23.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Renstra RPJMD Dikebut, Ada Sanksi Bagi OPD Pemkab Minut yang Lamban, Terancam Tak Terima TKD

MANADOPOST.ID—Penyusunan rencana strategis (renstra) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab Minut, terkesan lambat.

Sekkab Jemmy Kuhu pun ambil tindakan. Dia menyebut, bakal menyampaikan surat edaran kepada para kepala OPD untuk segera menuntaskan tugasnya.

“Kita akan kirim dan minta dipercepat. Kalau tidak TKD dipotong,” tegasnya.

Kepala Bapelitbang Minut Arnolus Wolajan mengatakan, semua OPD sudah memasukkan renstra masing-masing. Kini, proses masuk pada tahapan asistensi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Nah itu tinggal dari kesigapan masing-masing OPD untuk mempercepat. Karena setelah itu, kita melihat kemungkinan untuk dipresentasikan langsung ke Pak Bupati oleh masing-masing OPD. Kita targetkan dalam beberapa minggu ke depan,” tutur dia.

RPJMD sendiri ditargetkan tuntas minggu keempat Agustus hingga dituangkan ke dalam perda.

Penyusunan RPJMD disesuaikan dengan isu internasional, nasional hingga global. Pandemi diprediksi akan tetap menguras banyak anggaran hingga lima tahun ke depan.  “Tentu saja yang jadi fokus penanggulangan kemiskinan dan penguatan SDM. Namun, kali ini yang menjadi salah satu isu sedunia adalah penanggulangan dampak Covid-19. Lima tahun ke depan, itu akan jadi salah satu hal yang kita seriusi,” bebernya. (jen)

MANADOPOST.ID—Penyusunan rencana strategis (renstra) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab Minut, terkesan lambat.

Sekkab Jemmy Kuhu pun ambil tindakan. Dia menyebut, bakal menyampaikan surat edaran kepada para kepala OPD untuk segera menuntaskan tugasnya.

“Kita akan kirim dan minta dipercepat. Kalau tidak TKD dipotong,” tegasnya.

Kepala Bapelitbang Minut Arnolus Wolajan mengatakan, semua OPD sudah memasukkan renstra masing-masing. Kini, proses masuk pada tahapan asistensi.

“Nah itu tinggal dari kesigapan masing-masing OPD untuk mempercepat. Karena setelah itu, kita melihat kemungkinan untuk dipresentasikan langsung ke Pak Bupati oleh masing-masing OPD. Kita targetkan dalam beberapa minggu ke depan,” tutur dia.

RPJMD sendiri ditargetkan tuntas minggu keempat Agustus hingga dituangkan ke dalam perda.

Penyusunan RPJMD disesuaikan dengan isu internasional, nasional hingga global. Pandemi diprediksi akan tetap menguras banyak anggaran hingga lima tahun ke depan.  “Tentu saja yang jadi fokus penanggulangan kemiskinan dan penguatan SDM. Namun, kali ini yang menjadi salah satu isu sedunia adalah penanggulangan dampak Covid-19. Lima tahun ke depan, itu akan jadi salah satu hal yang kita seriusi,” bebernya. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/