alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pemkab Sudah Makamkan 9 PDP dari Luar Daerah

MANADOPOST.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sabtu (30/5), kembali memakamkan pasien dalam pengawasan (PDP) asal Manado, tepatnya di Kecamatan Pineleng dan Kecamatan Kombi.

Pemakaman berjalan dengan lancer tanpa ada penolakan masyarakat. “Gugus Tugas Covid-19 Minahasa, memakamkan dua PDP dari Manado, siang tadi,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Minahasa Denny Mangala, selaku Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Minahasa.

Terkait pemakaman tersebut, masyarakat Minahasa menyayangkan terkait informasi sebelumnya yang menyampaikan warga yang ber-KTP Minahasa ditolak dimakamkan di Minahasa. “Jadi begini, sedangkan orang dari luar Minahasa tidak kami tolak, apalagi warga Minahasa,” tegas Mangala.

Ia menambahkan, sampai saat ini sudah sembilan orang warga luar daerah Minahasa yang dimakamkan di Minahasa tanpa penolakan. “Ini membuktikan bahwa masyarakat Minahasa sangat menunjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusian sebagaimana filosofi maleos leosan, wo masawang sawangan,” tandas Mangala.(mega)

MANADOPOST.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sabtu (30/5), kembali memakamkan pasien dalam pengawasan (PDP) asal Manado, tepatnya di Kecamatan Pineleng dan Kecamatan Kombi.

Pemakaman berjalan dengan lancer tanpa ada penolakan masyarakat. “Gugus Tugas Covid-19 Minahasa, memakamkan dua PDP dari Manado, siang tadi,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Minahasa Denny Mangala, selaku Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Minahasa.

Terkait pemakaman tersebut, masyarakat Minahasa menyayangkan terkait informasi sebelumnya yang menyampaikan warga yang ber-KTP Minahasa ditolak dimakamkan di Minahasa. “Jadi begini, sedangkan orang dari luar Minahasa tidak kami tolak, apalagi warga Minahasa,” tegas Mangala.

Ia menambahkan, sampai saat ini sudah sembilan orang warga luar daerah Minahasa yang dimakamkan di Minahasa tanpa penolakan. “Ini membuktikan bahwa masyarakat Minahasa sangat menunjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusian sebagaimana filosofi maleos leosan, wo masawang sawangan,” tandas Mangala.(mega)

Most Read

Artikel Terbaru

/