26.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

OMG! Pemuda 20 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri

MANADOPOST.ID–Lagi-lagi kasus gantung diri kembali terjadi di Minahasa. Kali ini menimpa pemuda Dandy Pujianto (20) warga Kelurahan Makalonsouw, Kecamatan Tondano Timur.

Informasi dirangkum, korban pertama kali ditemukan tewas tergantung oleh ayahnya sekira pukul 05.30 wita di belakang rumahnya, Senin (3/8).

“Saat itu ayah korban hendak pergi ke kandang ternak babi miliknya yang berjarak sekira 50 meter di belakang rumah. Usai membersihkan kandang, ayahnya masuk ke gudang penyimpanan pakan babi dan melihat anaknya di atas meja. Merasa curiga, ayahnya menuju ke arah belakang gudang dan mendapati anaknya Dandy dalam posisi tergantung dengan tali terikat di leher,” beber Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu.

Melihat kejadian tersebut, ayah korban bergegas keluar dari gudang dan meminta pertolongan warga. Warga bergegas menolong menurunkan korban namun nyawanya sudah tidak tertolong.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sementara berdasarkan keterangan ibu korban, anaknya tidak mempunyai riwayat penyakit. Tapi diketahui jika ada satu mata kuliah di kampusnya yang tidak lulus sehingga harus mengulang,” tambahnya.

Pelengkahu juga menjelaskan dalam proses indentifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban

. “Hanya ada tanda lilitan tali di leher dan alat kelamin mengeluarkan sperma. Aksi gantung diri korban sendiri menggunakan dengan tali nilon setebal 7 mm yang diikat di atap kayu setinggi 260 cm dari lantai. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sehingga menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.(cw-01/rgm)

MANADOPOST.ID–Lagi-lagi kasus gantung diri kembali terjadi di Minahasa. Kali ini menimpa pemuda Dandy Pujianto (20) warga Kelurahan Makalonsouw, Kecamatan Tondano Timur.

Informasi dirangkum, korban pertama kali ditemukan tewas tergantung oleh ayahnya sekira pukul 05.30 wita di belakang rumahnya, Senin (3/8).

“Saat itu ayah korban hendak pergi ke kandang ternak babi miliknya yang berjarak sekira 50 meter di belakang rumah. Usai membersihkan kandang, ayahnya masuk ke gudang penyimpanan pakan babi dan melihat anaknya di atas meja. Merasa curiga, ayahnya menuju ke arah belakang gudang dan mendapati anaknya Dandy dalam posisi tergantung dengan tali terikat di leher,” beber Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu.

Melihat kejadian tersebut, ayah korban bergegas keluar dari gudang dan meminta pertolongan warga. Warga bergegas menolong menurunkan korban namun nyawanya sudah tidak tertolong.

“Sementara berdasarkan keterangan ibu korban, anaknya tidak mempunyai riwayat penyakit. Tapi diketahui jika ada satu mata kuliah di kampusnya yang tidak lulus sehingga harus mengulang,” tambahnya.

Pelengkahu juga menjelaskan dalam proses indentifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban

. “Hanya ada tanda lilitan tali di leher dan alat kelamin mengeluarkan sperma. Aksi gantung diri korban sendiri menggunakan dengan tali nilon setebal 7 mm yang diikat di atap kayu setinggi 260 cm dari lantai. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sehingga menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.(cw-01/rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/