alexametrics
32.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Benteng Moraya Jadi Lokasi ‘Baku Gate’

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama forkopimda, terus menyosialisasikan social distancing dan physical distancing. Tetapi, seminggu belakangan hal tersebut tampak longgar akibat adanya aktivitas main layangan

Di Tondano, salah satu lokasi favorit untuk dijadikan tempat ‘baku gate’ (istilah warga beradu benang layangan), yaitu Monumen Benteng Moraya Tondano. Oleh sebab itu, Jumat (6/6), dipimpin Camat Tondano Barat Robert Ratulangi dan Danramil 01/Tondano Pelda Danny Saraun, mereka menertibkan aktivitas kumpul massa di Benteng Moraya.

Terpantau Manado Post, tak hanya aktivitas bermain layangan, namun para penjual jajanan yang sering mangkal, ikut ditertibkan. “Di masa Pandemi Covid-19 ini, kami pihak pemerintah bersama TNI/Polri terus menggencarkan sosialisasi akan bahaya Covid, termasuk perlu adanya social distancing dan physical distancing,” sebutnya.

Diungkapkannya, seminggu belakangan aktivitas di Benteng Moraya Tondano meningkat dikarenakan menjadi pusat ‘adu’ layangan, untuk itu kata dia, pihaknya bersama Satpol PP dan TNI/Polri mengambil tindakan membubarkan masa.

“Kami tentunya meminta kepada masyarakat yang sementara bermain layangan atau sekadar berkumpul, untuk saling pengertian menghentikan aktivitas masing-masing dan kembali ke rumah. Hal yang kami lakukan juga kan demi masyarakat sendiri. Sosialisasi pencegahan Covid-19 kami sampaikan kepada masyarakat,” tandas Ratulangi.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama forkopimda, terus menyosialisasikan social distancing dan physical distancing. Tetapi, seminggu belakangan hal tersebut tampak longgar akibat adanya aktivitas main layangan

Di Tondano, salah satu lokasi favorit untuk dijadikan tempat ‘baku gate’ (istilah warga beradu benang layangan), yaitu Monumen Benteng Moraya Tondano. Oleh sebab itu, Jumat (6/6), dipimpin Camat Tondano Barat Robert Ratulangi dan Danramil 01/Tondano Pelda Danny Saraun, mereka menertibkan aktivitas kumpul massa di Benteng Moraya.

Terpantau Manado Post, tak hanya aktivitas bermain layangan, namun para penjual jajanan yang sering mangkal, ikut ditertibkan. “Di masa Pandemi Covid-19 ini, kami pihak pemerintah bersama TNI/Polri terus menggencarkan sosialisasi akan bahaya Covid, termasuk perlu adanya social distancing dan physical distancing,” sebutnya.

Diungkapkannya, seminggu belakangan aktivitas di Benteng Moraya Tondano meningkat dikarenakan menjadi pusat ‘adu’ layangan, untuk itu kata dia, pihaknya bersama Satpol PP dan TNI/Polri mengambil tindakan membubarkan masa.

“Kami tentunya meminta kepada masyarakat yang sementara bermain layangan atau sekadar berkumpul, untuk saling pengertian menghentikan aktivitas masing-masing dan kembali ke rumah. Hal yang kami lakukan juga kan demi masyarakat sendiri. Sosialisasi pencegahan Covid-19 kami sampaikan kepada masyarakat,” tandas Ratulangi.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/