30C
Manado
Kamis, 25 Februari 2021

Tombulu Rawan Anjing Rabies

MANADOPOST.ID–Banyaknya kasus anjing rabies yang terjadi awal tahun di wilayah Kabupaten Minahasa, pemerintah kabupaten, melalui Dinas Pertanian yang didalamnya ada bidang Peternakan langsung turun melakukan vaksinasi.

Pemberian vaksin kepada hewan ternak anjing dan kucing dimulai dari Kecamatan Tombulu tepatnya di Desa Kamangta. Terpantau, Senin (1/2) kemarin petugas dari Dinas Pertanian sejak pagi turun ditiap rumah didampingi Hukum Tua Desa Kamangta Hendrik Johan Regar serta perangkat desa.

Kepala Bidang Peternakan Franky Polii mengatakan, pihaknya bakal mulai melakukan vaksinasi rabies serentak dari Kecamatan Tombulu. “Karena banyak kejadian di Tombulu maka kami akan mulai vaksinasi ditiap desa yang ada. Target sehari tuntas melakukan vaksinasi di satu desa,” kata dia.

Menurut dia lagi, vaksinasi sangat penting apalagi telah terdapat kasus. Hal itu dikarenakan anjing yang terkena rabies dan ditularkan ke manusia dapat memicu kematian dengan cepat jika lambat ditangani. “Perlu masyarakat tau, manusia yang terkena rabies dan virusnya sampai diotak bisa menyebabkan kematian,” tegas dia.

Dijelaskannya, anjing atau kucing yang terinfeksi dapat menularkan rabies melalui gititan atau cakaran. “Penularan ke manusia oleh anjing mencapai hingga 99% kasus. Penularan dapat terjadi saat air liur hewan yang terinfeksi masuk ke mulut manusia, seperti saat mencium hewan peliharaan yang terinfeksi atau ketika anjing menjilat wajah,” jelas dia.

Di tempat yang sama, Hukum Tua Desa Kamangta Hendrik Johan Regar mengatakan sejak awal Januari sudah terdapat sekira 5 anjing yang terinfeksi rabies. Maka guna mencegah hal yang tak diingankan, permintaan vaksinasi pun dilakukan.

“Kami dari jajaran Pemerintah Desa Kamangta mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Minahasa, dalam hal ini petugas vaksinasi yang merespon cepat permintaan vaksinasi,” ucap dia.

Dia pun merasa saat ini kegaduhan yang terjadi sebelumnya akibat beberapa anjiag yang tertular virus rabies di desanya, sudah teratasi. “Masyarakat tak ditakutkan lagi dengan berkeliarannya anjing-anjing yang terinfeksi rabies,” tutup dia.(cw-01/gnr)

Artikel Terbaru