27.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Rancangan Perubahan RPMJD kembali Digodok

MANADOPOST.ID–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), menggelar forum konsultasi publik rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa tahun 2018-2023 di BPU Tondano, Jumat (29/1) pekan lalu.

Forum konsultasi publik RPJMD ini dibuka oleh Sekertaris  Kabupaten (Sekkab) Minahasa Frits Muntu SSos. Dalam pemaparan dia mengatakan, konsultasi publik rancangan awal perubahan RPJMD Kabupaten Minahasa 2018-2023 ini disesuaikan dengan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati, karena program rencana pembangunan bertujuan untuk memajukan perekonomian di tanah Minahasa.

“RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah selama 5 tahunan yang berisi penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional. Untuk itu, kepada peserta yang hadir berharap dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius,” kata muntu.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Minahasa Philip Siwi SE menyebut kegiatan ini melihat hasil evaluasi capaian-capaian Indikator atau nilai yang diteliti dari SKPD itu sendiri, baik indikator utama maupun program-program yang telah dijalankan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sampai sekarang ini kita masih menggunakan Permendag RI no 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, kegiatan dan sub kegiatan serta nomenklatur. Dan kesemuanya itu, merupakan program yang masih mengacu pada RPJMD. Sebab, ada beberapa perubahan aturan yang perlu disesuaikan dan pada saat kita melakukan perubahan RPJMD, SKPD pun harus mengikuti dengan perubahan Renstra,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Minahasa, maka Pemkab Minahasa akan menunjukan percepatan ekonomi di tahun 2021 meski dimasa Pamdemi Covid-19.

“Kegiatan forum konsultasi publik ini sangat penting dilakukan walaupun ditengah pandemi, namun kita dapat menyesuaikannya. Untuk itu, sektor pariwisata, pembangunan dan ekonomi harus didorong agar dapat berkembang, seperti yang telah disampaikan para stakeholder,” tandas Siwi.

Sebelum kegiatan ini ditutup, dilakukan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan forum konsultasi publik rancangan perubahan RPJMD Minahasa 2018-2023.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), menggelar forum konsultasi publik rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa tahun 2018-2023 di BPU Tondano, Jumat (29/1) pekan lalu.

Forum konsultasi publik RPJMD ini dibuka oleh Sekertaris  Kabupaten (Sekkab) Minahasa Frits Muntu SSos. Dalam pemaparan dia mengatakan, konsultasi publik rancangan awal perubahan RPJMD Kabupaten Minahasa 2018-2023 ini disesuaikan dengan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati, karena program rencana pembangunan bertujuan untuk memajukan perekonomian di tanah Minahasa.

“RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah selama 5 tahunan yang berisi penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional. Untuk itu, kepada peserta yang hadir berharap dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius,” kata muntu.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Minahasa Philip Siwi SE menyebut kegiatan ini melihat hasil evaluasi capaian-capaian Indikator atau nilai yang diteliti dari SKPD itu sendiri, baik indikator utama maupun program-program yang telah dijalankan.

“Sampai sekarang ini kita masih menggunakan Permendag RI no 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, kegiatan dan sub kegiatan serta nomenklatur. Dan kesemuanya itu, merupakan program yang masih mengacu pada RPJMD. Sebab, ada beberapa perubahan aturan yang perlu disesuaikan dan pada saat kita melakukan perubahan RPJMD, SKPD pun harus mengikuti dengan perubahan Renstra,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Minahasa, maka Pemkab Minahasa akan menunjukan percepatan ekonomi di tahun 2021 meski dimasa Pamdemi Covid-19.

“Kegiatan forum konsultasi publik ini sangat penting dilakukan walaupun ditengah pandemi, namun kita dapat menyesuaikannya. Untuk itu, sektor pariwisata, pembangunan dan ekonomi harus didorong agar dapat berkembang, seperti yang telah disampaikan para stakeholder,” tandas Siwi.

Sebelum kegiatan ini ditutup, dilakukan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan forum konsultasi publik rancangan perubahan RPJMD Minahasa 2018-2023.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/