alexametrics
25.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Dukung Rumah Subsidi, Pemkab Minahasa Jamin Kenyamanan Investor

MANADOPOST.ID— Pembangunan rumah subsidi merupakan salah satu program strategis kepemerintahan Presiden Joko Widodo. Di mana program ini ditujukan untuk menyediakan hunian layak huni bagi masyarakat Indonesia yang didedikasikan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Untuk memuluskan program ini, Kementerian PUPR terus berupaya untuk bekerja sama dengan berbagai perbankan, baik bank plat merah seperti BNI, BRI, BSI, BTN, Mandiri, maupun bank daerah dan swasta sebagai pelaksana.

Diketahui bahwa perjalanan program ini dari tahun ke tahun terus mengalamai peningkatan yang cukup baik. Saat pencanangan awal pada tahun 2015, Program Sejuta Rumah berhasil membangun 699.770 unit rumah. Pada 2016 tercatat 805.169 unit rumah berhasil dibagun, dan tahun 2017 sejumlah 904.758. Kenaikan juga terjadi pada tahun 2018 dengan pencapaian 1.132.621 dan tahun 2019 sebanyak 1.257.852 unit. Ditahun 2020, meskipun terdampak Covid 19, program ini mampu merealisasikan 965.217 unit rumah terbangun dan terakad.

Terdapat beberapa bentuk bantuan subsidi diprogramkan oleh PUPR seperti Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), yang bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta.

Lalu terdapat pula Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yakni dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada MBR. Selain itu ada juga Kredit Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang merupakan kredit kepemilikan rumah yang diterbitkan oleh bank pelaksana secara konvensional yang mendapat pengurangan suku bunga melalui Subsidi Bunga Kredit Perumahan.

Selanjutnya Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) adalah program bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan Rumah atau sebagian dana untuk pembangunan Rumah swadaya melalui kredit atau pembiayaan bank pelaksana.

Kemudian ada juga Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah.

Di Kabupaten Minahasa banyak investor daerah terpanggil untuk menjalankan bisnis pada sektor rumah subsidi. Terlebih pada saat ini pembangunan rumah subsidi sangat membantu pemerintah dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dimana kegiatan pembangunan rumah subsidi dapat menggerakan faktor ekonomi, karena didalamnya terdapat berbagai elemen yang dapat menggairahkan perekonomian daerah dan nasional.

Hal lain juga dengan terus dibangunya rumah subsidi dapat memberikan efek yang cukup baik bagi pemerintah daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pajak PBB dan BPHTB yang akan masuk kas daerah.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke Roring ROR ketika dimintai keterangan terhadap program sejuta rumah mengatakan sebelumnya menyampaikan mendukung penuh progran Presiden Jokowi. Menurut dia, sejak dilantik, dirinya sudah meminta kepada perangkat pemerintahan agar membuka peluang investor berinvestasi di Minahasa.

“Untuk izin-izin semuanya kita mudahkan, karena itu instruksi langsung Presiden Jokowi hingga pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wagub Steven Kandouw,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Minahasa terus berupaya membuat kenyamanan kepada para investor. Karena menurut dia jika banyak yang berinvestasi di Minahasa, masyarakat akan diuntungkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw. Menurut GK sapaan akrabnya, pihaknya mensuport penuh siapapun yang ingin membangun Minahasa. “Saya support penuh siapapun yang berkeinginan membangun Minahasa. Seperti di Sea, pastinya dengan banyak investor baru yang menanamkan modal disana, masyarakat setempat akan mendapat pekerjaan dan perekonomian disana akan baik pula,” tegas GK.

Hingga saat ini pembangunan rumah subsidi terus berkembang di Kabupaten Minahasa seperti Di Desa Sea, Warembungan, Koka, Sawangan dan beberapa tempat lainya. Salah satunya ialah PT Bangun Minanga Lestari yang turut mendukung program ini dimana sampai saat ini telah membangun ribuan rumah subsidi dibeberapa titik di Minahasa.(*)

MANADOPOST.ID— Pembangunan rumah subsidi merupakan salah satu program strategis kepemerintahan Presiden Joko Widodo. Di mana program ini ditujukan untuk menyediakan hunian layak huni bagi masyarakat Indonesia yang didedikasikan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Untuk memuluskan program ini, Kementerian PUPR terus berupaya untuk bekerja sama dengan berbagai perbankan, baik bank plat merah seperti BNI, BRI, BSI, BTN, Mandiri, maupun bank daerah dan swasta sebagai pelaksana.

Diketahui bahwa perjalanan program ini dari tahun ke tahun terus mengalamai peningkatan yang cukup baik. Saat pencanangan awal pada tahun 2015, Program Sejuta Rumah berhasil membangun 699.770 unit rumah. Pada 2016 tercatat 805.169 unit rumah berhasil dibagun, dan tahun 2017 sejumlah 904.758. Kenaikan juga terjadi pada tahun 2018 dengan pencapaian 1.132.621 dan tahun 2019 sebanyak 1.257.852 unit. Ditahun 2020, meskipun terdampak Covid 19, program ini mampu merealisasikan 965.217 unit rumah terbangun dan terakad.

Terdapat beberapa bentuk bantuan subsidi diprogramkan oleh PUPR seperti Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), yang bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta.

Lalu terdapat pula Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yakni dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada MBR. Selain itu ada juga Kredit Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang merupakan kredit kepemilikan rumah yang diterbitkan oleh bank pelaksana secara konvensional yang mendapat pengurangan suku bunga melalui Subsidi Bunga Kredit Perumahan.

Selanjutnya Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) adalah program bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan Rumah atau sebagian dana untuk pembangunan Rumah swadaya melalui kredit atau pembiayaan bank pelaksana.

Kemudian ada juga Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah.

Di Kabupaten Minahasa banyak investor daerah terpanggil untuk menjalankan bisnis pada sektor rumah subsidi. Terlebih pada saat ini pembangunan rumah subsidi sangat membantu pemerintah dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dimana kegiatan pembangunan rumah subsidi dapat menggerakan faktor ekonomi, karena didalamnya terdapat berbagai elemen yang dapat menggairahkan perekonomian daerah dan nasional.

Hal lain juga dengan terus dibangunya rumah subsidi dapat memberikan efek yang cukup baik bagi pemerintah daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pajak PBB dan BPHTB yang akan masuk kas daerah.

Bupati Minahasa Dr Ir Royke Roring ROR ketika dimintai keterangan terhadap program sejuta rumah mengatakan sebelumnya menyampaikan mendukung penuh progran Presiden Jokowi. Menurut dia, sejak dilantik, dirinya sudah meminta kepada perangkat pemerintahan agar membuka peluang investor berinvestasi di Minahasa.

“Untuk izin-izin semuanya kita mudahkan, karena itu instruksi langsung Presiden Jokowi hingga pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wagub Steven Kandouw,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Minahasa terus berupaya membuat kenyamanan kepada para investor. Karena menurut dia jika banyak yang berinvestasi di Minahasa, masyarakat akan diuntungkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw. Menurut GK sapaan akrabnya, pihaknya mensuport penuh siapapun yang ingin membangun Minahasa. “Saya support penuh siapapun yang berkeinginan membangun Minahasa. Seperti di Sea, pastinya dengan banyak investor baru yang menanamkan modal disana, masyarakat setempat akan mendapat pekerjaan dan perekonomian disana akan baik pula,” tegas GK.

Hingga saat ini pembangunan rumah subsidi terus berkembang di Kabupaten Minahasa seperti Di Desa Sea, Warembungan, Koka, Sawangan dan beberapa tempat lainya. Salah satunya ialah PT Bangun Minanga Lestari yang turut mendukung program ini dimana sampai saat ini telah membangun ribuan rumah subsidi dibeberapa titik di Minahasa.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/