30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Sukses Digelar dengan Prokes Ketat, JG Tatap Likupang Tourism Festival Tahun Depan

MANADOPOST.ID—Promosi KEK Likupang sukses digelar melalui Likupang Tourism Festival 2021, Sabtu (30/10), hingga Minggu (31/10). Iven dua hari terakhir di Pantai Paal, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur itu, dilaksanakan dengan penerapan protokol ketat (prokes) ketat.

Bupati Joune Ganda mengapresiasi pelaksanaan Likupang Tourism Festival yang akan menjadi agenda rutin tahunan Kemenparekraf RI di KEK tersebut. Dia menyadari pada pelaksanaan awalnya inia, masih banyak kekurangan. Namun seiring berjalannya waktu perbaikan akan terus dilakukan. Apalagi kegiatan ini terus mendorong pemulihan ekonomi di tengah masyarakat.

“Target utama kita adalah baku pasiar. Dengan adanya kunjungan-kunjungan dari turis lokal, barulah kita mulai mempromosikan di tingkat nasional bahkan internasional. Ke depan, Bakupasiar ini akan menjadi program pariwisata dimana kita bisa mendapatkan turis lokal antara kabupaten/kota,” ungkapnya.

Kata dia, dengan penerapan protokol ketat, kegiatan ini turut dihadiri turis lokal di kabupaten/kota se-Sulut, serta sebagian internasional ikut datang. Dalam kegiatan ini, dia bersama sejumlah pejabat yang hadir elihat dari dekat pameran ekraf, budaya, kuliner yang dipamerkan. Merasakan ikan bakar yang dibakar langsung nelayan yang ikut serta dalam lomba ikan bakar. Perahu hias, paralayang dan berbagai atraksi ikut menyemarakan Likupang Tourism Festival.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pelaksanaan kegiatan yang tetap taat prokes, harus dibiasakan dalam setiap pelaksanaan iven di Minut. Sebab, pihaknya tidak lagi menunggu kapan pandemi selesai. Melainkan justru berupaya hidup berdampingan dengan pandemi. Baginya iven ini adalah salah satu bentuk promosi dan sosialisasi terhadap Likupang yang ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh pemerintah. “Gaung sosialisasi ini harus kita lakukan terus agar masyarakat lokal, nasional maupun internasional bisa lebih mengenal Likupang,” tuturnya.

Dia mengaku sering mengikuti dan menjadi pembicara pada webinar maupun sarasehan skala internasional. Topik yang selalu disampaikan adalah potensi pariwisata Likupang. “Saya ingin memperkenalkan Likupang kepada dunia internasional,” katanya dengan semangat, usai menjajal sejumlah kuliner dan Ikan Bakar di Likupang Tourism Festival sembari mengajak untuk Mari Jo Pasiar ka Likupang.

Sebelumnya, Ketua Panitia Likupang Tourism Festival 2021 Nhina Kindangen dalam laporannya mengungkapkan, iven nasional terbesar pertama yang dilaksanakan di DPSP Likupang itu, masuk dalam Kharisma Event Nusantara 2021. Kegiatan melibatkan Tim Basarnas, Dinas Kesehatan serta Polri dan TNI selama festival berlangsung.

“Untuk protokol kesehatan, semua panitia dan peserta yang terlibat harus menunjukkan bukti vaksin Covid-19 minimal vaksin dosis pertama. Seluruh peserta dan panitia juga diwajibkan untuk melakukan tes antigen,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Minut yang juga Sekretaris Panitia Audy Sambul berterimakasih kepada seluruh panitia dan peserta yang berpartisipasi. Kata dia, meski di tengah semua keterbatasan, iven bisa tetap sukses digelar dengan prokes ketat. “Semua yang kurang akan kira matangkan di tahun-tahun selanjutnya. Apalagi ini sudah menjadi iven pariwisata yang masuk kalender nasional,” tukasnya.

Hadir dalam acara pembukaan Likupang Tourism Festival ini, Gubernur yang diwakili Kabid Dinas Pariwisata Sulut Teresia Sompie, Pangdam XIII Merdeka diwakili Kasdam Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, Kapolda Sulut diwakili

Karo Ops Kombes Pol  Wirawan, Direktur Polairud Polda Sulut diwakili Kasubdit Patroli Airud AKBP Alfianto Jojohikrat, Ketua DPRD Denny Lolong, Kajari Fanny Widyastuti, Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, serta sebagian para kepala OPD. (jen)

MANADOPOST.ID—Promosi KEK Likupang sukses digelar melalui Likupang Tourism Festival 2021, Sabtu (30/10), hingga Minggu (31/10). Iven dua hari terakhir di Pantai Paal, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur itu, dilaksanakan dengan penerapan protokol ketat (prokes) ketat.

Bupati Joune Ganda mengapresiasi pelaksanaan Likupang Tourism Festival yang akan menjadi agenda rutin tahunan Kemenparekraf RI di KEK tersebut. Dia menyadari pada pelaksanaan awalnya inia, masih banyak kekurangan. Namun seiring berjalannya waktu perbaikan akan terus dilakukan. Apalagi kegiatan ini terus mendorong pemulihan ekonomi di tengah masyarakat.

“Target utama kita adalah baku pasiar. Dengan adanya kunjungan-kunjungan dari turis lokal, barulah kita mulai mempromosikan di tingkat nasional bahkan internasional. Ke depan, Bakupasiar ini akan menjadi program pariwisata dimana kita bisa mendapatkan turis lokal antara kabupaten/kota,” ungkapnya.

Kata dia, dengan penerapan protokol ketat, kegiatan ini turut dihadiri turis lokal di kabupaten/kota se-Sulut, serta sebagian internasional ikut datang. Dalam kegiatan ini, dia bersama sejumlah pejabat yang hadir elihat dari dekat pameran ekraf, budaya, kuliner yang dipamerkan. Merasakan ikan bakar yang dibakar langsung nelayan yang ikut serta dalam lomba ikan bakar. Perahu hias, paralayang dan berbagai atraksi ikut menyemarakan Likupang Tourism Festival.

Pelaksanaan kegiatan yang tetap taat prokes, harus dibiasakan dalam setiap pelaksanaan iven di Minut. Sebab, pihaknya tidak lagi menunggu kapan pandemi selesai. Melainkan justru berupaya hidup berdampingan dengan pandemi. Baginya iven ini adalah salah satu bentuk promosi dan sosialisasi terhadap Likupang yang ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh pemerintah. “Gaung sosialisasi ini harus kita lakukan terus agar masyarakat lokal, nasional maupun internasional bisa lebih mengenal Likupang,” tuturnya.

Dia mengaku sering mengikuti dan menjadi pembicara pada webinar maupun sarasehan skala internasional. Topik yang selalu disampaikan adalah potensi pariwisata Likupang. “Saya ingin memperkenalkan Likupang kepada dunia internasional,” katanya dengan semangat, usai menjajal sejumlah kuliner dan Ikan Bakar di Likupang Tourism Festival sembari mengajak untuk Mari Jo Pasiar ka Likupang.

Sebelumnya, Ketua Panitia Likupang Tourism Festival 2021 Nhina Kindangen dalam laporannya mengungkapkan, iven nasional terbesar pertama yang dilaksanakan di DPSP Likupang itu, masuk dalam Kharisma Event Nusantara 2021. Kegiatan melibatkan Tim Basarnas, Dinas Kesehatan serta Polri dan TNI selama festival berlangsung.

“Untuk protokol kesehatan, semua panitia dan peserta yang terlibat harus menunjukkan bukti vaksin Covid-19 minimal vaksin dosis pertama. Seluruh peserta dan panitia juga diwajibkan untuk melakukan tes antigen,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Minut yang juga Sekretaris Panitia Audy Sambul berterimakasih kepada seluruh panitia dan peserta yang berpartisipasi. Kata dia, meski di tengah semua keterbatasan, iven bisa tetap sukses digelar dengan prokes ketat. “Semua yang kurang akan kira matangkan di tahun-tahun selanjutnya. Apalagi ini sudah menjadi iven pariwisata yang masuk kalender nasional,” tukasnya.

Hadir dalam acara pembukaan Likupang Tourism Festival ini, Gubernur yang diwakili Kabid Dinas Pariwisata Sulut Teresia Sompie, Pangdam XIII Merdeka diwakili Kasdam Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, Kapolda Sulut diwakili

Karo Ops Kombes Pol  Wirawan, Direktur Polairud Polda Sulut diwakili Kasubdit Patroli Airud AKBP Alfianto Jojohikrat, Ketua DPRD Denny Lolong, Kajari Fanny Widyastuti, Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, serta sebagian para kepala OPD. (jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/