32.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Gandeng Unsrat Pacu Pembangunan di Minut, Begini Bentuk Kerjasamanya

MANADOPOST.ID—Tak main-main, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) menggandeng Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dalam mengakselerasi program pembangunan di Bumi Tumatenden.

Senin (31/5), Bupati Joune Ganda bersama Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat melakukan Penandatangan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). Kedua institusi sepakat bekerjasama dalam berbagai bidang. Salah satunya sektor pertanian.

Penandatangan MoU dilakukan di sela-sela Sidang Terbuka Senat dan Dies Natalis Fakultas Pertanian Unsrat Manado di Auditorium Unsrat Manado.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Olly Dondokambey, Ketua Ikatan Alumni Unsrat Rita Dondokambey Tamuntuan, Bupati Minahasa Roy Roring, Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar, Wali Kota Tomohon Carol Senduk, Wakil Bupati Minut Kevin W Lotulung dan lainnya.

JG mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu unggulan Tanah Tonsea yang akan terus digenjot Pemkab Minut. Terutama dalam upaya peningkatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Kita memiliki tanah yang subur dan itu adalah aset kita yang harus kita optimalkan. Saya optimis kita mampu kembalikan kejayaan sektor pertanian di daerah Minut dan Sulawesi Utara secara luas,” harap dia.

Baginya, bentuk kerjasama dengan Unsrat khususnya Fakultas Pertanian, di antaranya penempatan mahasiswa dan mahasiswi yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Terpadu di Minut. Serta pelatihan-pelatihan kepada petani demi meningkatkan kualitas pertanian.

“Selalu ada inovasi terbaru di dunia pertanian. Adik-adik mahasiswa yang menimba ilmu di Unsrat, nantinya akan berbagi dengan para petani tentang apa yang sudah diajarkan kepada mereka di bangku kuliah. Begitupun sebaliknya, mahasiswa bisa belajar langsung dari petani bagaimana praktik di lapangan,” paparnya.

Gubernur OD mengapresiasi penandatanganan MoU dan PKS Rektor Unsrat dengan empat kepala daerah se-Sulut. Di usia 61 tahun, dia berharap Fakultas Pertanian Unsrat akan semakin mantap, dalam peran tetap selalu responsif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Serta mampu konsisten memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan misi, upaya pencapaian visi pembangunan daerah khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam bidang pertanian,” kata OD selaku Dewan Penyantun Unsrat Manado.

Lanjut dia, dalam situasi pandemi ini sektor pertanian menopang pertumbuhan ekonomi Sulut. Dia merinci, kesuksesan olah pertanian itu memiliki empat faktor yaitu organisasi, bibit, lahan, dan air.

Baginya, kalau empat ini bisa dikelola dengan baik, pertanian Sulut akan menjadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, dia mengajak Fakultas Pertanian Unsrat mari bekerjasama dengan pemerintah, bersama seluruh kepala daerah se-Sulut dalam rangka meningkatkan pertanian di Sulut.

“Kita ajak generasi muda kembali kita menanam, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di masa depan,” tukasnya. (jen)

MANADOPOST.ID—Tak main-main, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) menggandeng Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dalam mengakselerasi program pembangunan di Bumi Tumatenden.

Senin (31/5), Bupati Joune Ganda bersama Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat melakukan Penandatangan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). Kedua institusi sepakat bekerjasama dalam berbagai bidang. Salah satunya sektor pertanian.

Penandatangan MoU dilakukan di sela-sela Sidang Terbuka Senat dan Dies Natalis Fakultas Pertanian Unsrat Manado di Auditorium Unsrat Manado.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Olly Dondokambey, Ketua Ikatan Alumni Unsrat Rita Dondokambey Tamuntuan, Bupati Minahasa Roy Roring, Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar, Wali Kota Tomohon Carol Senduk, Wakil Bupati Minut Kevin W Lotulung dan lainnya.

JG mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu unggulan Tanah Tonsea yang akan terus digenjot Pemkab Minut. Terutama dalam upaya peningkatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Kita memiliki tanah yang subur dan itu adalah aset kita yang harus kita optimalkan. Saya optimis kita mampu kembalikan kejayaan sektor pertanian di daerah Minut dan Sulawesi Utara secara luas,” harap dia.

Baginya, bentuk kerjasama dengan Unsrat khususnya Fakultas Pertanian, di antaranya penempatan mahasiswa dan mahasiswi yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Terpadu di Minut. Serta pelatihan-pelatihan kepada petani demi meningkatkan kualitas pertanian.

“Selalu ada inovasi terbaru di dunia pertanian. Adik-adik mahasiswa yang menimba ilmu di Unsrat, nantinya akan berbagi dengan para petani tentang apa yang sudah diajarkan kepada mereka di bangku kuliah. Begitupun sebaliknya, mahasiswa bisa belajar langsung dari petani bagaimana praktik di lapangan,” paparnya.

Gubernur OD mengapresiasi penandatanganan MoU dan PKS Rektor Unsrat dengan empat kepala daerah se-Sulut. Di usia 61 tahun, dia berharap Fakultas Pertanian Unsrat akan semakin mantap, dalam peran tetap selalu responsif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Serta mampu konsisten memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan misi, upaya pencapaian visi pembangunan daerah khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam bidang pertanian,” kata OD selaku Dewan Penyantun Unsrat Manado.

Lanjut dia, dalam situasi pandemi ini sektor pertanian menopang pertumbuhan ekonomi Sulut. Dia merinci, kesuksesan olah pertanian itu memiliki empat faktor yaitu organisasi, bibit, lahan, dan air.

Baginya, kalau empat ini bisa dikelola dengan baik, pertanian Sulut akan menjadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, dia mengajak Fakultas Pertanian Unsrat mari bekerjasama dengan pemerintah, bersama seluruh kepala daerah se-Sulut dalam rangka meningkatkan pertanian di Sulut.

“Kita ajak generasi muda kembali kita menanam, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di masa depan,” tukasnya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/