alexametrics
29.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pemkab Minta Desa-Kelurahan di Minahasa Aktifkan Palakat

MANADOPOST.ID—Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan mencoba menetapkan desa dan kelurahan Mantap Covid-19. Hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Mangala, dalam konferensi pers Rabu (3/6).

Dikatakan Mangala, nantinya setiap kecamatan harus menentukan satu desa atau kelurahan, yang nantinya akan dijadikan pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19.

“Desa atau kelurahan Mantap Covid-19 ini, protokol kesehatan baik dalam hal pemakaman, orang yang masuk keluar dan beraktifitas di desa dan kelurahan, itu dipastikan seluruhnya menggunakan protokol kesehatan,” katanya.

Sehingga nantinya, lanjut dia, dari 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa, memiliki pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19. “Siapa yang terpilih nanti, akan menjadi percontohan untuk desa ataupun kelurahan di Kabupaten Mianahasa,” sebutnya.

Selain itu ditambahkannya, Pemkab Minahasa akan mengaktifkan kembali media pengeras suara yang ada di desa. “Kita akan manfaatkan kembali media – media pengeras suara tradisional seperti plakat dan lainnya sebagai sarana informasi di desa,” ungkapnya.

Dikatakan Mangala, pengeras suara seperti plakat ini akan digunakan perangkat desa, dalam rangka melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19. “Selain itu, plakat ini juga bisa digunakan sebagai media informasi kepada masyarakat, bilamana ada kegiatan kerja bakti dan lainnya,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Mangala, pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada seluruh Camat dan Hukum Tua, agar mengaktifkan kembali media informasi tradisional yang ada di desa. “Akan disampaikan agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID—Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan mencoba menetapkan desa dan kelurahan Mantap Covid-19. Hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Mangala, dalam konferensi pers Rabu (3/6).

Dikatakan Mangala, nantinya setiap kecamatan harus menentukan satu desa atau kelurahan, yang nantinya akan dijadikan pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19.

“Desa atau kelurahan Mantap Covid-19 ini, protokol kesehatan baik dalam hal pemakaman, orang yang masuk keluar dan beraktifitas di desa dan kelurahan, itu dipastikan seluruhnya menggunakan protokol kesehatan,” katanya.

Sehingga nantinya, lanjut dia, dari 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa, memiliki pilot project untuk desa atau kelurahan mantap Covid-19. “Siapa yang terpilih nanti, akan menjadi percontohan untuk desa ataupun kelurahan di Kabupaten Mianahasa,” sebutnya.

Selain itu ditambahkannya, Pemkab Minahasa akan mengaktifkan kembali media pengeras suara yang ada di desa. “Kita akan manfaatkan kembali media – media pengeras suara tradisional seperti plakat dan lainnya sebagai sarana informasi di desa,” ungkapnya.

Dikatakan Mangala, pengeras suara seperti plakat ini akan digunakan perangkat desa, dalam rangka melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19. “Selain itu, plakat ini juga bisa digunakan sebagai media informasi kepada masyarakat, bilamana ada kegiatan kerja bakti dan lainnya,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Mangala, pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada seluruh Camat dan Hukum Tua, agar mengaktifkan kembali media informasi tradisional yang ada di desa. “Akan disampaikan agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/