24.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Urus Adminduk di Minut Wajib Divaksin Dulu, Begini Penjelasan Kadisdukcapil

 

MANADOPOST.ID—Warga Minahasa Utara (Minut) yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan wajib membawa surat keterangan sudah divaksin Covid-19. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minut, Rabu (30/6).

Menurut Kadisdukcapil Minut Dudi Fatah, kebijakan tersebut dilakukan sesuai instruksi Bupati Joune Ganda setelah rapat bersama jajaran kepala OPD, beberapa waktu lalu. Sebelum diberlakukan, diakuinya kebijakan tersebut sudah disampaikan kepada jajaran staf dan masyarakat di kantor Disdukcapil Minut.

Lanjutnya, kebijakan itu diambil karena melihat masih rendahnya antusiasme warga Minut untuk divaksin. “Dengan ini, masyarakat mau tidak mau harus divaksin demi keselamatan bersama. Seperti yang kita tahu dengan divaksin, resiko penularan virus akan lebih kecil. Kalaupun tertular, dampaknya akan lebih ringan,” ungkapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Namun begitu, pengecualian diberikan kepada mereka yang belum divaksin karena alasan tertentu. Di antaranya memiliki penyakit komorbid yang membahayakan diri bila divaksin.

“Tapi harus ada surat keterangan dari puskesmas. Selain itu, mereka yang tidak bisa datang langsung ke kantor untuk mengurus dokumen adminduk juga dapat memberikan surat kuasa kepada yang diwakilkan. Tapi itu juga dibatasi pada dokumen-dokumen yang pengurusannya memang bisa diwakilkan,” jelas dia.

Fatah menyebut, kebijakan serupa sudah lebih dulu diberlakukan di Kota Manado dan Bitung. Sehingga pihaknya belajar dari berbagai kekurangan dan kelebihan pada kebijakan serupa di dua daerah tersebut. Diungkapkannya sejak mulai diberlakukan, penerapan prokes berjalan lebih disiplin. “Tadi warga yang datang lebih sedikit. Ada yang belum tahu, kami sampaikan baik-baik. Sementra yang sudah tahu dan coba-coba tetap datang, kami minta agar kembali pulang nanti kembali saat sudah divaksin,” tukasnya. (jen)

 

MANADOPOST.ID—Warga Minahasa Utara (Minut) yang akan mengurus dokumen administrasi kependudukan wajib membawa surat keterangan sudah divaksin Covid-19. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minut, Rabu (30/6).

Menurut Kadisdukcapil Minut Dudi Fatah, kebijakan tersebut dilakukan sesuai instruksi Bupati Joune Ganda setelah rapat bersama jajaran kepala OPD, beberapa waktu lalu. Sebelum diberlakukan, diakuinya kebijakan tersebut sudah disampaikan kepada jajaran staf dan masyarakat di kantor Disdukcapil Minut.

Lanjutnya, kebijakan itu diambil karena melihat masih rendahnya antusiasme warga Minut untuk divaksin. “Dengan ini, masyarakat mau tidak mau harus divaksin demi keselamatan bersama. Seperti yang kita tahu dengan divaksin, resiko penularan virus akan lebih kecil. Kalaupun tertular, dampaknya akan lebih ringan,” ungkapnya.

Namun begitu, pengecualian diberikan kepada mereka yang belum divaksin karena alasan tertentu. Di antaranya memiliki penyakit komorbid yang membahayakan diri bila divaksin.

“Tapi harus ada surat keterangan dari puskesmas. Selain itu, mereka yang tidak bisa datang langsung ke kantor untuk mengurus dokumen adminduk juga dapat memberikan surat kuasa kepada yang diwakilkan. Tapi itu juga dibatasi pada dokumen-dokumen yang pengurusannya memang bisa diwakilkan,” jelas dia.

Fatah menyebut, kebijakan serupa sudah lebih dulu diberlakukan di Kota Manado dan Bitung. Sehingga pihaknya belajar dari berbagai kekurangan dan kelebihan pada kebijakan serupa di dua daerah tersebut. Diungkapkannya sejak mulai diberlakukan, penerapan prokes berjalan lebih disiplin. “Tadi warga yang datang lebih sedikit. Ada yang belum tahu, kami sampaikan baik-baik. Sementra yang sudah tahu dan coba-coba tetap datang, kami minta agar kembali pulang nanti kembali saat sudah divaksin,” tukasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/