26.6 C
Manado
Jumat, 30 Oktober 2020

ASN-THL Jangan Terlibat di Pilkada

MANADOPOST.ID–Pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang terus mendapat perhatian pemerintah Kabupaten Minahasa. Salah satunya terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)

Ditegaskan Bupati Minahasa Royke Octavian Roring (ROR) pihaknya telah mewarning ASN supaya netral pada pilkada nanti.

“Jelas peraturannya, dan sudah disampaikan Bawaslu bahwa ASN tolong jaga netralitasnya. Kita harus taat hukum sesuai pada peraturan perundang-undangan, jadi ASN harus netral,” tegas Roring.

Begitu juga untuk Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan pemkab Minahasa. Disampaikan ROR, meski THL bukan ASN, namun masih masuk bagian dalam lingkungan pemerintahan.

“Mereka memang bukan ASN, tapi mereka itu masuk di lingkungan pemerintahan. Jadi kita sudah mengimbau kepada mereka juga untuk tidak terlibat pada suatu konstestasi politik atau terlibat pada peserta pilkada,” katanya.

Roring pun secara tegas mengatakan, jika ada kedapatan baik ASN atau THL bisa dilaporkan kepadanya. “Kalau ada tolong disampaikan, pastinya kami dari pemerintah akan memberikan penindakan tegas,” tukasnya.

Sebelumnya, pihak Bawaslu Minahasa telah dan sementara melakukan investigasi potensi pelanggaran ASN terkait netralitas. Hal tersebut dibenarkan Anggota Bawaslu Kordiv Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Erwin Sumapouw. Diakuinya, saat ini pihaknya masih dalam proses investigasi lanjutan terkait temuan netralitas tersebut.

“Ada sekitar lima sampai tujuh orang, sementara ini baru dugaan-dugaan. Jadi masih akan kita kaji lagi,” bebernya saat ditemui baru-baru ini.

Meski begitu, demi privasi Sumapouw masih enggan membuka identitas ASN yang menjadi target pelanggaran netralitas. Berdasarkan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 14 tahun 2017 terkait penanganan pelanggaran, pihaknya masih dalam tahapan informasi awal.

“Karena tidak ada yang melaporkan, jadi kita sementara menginvestigasi terkait pelanggaran netralirasnya. Nanti dari investigasi yang ada, kita akan memutuskan, apakah bisa ditindaklanjuti dalam proses penanganan pelanggaran atau tidak. Ketika dia bisa ditetapkan sebagai pelanggaran, maka akan kita tetapkan itu menjadi temuan. Tentunya berdasarkan laporan hasil pengawasan kita. Dari hasil investigasi tadi yang merupakan informasi awal,” jelasnya.

Setelah menjadi temuan, baru pihak Bawaslu akan melakukan proses penanganan pelanggaran. “Kita juga akan memberitahukan terkait penanganan pelanggaran itu statusnya seperti apa. Apakah akan kita rekomendasikan ke KASN atau ada dugaan pelanggaran yang lain. Terkait proses penanganan pelanggaran, tetap akan kami panggil untuk dimintai keterangan, baik itu terduga atau saksi,” pungkasnya.(cw-01/rgm)

-

Artikel Terbaru

Limpahkan Kasus ASN `Nakal` ke KASN

MANADOPOST.ID---Kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN Kotamobagu berinisial SA, segera dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bocah 7 Tahun Asal Mitra Ditetapkan Kasus Suspek

MANADOPOST.ID—Bocah laki-laki 7 Tahun asal Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) ditetapkan kasus suspek terbaru, berdasarkan data Satgas Covid-19 Mitra, Kamis (29/10) kemarin.

Polres Minsel Ciduk Lima Tersangka Togel

MANADOPOST.ID—Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan (Minsel), mengamankan lima tersangka kasus judi togel yang beroperasi di Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel.

Pantai Malalayang Jadi TPS Sementara

MANADOPOST.ID---Kelurahan Malalayang Satu dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Pantauan Manado Post, sampah dari semua kelurahan di Kecamatan Malalayang di buang

Terangi Empat Desa di Morowali Utara, PLN Ukir Sejarah di 75 Tahun Indonesia Merdeka

MANADOPOST.ID – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah kembali berhasil melistriki desa