26.6 C
Manado
Jumat, 30 Oktober 2020

Tolak Lahan Pekuburan Jenazah Covid -19, Warga Blokir Jalan Masuk Lokasi

MANADOPOST.ID–Warga Kecamatan Wori khususnya di dekat lokasi akan dijadikan lahan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi Covid – 19 di Wori, gelar aksi demo dan penutupan jalan menuju lahan tersebut, Selasa (28/4) kemarin.

Kemarahan warga meluap saat datangnya Asisten I Edison Humiang bersama rombongan untuk melakukan sosialisasi terhadap lahan pemakaman tersebut. Tak tanggung-tanggung, ratusan warga turun ke jalan dan memblokir jalan masuk menuju lahan tersebut.

Bahkan warga dengan keras mengatakan menolak rencana Pemprov Sulut tersebut. Dikatakan Arie Ngangi, Lasut Caroles, Grace mewakili sebagian besar masyarakat Wori, mereka menolak pekuburan jenazah pasien Covid-19 karena sudah ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di desa ini.

Lanjutnya, tempat pemakaman bedekatan dengan sumber mata air masyarakat, pemprov harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat tentang pembebasan lahan karena sentifikat yang dijanjikan belum ada sampai sekarang, jangan jadikan Wori sebagai tempat pembuangan.

“Apalagi lahan pekuburan yang disediakan berdekatan dengan pemukiman penduduk,” ujarnya. Ditambahkan warga lainnya, mereka dengan tegasmengatakan menolak lahan pekuburan jenazah Covid -19.

“Kalau memang jenazah Covid – 19 dimakamkan sesuai prosedur, apa salahnya dikubur di pemakaman umum di masing-masing desa. Kan jenazah sudah dibungkus sesuai prosedur. Apa bedanya kubur di pemakaman umum dengan lahan yang disediakan di Wori, karena berdekatan dengan rumah masyarakat,” ujar mereka.

Bahkan yang paling menyakitan bagi warga, setelah ada pemakanan di Wori, yang sangat ditakutkan adalah masyarakat Wori akan sulit diterima masyarakat lain.

“Saat mencari kerja bahkan bisa saja bertamu di daerah lain tidak diterima karena banyak virus. Dan nantinya kami akan terkenal dengan sebutan Covid – 19,” keluh mereka.

Terpisah, Anggota DPRD Minut Dapil Wori, Daniel Matthew Rumumpe dan Joule Longdong saat mendampingi masyarakat Wori, memperjuangkan aspirasi mereka.

“Sebaiknya Pemprov Sulut cari solusi di tempat lain. Karena ini memang berdekatan langsung dengan rumah penduduk,” ujar keduanya kompak.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang mengaku akan menyampaikan usul, pendapat dan pemikiran atas penolakan warga Wori terhadap lahan pekuburan dan Ia yakin akan didengar Gubernur Olly Dondokambey.

“Kalaupun ada kebijakan lagi akan dibuat lahan pekuburan Covid – 19 di sini, kami orang pertama yang akan menolak itu,” kuncinya.(ria)

-

Artikel Terbaru

Limpahkan Kasus ASN `Nakal` ke KASN

MANADOPOST.ID---Kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN Kotamobagu berinisial SA, segera dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bocah 7 Tahun Asal Mitra Ditetapkan Kasus Suspek

MANADOPOST.ID—Bocah laki-laki 7 Tahun asal Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) ditetapkan kasus suspek terbaru, berdasarkan data Satgas Covid-19 Mitra, Kamis (29/10) kemarin.

Polres Minsel Ciduk Lima Tersangka Togel

MANADOPOST.ID—Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan (Minsel), mengamankan lima tersangka kasus judi togel yang beroperasi di Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel.

Pantai Malalayang Jadi TPS Sementara

MANADOPOST.ID---Kelurahan Malalayang Satu dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Pantauan Manado Post, sampah dari semua kelurahan di Kecamatan Malalayang di buang

Terangi Empat Desa di Morowali Utara, PLN Ukir Sejarah di 75 Tahun Indonesia Merdeka

MANADOPOST.ID – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah kembali berhasil melistriki desa