumlah saat ini sebenarnya sudah cukup. Tapi ada peluang yang gugur melebihi batas yang wajib diusulkan. Staf Khusus Bupati Minut itu merinci, untuk kursi direktur dan dewan pengawas PDAM, masing-masing satu orang akan dipilih dan dilantik Bupati dari tiga nama yang disodorkan Pansel sesuai hasil seleksi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Jadi kita harus mengusulkan tiga nama calon direktur dan tiga nama calon dewas yang lolos seleksi untuk dipilih dan dilantik Pak Bupati. Itu artinya, pendaftar di masing-masing pos harus lebih atau minimal tiga orang,” terang mantan birokrat Kemendagri itu.

Sementara untuk PUD Klabat, ada empat kursi direksi dan tiga dewas. Jadi pihaknya wajib menyodorkan 12 nama calon direksi dan sembilan calon dewas. “PUD Klabat dan PDAM Minut sama. Masing-masing usulan kami ke Pak Bupati dikalikan tiga. Nanti beliau pilih satu yang mana yang akan dilantik,” ungkap Longdong.

Sejauh ini, pihaknya mengindikasikan jumlah pendaftar yang tak lolos seleksi berkas cukup banyak. Mayoritas tak memenuhi syarat pada batasan usia dan pendidikan minimal. Sehingga berpotensi tidak mencukupi batas kuota jumlah calon yang akan diusulkan. “Yang kami lihat sementara, baru pendaftar direksi PDAM yang sudah cukup memenuhi syarat. Sedangkan dewas PDAM dan direksi serta dewas PUD Klabat belum. Karena banyak yang sepertinya tidak lolos,” bebernya.

Hanya saja, dia belum bisa memastikan. Sebab, proses verifikasi sedang berlangsung. “Tetapi kami tidak mau mendahului dulu. Kami masih melakukan verifikasi, besok (hari ini, red) diumumkan,” tuturnya. Bila nanti memang tak mencukupi batas pelamar lolos berkas, pihaknya akan kembali membuka pendaftaran selama tiga hari. Kalau sudah begitu, tahapan seleksi dipastikan akan memakan waktu lebih lama. “Konsekuensinya akan lebih lama beberapa hari proses seleksinya. Yang belum sempat terdaftar bisa daftar lagi. Keputusannya besok (hari ini, red). Tunggu saja,” terang dia.

Berdasarkan penelusuran Manado Post, ada 11 pendaftar calon direksi PDAM Minut. Sementara dewas lima orang. Totalnya 16 orang. Sedangkan pendaftar calon pengurus PUD Klabat berjumlah 13 orang. Calon direksi sembilan orang, sedangkandewas empat orang. Diketahui berdasarkan tahapan seleksi yang dipublikasikan Pansel, pengumuman kelulusan berkas akan dilaksanakan 29 Oktober nanti. Sedangkan UKK serta Fit and Proper Test dilaksanakan 1-2 November. Sementara pengumuman hasil 5 November mendatang dan wawancara akhir 8 November.

Sebelumnya, Longdong menyebut tidak ada persyaratan khusus yang dimasukkan. Semua mengacu pada Permendagri 37/2018 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas Atau Anggota Komisaris Dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah. “Kita hanya lakukan penyesuaian aturan yang sudah ada,” terang dia. Pihaknya punya target tuntaskan tugas hingga akhir November. “Itu yang kita upayakan karena memang di SK Pansel tidak disebutkan berapa lama kami bertugas. Yang pasti kalau diperkirakan bisa sampai akhir November sudah ada nama yang kami usulkan ke Bupati,” tuturnya.

Will Luntungan

Sementara itu, aktivis sosial pemerintahan Minut William Luntungan meminta Pansel transparan dengan melakukan uji publik terhadap para calon yang lolos seleksi berkas. Agar masyarakat bisa melapor bilamana ada berkas yang dimasukkan tidak sesuai persyaratan. Bahkan bisa ikut  memberikan informasi terkait latar belakang dan track record pelamar. “Ini akan lebih memudahkan Pak Bupati. Jangan nanti sudah dilantik baru ada pro kontra nantinya. Caleg saja diumumkan KPU melalui DCS baru DCT. Masa seleksi BUMD tidak,” tukasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Proses seleksi calon pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Minahasa Utara (Minut) masuk tahap verifikasi berkas para pelamar. Sebelumnya, pendaftaran sudah ditutup, Selasa (26/10).

Dari informasi semula ada 27 pendaftar, ternyata bertambah menjadi 30 orang. Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Direksi serta Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Minut dan PUD Klabat Lucky Longdong mengatakan ada pelamar yang mengirim berkas melalui jalur lain. Di antaranya dikirim melalui PT Pos Indonesia.

Diungkapkannya, jumlah pendaftar sudah mencukupi untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun, dia mengisyaratkan peluang dibuka kembalinya pendaftaran. Pasalnya, terindikasi sejumah pelamar tidak memenuhi persyaratan. “Sementara kami Pansel wajib menyodorkan tiga nama kepada Pak Bupati Joune Ganda di masing-masing pos. Totalnya 27 orang,” ungkapnya.

Jumlah saat ini sebenarnya sudah cukup. Tapi ada peluang yang gugur melebihi batas yang wajib diusulkan. Staf Khusus Bupati Minut itu merinci, untuk kursi direktur dan dewan pengawas PDAM, masing-masing satu orang akan dipilih dan dilantik Bupati dari tiga nama yang disodorkan Pansel sesuai hasil seleksi.

“Jadi kita harus mengusulkan tiga nama calon direktur dan tiga nama calon dewas yang lolos seleksi untuk dipilih dan dilantik Pak Bupati. Itu artinya, pendaftar di masing-masing pos harus lebih atau minimal tiga orang,” terang mantan birokrat Kemendagri itu.

Sementara untuk PUD Klabat, ada empat kursi direksi dan tiga dewas. Jadi pihaknya wajib menyodorkan 12 nama calon direksi dan sembilan calon dewas. “PUD Klabat dan PDAM Minut sama. Masing-masing usulan kami ke Pak Bupati dikalikan tiga. Nanti beliau pilih satu yang mana yang akan dilantik,” ungkap Longdong.

Sejauh ini, pihaknya mengindikasikan jumlah pendaftar yang tak lolos seleksi berkas cukup banyak. Mayoritas tak memenuhi syarat pada batasan usia dan pendidikan minimal. Sehingga berpotensi tidak mencukupi batas kuota jumlah calon yang akan diusulkan. “Yang kami lihat sementara, baru pendaftar direksi PDAM yang sudah cukup memenuhi syarat. Sedangkan dewas PDAM dan direksi serta dewas PUD Klabat belum. Karena banyak yang sepertinya tidak lolos,” bebernya.

Hanya saja, dia belum bisa memastikan. Sebab, proses verifikasi sedang berlangsung. “Tetapi kami tidak mau mendahului dulu. Kami masih melakukan verifikasi, besok (hari ini, red) diumumkan,” tuturnya. Bila nanti memang tak mencukupi batas pelamar lolos berkas, pihaknya akan kembali membuka pendaftaran selama tiga hari. Kalau sudah begitu, tahapan seleksi dipastikan akan memakan waktu lebih lama. “Konsekuensinya akan lebih lama beberapa hari proses seleksinya. Yang belum sempat terdaftar bisa daftar lagi. Keputusannya besok (hari ini, red). Tunggu saja,” terang dia.

Berdasarkan penelusuran Manado Post, ada 11 pendaftar calon direksi PDAM Minut. Sementara dewas lima orang. Totalnya 16 orang. Sedangkan pendaftar calon pengurus PUD Klabat berjumlah 13 orang. Calon direksi sembilan orang, sedangkandewas empat orang. Diketahui berdasarkan tahapan seleksi yang dipublikasikan Pansel, pengumuman kelulusan berkas akan dilaksanakan 29 Oktober nanti. Sedangkan UKK serta Fit and Proper Test dilaksanakan 1-2 November. Sementara pengumuman hasil 5 November mendatang dan wawancara akhir 8 November.

Sebelumnya, Longdong menyebut tidak ada persyaratan khusus yang dimasukkan. Semua mengacu pada Permendagri 37/2018 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas Atau Anggota Komisaris Dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah. “Kita hanya lakukan penyesuaian aturan yang sudah ada,” terang dia. Pihaknya punya target tuntaskan tugas hingga akhir November. “Itu yang kita upayakan karena memang di SK Pansel tidak disebutkan berapa lama kami bertugas. Yang pasti kalau diperkirakan bisa sampai akhir November sudah ada nama yang kami usulkan ke Bupati,” tuturnya.

Will Luntungan

Sementara itu, aktivis sosial pemerintahan Minut William Luntungan meminta Pansel transparan dengan melakukan uji publik terhadap para calon yang lolos seleksi berkas. Agar masyarakat bisa melapor bilamana ada berkas yang dimasukkan tidak sesuai persyaratan. Bahkan bisa ikut  memberikan informasi terkait latar belakang dan track record pelamar. “Ini akan lebih memudahkan Pak Bupati. Jangan nanti sudah dilantik baru ada pro kontra nantinya. Caleg saja diumumkan KPU melalui DCS baru DCT. Masa seleksi BUMD tidak,” tukasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/